
...ANAK BERIBU PERTANYAAN ...
... ...
...Tak ada mendung, tak ada awan hitam dan cuman ada langit biru terang menderang. Saat itu siang mencampakkan parasnya di kala seperempat Hari, Akan siap melawati sore dengan fase namanya senja. Ditambah angin yang terus menggoyangkan pepohonan membuat siang lebih indah dan nyaman di rasakan....
...Tak sedikit para penghuni alam mulai menghentikan segala jadwal aktivitas. Menaruh rasa letih dengan masing-masing gaya yang dilakukannya. Seperti mengambil posisi tidur siang, pulang ke rumah kemudian berkumpul dengan keluarga dan lain semacamnya...
... Tepat di sebuah rumah yang terpang-pang begitu besar menampilkan sosok anak dengan ibunya. Dengan penuh pertanyaan gemilang di pikiran sosok anak kecil perihal tentang menjelang bulan yang penuh berkah dalam kurung bulan Ramadhan....
... “Bun .... kapan bulan Ramdhan Bun? Andre tak sabar pengen puasa bun.” Rengek seorang anak kecil berumuran 6 tahun kepada sang ibunya. ...
...“Minggu depan Nak-“ belum selesai sang ibu mengucapkan, raut muka sang anak pun berubah seakan bingung tidak mengerti apa yang di ucapkan ibunya tadi. Dan sang anak langsung bertanya lagi....
...“Minggu depan.... itu kapan Bun..?” Anak kecil dengan nama panggilan Andre itu kembali bertanya dengan raut muka yang penuh pertanyaan....
...“EM.. minggu depan itu.. nak... 7 hari lagi.” Jawab sang ibu sambil mengelus-ngelus pundak anaknya yang lagi duduk di dekat tubuh sang ibunya tersebut. ...
...Kedua insan ini duduk bersama di sofa empuk sebuah rumah mewah. Mereka hidup bersama dengan ayah seorang yang menjabat mentri agama dalam sebuah negara. Di rumah yang penuh nuansa indah dan mewah ini, mereka tidak bertiga menjalani kekeluargaan yang harmonis dan ceria. Tapi ada juga seorang pembantu dan satpam yang juga menghiasi indahnya keluarga ini. Dimana seorang juragan Ayah dan ibu telah menganggap mereka berdua sebagai keluarga sendiri....
...Sang anak langsung mengangguk kepalanya sambil mereka-reka ke dua tangannya. Seolah-olah menghitung mulai dari jari kelingking kanan hingga sampai pada jari telunjuk kiri dengan hitungan terakhir ke 7....
...Sang ibu yang melihat tingkah anaknya tersebut tersenyum seketika. Serta dengan matanya yang penuh binar membuat hati sang ibu sangat terpancar kasih sayang di lubuk hatinya....
...“Oh... jadi Andre bisa puasa tujuh hari lagi ya, Bun?” Sang anak dengan wajah penuh lucu dan imut itu bertanya memastikan, sambil memperlihatkan 7 jari- jemarinya. ...
...“Iya.. anakku..” Jawab penuh lembut ibu dengan mengangguk-mengangguk sambil mencium kening sang anaknya....
...“Hore... hore akhirnya Andre akan puasa.” Sang anak langsung berdiri dan berucap sambil kegirangan bersorak ria. Sang ibu kembali di buat menjadi iku tersenyum dan termenung melihat tingkah laku sang anaknya....
__ADS_1
...Ningnong...ningnong...ningnong.....
...Tiba-tiba suara bel dalam rumah tersebut berdentang dan membuka sebuah pintu yang menampilkan seorang laki-laki berpakaian jas hitam, celana yang juga hitam serta kopiah. Dan mengucapkan salam dengan kelopak mata yang menerawang ke arah dua insan di depannya....
...“Assalamualaikum.” Ucap laki-laki berjas hitam tersebut yang merupakan ayah dari keluarga rumah mewah ini. ...
...“Waalaikumussalam.” Jawab bersamaan sang anak dengan ibunya tersebut....
...“Ayah...” Sorak sang anak ketika melihat sosok ayahnya yang mengucapkan salam. Kemudian sang anak langsung menghampiri ayahnya dan sang ayah langsung memeluknya dan merangkulnya....
...“Ayah.. tujuh hari lagi Andre sama bunda mau puasa yah, .. ayah juga ya?” Dengan sifat yang memang kekanak-kanakan dan juga rasa semangat, sang anak memberitahu kepada ayahnya. Sungguh sang ayah dibuat gemas melihat sosok bah kecilnya ini mau berpuasa....
...“Iya.. ayah bakal puasa juga.” Sambil mengendong anaknya sang ayah berjalan menghampiri istri tercintanya itu. Setelah menaruh anaknya di dekat ibundanya, sang ayah disalami oleh istrinya dengan diciumnya tangan serta kening sang suaminya tersebut. Kemudian sang ayah duduk di samping anaknya. ...
...“Yah..? kata Ustad... kalo berpuasa bisa dapat pahala yang banyak ya yah?” tanya penasaran sang anak....
...“Andre... sekali Andre melakukan kebaikan, satu pahala sudah datang kepada Andre. Apalagi nanti Andre nanti setelah melakukan puasa, pahalanya dilipatkan gandakan andi, semakin banyak. Ditambah satu bulan full Andre berpuasa. Pahalanya.. tak terhitung.” Jawab sang ayah dengan santai dan tidak terlalu cepat, sambil mengerakkan kedua tangannya membuat sang anaknya lebih pecaya dan semangat....
...Sang anak mengangguk anggukan kepalanya dan masih ingin bertanya lagi....
...“Ayah.. kata teman Andre lagi... kalo Andre gak puasa, nanti lebaran disembelih ya yah? Tanya lagi sang anak membuat sang ayah menahan tawanya dengan pertanyaan anaknya ini. Sang ibu pun juga ikut tertawa tapi cuman dengan senyuman yang di tampilkannya....
...“Andre... mungkin kata teman Andre tuh.. di akhirat nanti bukan disaat lebaran. Yang disembelih itu hewan kurban seperti sapi.” Walaupun dengan rasa letih menghantui sang ayah, dia dengan penuh tulus dan kasih sayang menjawab pertanyaan anaknya....
...“EM.. jadi Andre salah pendengaran ya yah?” ...
...Sang ayah cuman membalas dengan anggukan dan senyuman....
...“Oh.. iya bun.. menurut bunda... bulan Ramdhan itu apa bun? Sungguh sebuah banyak mungkin sudah terekam oleh anak kecii ini. Dan kali ini pandangan sang anak berpindah ke arah sang ibu....
__ADS_1
...Sang ibu awalnya tersenyum sambil mengelus pundak kepala anaknya dan kemudian berucap “Menurut bunda Bulan Ramdhan itu seperti bunga langka yang mekar setahun sekali dan saat kamu mulai mencium aroma harumnya, bunga itu menghilang untuk muncul di tahun berikutnya. (dikutip dalam website toko pedia 10 kata motivasi puasa yang bijak & membuat semangat) “ dengan santai dan lembut ucapan sang ibu....
...Sang anak terus mengangguk-mengangguk kepalanya ya.. mungkin walaupun melarat untuk langsung di cerna tapi setidaknya sang anak paham....
...“Kalo menurut ayah.. bulan Ramadhan itu apa yah” entah kapan pertanyaan terakhir yang akan ditanyakan oleh anak kecil ini. Dia malah beralih lagi ke arah ayahnya....
...Sama dengan gaya sang ibu sebelum menjawab pertanyaan sang anak. Tersenyum, mengelus kepala pundaknya dan berucap....
...“Menurut ayah.. bulan Ramadhan adalah waktu untuk mengurangi dosa , bukan berat bada dan bulan yang penuh ampunan. Dan di bulan ramdahn gerbang surga terbuka, sedangkan gerbang neraka tertutup dengan iblis terantai di dalamnya. . (dikutip dalam website toko pedia 10 kata motivasi puasa yang bijak & membuat semangat)” jawab juga sang ayah tak kalah saing deng sang ibu, lengkap dengan penggerakan tangan. ...
... ...
...“Intinya kalo Andre Bener ingin puasa pertama harus niat dan semangat ya” tambahnya sang ayah. Sang anak pun terdiam dan tak lagi ingin bertanya lagi. Kemudian sang ayah dan ibu langsung memeluk sang buah hati di tengah-tengahnya mereka berdua....
... ...
... ...
...Walaupun anak-anak yang masih belum mencapai diwajibkan puasa tak ada salahnya untuk mengajarkannya berpuasa. Tapi jika sudah mempunyai sifat semangat akan lebih mempermudah kan anak tersebut menjadi lebih suka dalam melakukan kebaikan. Seperti anak kecil dalam cerita ini. Mempunyai semangat yang bergairah. Maka ayolah pertahankanlah kalo kita memang ingin menjadi orang tua yang baik dan bertanggung jawab. Dan janganlah paksa jika memang tidak mampu, berilah tips atau cara agar anak lebih suka dalam segala hal kebaikan....
...Oleh: san elqhoyry 10 a2...
...BIONARASI...
...Nur Hasan di panggil HASAN atau AHSAN. Pria berkulit putih, blasteran jawa madura, yang hobi 2M 1o (menulis, membaca) (olahraga) ini berasal dari kota jember yang sekarang tinggal di sebuah desa kecil bejuta cerita yang berada di pamekasan madura jawa timur. Berkelahiran tanggal 25 april 2004. Masih aktif sebagai siswa ipa MA MAMBAUL ULUM BATA-BATA. Jika ingin akrab anda bisa menyapanya di no wa 085236281802 dan fb\ig san elqhoyry ...
... ...
... ...
__ADS_1