Sebuah Inspirasi Dari Penulis

Sebuah Inspirasi Dari Penulis
NAFSU MEMBALIKKAN HAK KEBAIKAN


__ADS_3

...NAFSU MEMBALIKKAN HAK KEBAIKAN...


... ...


... ...


...“Maaf, saya tidak bisa menerima surat lamaran Anda.” Pria berjas hitam menyodorkan sebuah map kepada Herman....


...Untuk ke enam kalinya Herman mencoba melamar pekerjaan ke berbagai kantor. Namun, alhasil satu kantor-pun tidak ada yang mau menerimanya, termasuk kantor yang ada di hadapannya ini. Setiap kali surat lamarannya  disetorkan, setiap kali juga ia mendengar Kalimat seperti 'maaf, saya tidak bisa menerima Anda'. Dengan penuh kesabaran dan keikhlasan Herman tetap tidak pernah pudar dalam kesemangatannya....


....  Padahal isi map  yang Herman serahkan tadi, ia sudah persiapkan dengan ketelitian. Bahkan Dia jarang tidur malam hanya karena mengecek, mengoreksi  surat lamaran pekerjaannya. Herman berdesis ya mau gimana lagi bila Allah telah berkehendak. Herman yakin dalam kehendakkan yang Allah telah di terimanya  menjadikan sesuatu proses tahapan hingga wujud akhirnya nanti ke depan....


...“Oo gitu.. ya Pak, yaudah Pak saya permisi dulu, mari  Assalamualaikum.” Dengan nada yang begitu pelan Herman mengucapkannya dengan tulus...


... “Waalaikumussalam.” Balas pria berjas hitam itu....


...###...


...Kembali ke rumah....


...Di tengah teriknya matahari yang membentang peluh keringat sebuah badan,  yang teramat basah. Herman termenung rasa sedikit ke frustrasian. Dalam dirinya cuman wajah murung yang ditampilkan di setiap langkah kakinya. Tiba dalam rumah,  Herman  mendengar suara televisi yang agak kesamaran.  Bola mata Herman menangkap  anaknya yang sedang menonton kartun dan seorang istri yang senantiasa tersenyum ketika melihat suaminya. Herman menghampiri istrinya yang bernama  Fatimah dengan memasang wajah datar dan tersenyum agar wajah istrinya tidak ikut murung juga....


...“Ibu.., Bapak gak diterima lagi,” Ucap Herman kepada Fatimah dengan penuh ke tidak nyamanan karena belum mendapatkan pekerjaan....


...“Bapak.. mungkin bapak butuh koreksi lagi dan mungkin ini semua jalan Allah Pak, yaudah bapak lebih semangat lagi dan jangan menyerah,” Ucap Fatimah dengan tulus, ikhlas yang sejak dulu saat masih baru-baru nikah perkataannya selalu memotivasi....


...Sebenarnya Herman sudah mempunyai pekerjaan  yakni mengajari ngaji kepada anak-anak di Masjid. Terkadang ia diberikan upah dari pemilik Masjid, tapi herman sering menolaknya dan juga kadang anak-anak itu memberikan sebuah mangkok yang berisi  nasi dan lauk pauk. Tetapi Herman tidak cukup dengan hal itu,  makanya ia bertekad mencari pekerjaan....


...“Yaudah bapak istirahat saja dulu,”  Suruhnya ia dengan nada lembut....


...Herman membalas dengan anggukan kepalanya kemudian mencium kening istrinya dan membalikkan wajah Kepada anaknya yang sedang asyik tertawa menonton serial kartun, setelah itu Herman-pun berlonjak pergi ke kamarnya tuk sekedar menghilangkan rasa letihnya....


...Herman menarik napas panjang-panjang di atas ranjang kasur kemudian mengembuskannya. Mengambil handphone yang sedari tadi ada di saku kirinya dan mencari nomor kontak seseorang. Ya,  Pak Wisnu seorang juragan besar yang terkenal dalam kampungnya....


...Mungkin kali  pak Wisnu bisa menerimaku menjadi anak buahnya gumam hati Herman....

__ADS_1


...“Assalamualaikum,” ucap Herman dengan nada lembut dan pelan sambil mengaktifkan loud sepiker HP-nya....


...“Waalaikumussalam kamu man? Ada apa man?” jawab pak Wisnu.....


...“Iya, a-anu pak. Bapak gak ke-keberatan menerima say-“ Herman gugup....


...Belum selesai Herman mengatakan, pak Wisnu sudah mengetahuinya terlebih dahulu “Sebagai anak buah, oh ngk kok. Yaudah kamu nanti datang ke rumah saya usai Shalat magrib,” dengan cepat pak wisnu mengucapkannya....


...“Benaran Pak?  Matur sakalangkung(terima kasih) Pak yaudah nanti saya akan ke rumah Bapak Assalamualaikum,”...


...Tut..Tut..Tut.. ...


...Belum juga dijawab pak Wisnu langsung mematikannya. Tak lama setelah itu, Herman ingin memejamkan matanya mencoba untuk rehat sebentar. Ia masih berpikir keras  pekerjaan apa yang Pak Wisnu akan berikan. Husnuddon saja semoga pekerjaan yang halal dan berkah  gumamnya....


...Siang telah menggeser waktu Shalat dhuhur di kampung yang sunyi ini, merengek menanti Masuk waktu Shalat Ashar. Herman yang kini berada di atas ranjang, matanya menerawang, bibirnya bergetar. Herman memegang tangannya dilihatnya dengan saksama di telapak tangan itu Herman melihat Fatimah tersenyum padanya....


...“Bapak..” Suara Fatimah membelalakkan bola mata Herman....


...“Hm..” Cuman dengan senyuman Herman balasnya....


...Dengan keterkejutannya lupa melaksanakan Shalat Dhuhur, Herman pun langsung beranjak pergi mengambil wudu. Sebelum itu ia sempat tersenyum sambil menggaruk-garuk kepalanya. Tak lama setelah keluar dari kamar, wajah Herman sudah ter basahi air suci. Dan langsung melaksanakan kewajibannya. Fatimah yang dari tadi melihatnya tampak tersenyum kekeh melihat tingkah laku suaminya....


...              10 menit sudah berlalu dengan selesainya Shalat dhuhur Herman serta dikirnya. Herman merasa sebagai umat Nabi Muhammad Saw. Ia pun tak lupa tuk melaksanakan Shalat Sunah Bakdiyah dan dilanjutkan dengan doa yang penuh ia harapkan. Semakin lama semakin dalam, semakin lama semakin tenang dalam balutan hening kekhusyukan di atas gelaran sajadah, Herman meminta....


...“Ya Allah aku meminta keikhlasan yang ada padamu, berikanlah yang bagiku dan keluargaku, berikanlah pekerjaan yang halal dan ikhlas, aku bersyukur padamu  karena kali ini seorang bisa menerimaku semoga saja dengan pekerjaan yang akan diberikan bisa berkah. Amin”...


... ...


...Herman yang dari tadi lagi   berdoa, tiba-tiba seorang anak kecil langsung menarik-narik baju Herman “Bapak, ayo makan dulu Pak. Ibu udah nyiapin,” ucap Ridho-anaknya....


...“Iya Ridho, udah Ridho langsung ke sana dulu nanti bapak nyusul,” ucap Herman sambil mengelus rambut anaknya itu....


...               Betapa bersyukurnya Herman bisa tinggal di kampung ini, gotong royong, saling membantu, silaturahmi masih tetap dilestarikan dan dijaga oleh para tetangga dan masyarakat. Terkadang tetangga saling memberikan sembako entah itu beras, lauk pauk dan lainnya....


...Herman baru ingat tentang utang yang belum di bayar ke Pak Haji Suliman yang sekitar  mencapai 5 juta. Dalam benaknya aku harus bekerja keras setelah mendapatkan pekerjaan dan membayar hutang-hutangnya pak haji Suliman....

__ADS_1


...Selang beberapa menit kemudian usai makan bersama anak dan juga istrinya. Herman Memberitahu  Fatimah bahwasanya dia sudah mendapatkan pekerjaan. Sungguh herman melihat istrinya yang masih tetap begitu muda dengan kerudung yang selalu menghiasinya tampak bahagia dan senang....


...Tepat setelah selesai Shalat Magrib Herman langsung datang ke rumahnya Pak Wisnu yang  Sangat besar dan megah. Ia telah berizin kepada pemilik tanah masjid untuk malam ini ia tidak mengajari anak-anak ngaji. ...


...' Tok.. tok ..tok..'      ...


...“Assalamualaikum,” ucap Herman...


...“Waalaikumsalam salam, mari masuk,” jawab seseorang dengan berbadan kekar....


...               Herman perlahan masuk matanya membulatkan ke segala sisi sudut rumah. Tepat  Di sofa terdapat Pak Wisnu duduk di kawal 2 anak buahnya yang besar....


...          “ Eh Herman, sini duduk dulu” pinta Pak Wisnu setelah mengetahui keberadaan Herman. Herman tertunduk dan diam begitu saja....


...“ Herman kamu akan diterima sebagai anak buah saya dan menjadi pekerja asalkan dengan satu syarat kamu harus ikuti dan kamu akan mendapatkan gaji 5 kali lipat setiap bulannya,” dengan tenang Pak Wisnu sambil menghembuskan asap batang rokok....


...             Tanpa ke pikiran satu kali pun kecuali dengan gaji 5 kali lipat Herman langsung memutuskan akan menerimanya walaupun dengan syarat apa pun. Ia mengangguk dengan pelan....


...“Nanti, setelah pukul 12 malam kamu ikuti anak buah saya Yanto,” kemudian lepas itu pak Wisnu langsung pergi meninggalkan Herman....


...Pukul 12 malam, ketika suasana pasar sepi. Herman sekarang sudah mengetahui syaratnya Yaitu mengikuti Yanto mencuri. Herman sekarang tak habis pikir kalo sesungguhnya mencuri perbuatan yang dilarang oleh Allah SWT. Dia malah mengedepankan nafsu. Ya, mau gimana lagi kalo iman sudah tunduk terhadap nafsu apa yang boleh buat, Herman sekarang cuman mengikuti alurnya....


...Herman mengikuti alur Yanto yang akan dilancarkannya. Seperti biasa, Yanto melakukan aksi  pencurian  hanya seorang diri. Herman dan Yanto berhasil masuk ke sebuah rumah yang didalam-Nya terdapat banyak emas melalui lantai atas. Akan tetapi ketika berhasil masuk ke ruang dalam, si pemilik rumah memergokinya. Sontak Herman dan Yanto kaget takut-takut si pemilik rumah berteriak, Yanto segera mengejarnya sedangkan Herman masih mengambil emas tuk di masukan dalam tasnya. Yanto berhasil menangkap si pemilik rumah kemudian menodongkan pisau ke lehernya dan mengebuk lehernya hingga tersungkur ke lantai. ...


...Seorang perempuan barang kali istri  si pemilik rumah masuk ke kamar, ia menjerit begitu Herman sedang mengambil emasnya. Perempuan itu-pun kemudian meneriaki 'maling' . Herman jadi kebingungan. Melihat perempuan itu terus-menerus berteriak, akhirnya Yanto dari ambang pintu kamar telah datang dan melemparkan alat pengungkit. Namun, alat pengungkit itu melesat di samping perempuan itu. Dan perempuan itu  makin jadi berteriak maling....


...Dalam pikiran Herman dan Yanto Sekarang, bagaimana cara ia menyelamatkan diri. Mereka Berdua merambati tali ke lantai bawah, kemudian merayapi  pagar. Begitu sampai di luar pagar, ia siap-siap melarikan diri. Yanto langsung melarikan diri secepatnya sedangkan langkah kaki Herman terhenti. Kaki kanan bagian bawah terasa sakit. Seraya mengerang kesakitan, Herman pun berjalan terseok-seok sementara Yanto sudah lari menjauh dan di belakang Herman orang-orang mengejarnya....


...Herman tidak dapat berlari dengan cepat. Ia pun akhirnya tertangkap, tak ada yang bisa ia lakukan Selain pasrah. Tonjolan tangan dan pukulan benda-benda tajam dan tumpul menghujani tubuhnya. Herman babak belur dihukum massa. Tak puas mengebuk Herman orang-orang menyeretnya ditiang telepon...


...BIONARASI...


...Nur Hasan di panggil HASAN atau AHSAN. Pria berkulit putih, blasteran jawa madura, yang hobi 2M 1o (menulis, membaca) (olahraga) ini berasal dari kota jember yang sekarang tinggal di sebuah desa kecil bejuta cerita yang berada di pamekasan madura jawa timur. Berkelahiran tanggal 25 april 2004. Masih aktif sebagai siswa ipa MA MAMBAUL ULUM BATA-BATA. Jika ingin akrab anda bisa menyapanya di no wa 085236281802 dan fb\ig san elqhoyry    ...


... ...

__ADS_1


... ...


__ADS_2