Sekilas Takdir

Sekilas Takdir
Birthday Shireen


__ADS_3

Setelah hari kelulusan tiba, dimana sekarang adalah hari ulang tahun Shireen yang ke 17 tahun, bahagia bukan rasanya ingin sekali dia mengundang seseorang yang paling berati dalam hidupnya.


Ulang tahun Shireen dirayakan di sebuah restoran ternama milik keluarganya sendiri, banyak teman dan sahabat Shireen yang hadir bahkan juga gurunya juga, kenapa dirayakan karena Shireen berhasil menjadi lulusan terbaik seangkatannya.


"Happy birthday Shireen,udah 17 tahun aja pasti ada cowoknya" Salsabila memeluk Shireen bahkan saat ulang tahun sahabatnya dia tetap saja heboh.


"Makasih beb, cantik banget sih" Shireen memuji dandanannya Salsabila dan Andini, mereka tampak heboh sekali dengan pakaian ya sangat wow.


Momen kali ini adalah tiup lilin dan potong kuenya,tentu potongan pertama untuk kedua orangtuanya, selanjutnya Shireen berikan kepada kakaknya, ketiga ini pasti untuk sahabatnya lalu potongan ke keempat untuk Farhan.


Akbar hanya memandang dari kejauhan, bahkan ia sangat berharap mendapatkan potongan kue dan suapan kue dari Shireen,tapi ia sadar hubungannya dengan Shireen sudah sangat renggang.


Dan saatnya memberikan kado, Farhan dan Akbar secara bersamaan membuat papa mama Shireen menatap kearah keduanya, bahkan abangnya juga lalu Shireen bingung harus menerima yang mana, iya yang pertama dari Farhan lalu pak Akbar.


"Terimakasih Farhan, dan pak Akbar" Shireen tersenyum menatap keduanya, walaupun ia tidak ingin menerima kado dari Akbar, tapi setidaknya ia harus menghargai pemberian orang lain.


"Kalian ada hubungan apa" tanya papa Arisko sepertinya papa tahu kedekatannya Shireen dengan Farhan.


"Papa Shireen sama Farhan kami berpacaran, tidak apa-apa kan pa " dengan sangat hati-hati Shireen mengatakan hal tersebut, bagaimana jika papanya akan marah namun ternyata salah papa Arisko mendukungnya.


"Om titipkan Shireen ya nak, jaga dia" lalu papa Arisko meninggalkan kami saja berdua, akhirnya papa tidak merah kepada Shireen.

__ADS_1


Setelah berjam-jam acara dilaksanakan,kini acara sudah selesai namun Shireen penasaran akan kado dari Akbar, apa itu isinya iya Shireen membukanya dan ternyata Jam tangan dan sebuah kalung emas, ini serius dari Akbar sedangkan dari Farhan sebuah cincin dan gelang yang sangat indah.


"Apa selamanya gue akan tetap sama Farhan" Shireen memikirkan bagaimana masa depannya nanti apakah jodohnya akan tetap Farhan ataukah Akbar.


Seminggu setelah acara ulang tahun Shireen,dia mendapatkan kabar bahwa Akbar menikah dengan Eva, saat itu Shireen memutuskan untuk pergi keluar negeri untuk menempuh pendidikan.


Hingga pada akhirnya Shireen tidak ingin mendengar apapun tentang Akbar, bahkan Shireen tidak tau bagaimana perasaan Kabar sebenarnya untuk dirinya.


5 Tahun kemudian......


Perempuan berpawakan tinggi itu berjalan dengan menyeret kopernya, siapakah dia pasti sudah paham bukan dengan siapa, dia kembali karena pendidikannya sudah selesai dan dia kembali ke tanah air untuk bekerja disini.


Kini Shireen sudah menjadi CEO, bahkan dia juga memiliki dua perusahaan, memiliki bisnis restoran dimana-mana, bahkan boutique juga ia miliki, bahkan siapa yang tidak mengenal Shireen, seorang designer terkenal dan dokter spesialis muda.


"Gak nyangka gue kembali kesini lagi, dimana Farhan katanya menjemput gue" Shireen tetaplah Shireen yang seperti dulu, dia tetap ramah dan tidak sombong namun Shireen yang sekarang dia lebih kuat menghadapi kenyataan.


"Shireen,apa kabar sayang" Farhan memanggil kekasihnya itu, Shireen pun menoleh akan suara yang memanggilnya setelah 5 tahun kini mereka bertemu lagi, betapa rindunya Shireen kepada Farhan.


"Sayang, makin ganteng aja kamu aku kangen banget sama kamu" setelah sekian lama mereka berpisah,kini maupun Shireen dan Farhan sudah sama-sama dewasa.


"Kamu bikin surprise papa mama ya, kayaknya keluarga kamu gak ada yang tau" Shireen hanya menganggukkan kepalanya, lihatlah Shireen dewasa dia sangat cantik dan manis, tapi sampai sini Shireen lapar dia rindu kencan berdua dengan Farhan.

__ADS_1


"Makan yuk, aku lama loh gak makan sama kamu " Farhan mengacak-ngacak rambut Shireen, bahkan kebiasannya tidak berubah dia sama seperti Shireen yang pertama kali Farhan kenal, bagaimana jika Shireen mengetahui bahwa Farhan akan menikah.


"Makan disana, kayaknya ayamnya enak bisa kita coba kan" segera saja Shireen mengandeng lengan Farhan, seperti sejoli yang sedang dimabuk cinta.


"Andai kamu tau Shireen bahwa aku akan menikah, apakah kamu akan kecewa kepada aku tapi maaf aku tidak bisa membohongi hatiku, setelah kepergian kamu memang aku menanti kamu tapi mamaku terus memaksaku menerima perjodohan ini" Farhan berkata dalam hatinya bahwa selamanya dia milik Shireen tapi tidak dalam seminggu kedepannya.


"Sayang ngelamun aja, kamu gak senang aku pulang ya padahal aku rindu banget sama kamu" Shireen mencoba menggoda Farhan, tapi masih saja Farhan melamun sepertinya ada masalah dengan Farhan.


Shireen merasa ada yang aneh dengan Farhan, ia pun menelfon Salsabila untuk menjemputnya di bandara,toh Farhan juga tidak fokus untuk apa pulang bersamanya.


Salsabila pun sudah datang, Shireen memeluknya betapa terkejutnya Farhan ketika mengetahui adanya Salsabila disini, padahal kan tidak ada yang tau bahwa Shireen pulang.


"Salsa gue kangen banget sama Lo, dimana Andin" iya dimana sahabatnya yang satunya itu, ternyata ada di parkiran terlihat Farhan gelisah akan kedatangan Salsabila ada apa sebenarnya ini.


"Kenapa sih, ada masalah ya selama aku disana" Shireen masih terus memikirkan apa yang salah antara pacarnya sendiri dengan sahabatnya, jika ada yang disembunyikan apa beritahu Shireen agar Shireen mengerti apa yang salah dari dirinya.


"Maaf Shireen aku belum bisa kasih tau, kamu sekarang nanti jika tepat pada waktunya kamu akan mengetahui apa yang disembunyikan oleh kekasihmu itu, semoga kamu tidak kecewa akan Farhan ya" Salsabila hanya bisa tersenyum tanpa mengetahui apa yang ia tau, sejujurnya ia tidak ingin menyakiti sahabatnya sendiri lagian brengsek juga si Farhan tega-teganya dengan sahabatnya seperti itu.


"Kalian masih saja menyembunyikan dariku, apa yang salah dari aku kenapa kalian diam saja, hei aku baru pulang ini tidak lucu jika suprise seperti ini, ayolah kalian terus-terusan saja diam seperti ini dan kau Salsabila kenapa harus diam" bukan Shireen namanya jika tidak ingin tau apa yang terjadi saat dirinya berada diluar negeri ada apa sebenarnya oke jika tidak ada yang memberitahu maka jangan salahkan Shireen jika dia bertindak lebih dari ini.


"Oke ayo pulang, biarkan Farhan disini" Shireen meninggalkan Farhan, walaupun Farhan sudah mencegahnya agar tidak pulang bersama Salsabila namun Shireen sudah kesal karena Farhan terlalu mengabaikannya.

__ADS_1


__ADS_2