Sekilas Takdir

Sekilas Takdir
Shireen


__ADS_3

Flashback Off


Pada akhirnya semenjak pertemuan Shireen dengan Akbar di mall, membuat Shireen semakin menjauhi Akbar lalu membuat Shireen dan Farhan semakin sangat dekat bahkan tak bisa dipisahkan.


Kini saatnya kelas Fisika dimana hari ini pak Akbar akan masuk di kelas, ingin sekali Shireen bolos dalam mata pelajaran ini namun ia yakin bahwa pak Akbar tidak akan membiarkan dirinya untuk bolos seperti murid lainnya.


Saat jam pelajaran, hening saja yang Akbar rasakan biasanya Shireen sangat aktif bertanya namun kali ini dia hanya cuek dan memperhatikan apa yang ia jelaskan.


Ada saatnya orang memilih untuk tetap berjuang namun ada saatnya juga Shireen memilih untuk berhenti berjuang,jika untuk apa berjuang jika tidak pernah dihargai oleh pak Akbar.


Usai sudah pelajaran Fisika, saatnya pergantian jam dan Shireen masih saja mengabaikan pak Akbar, Salsabila dan Andin juga bingung ada apa dengan sahabatnya ini tidak biasa Shireen seperti itu.


"Lo kenapa diem aja sih Shireen, biasanya ada pak Akbar selalu heboh sekarang diem aja ada masalah sama pak Akbar" Salsabila langsung saja pada intinya menanyakan apa masalah Shireen dengan pak Akbar, apakah mereka terlihat seperti ada masalah.


"Iya nih, biasanya paling semangat tapi nyatanya diem aja sekarang ada apa sih" Andini masih terus memperhatikan ekspresi wajah Shireen yang nampak biasa ajaa saat Andini maupun Salsabila menanyakan tentang pak Akbar.


"Emang harus gue excited gitu saat pak Akbar mengajar, biasa aja kalik gak ada masalah diantara gue dan pak Akbar" ya kali Shireen harus bersemangat saat dirinya sudah kecewa akan sikap Akbar kepadanya.


Setelah jam pelajaran keempat selesai barulah jam istirahat, Shireen dan Salsabila beserta Andini pun menuju ke Kantin sekolah, siapa yang tidak mengenali ketiganya tapi memang diantara ketiganya Shireen lah yang paling terkenal akan kecantikannya, kecerdasannya dan prestasinya.


"Mau pesen apa biar gue yang pesen deh" Salsabila membaca menu, dia sedang mencari menu favoritnya tapi bosen juga jika menu itu terus lalu apa kedua sahabatnya tidak akan sama menunya.


"Nasi goreng sama bakso goreng keknya enak ya sama es jeruk ya bill" Shireen memilih nasi goreng beserta bakso goreng yang isiannya ada bakso besar goreng, bakso kecil goreng dan tahu bakso goreng beserta siomay dan dimsum, banyak sekali pesanannya memang hari ini Shireen ingin makan banyak.

__ADS_1


"Oke, lu apa Din mau sama kayak Shireen atau enggak " Andini masih saja membolak-balikkan buku menu, entah apa yang Andini cari sampai ia tidak menemukannya.


"Gue nasi pecel aja sama bakso goreng kalau gak ada sosis seperangkat ya" dan Salsabila memesan nasi kuning dengan lauk yang super banyak, lalu tak lupa dengan bakso goreng seperti Shireen.


Ketika sedang menunggu makanan, pak Akbar juga ke kantin sepertinya dia sedang memesan makanan juga, oh pak Akbar juga memesan nasi goreng dan es jeruk sama seperti Shireen jangan-jangan mereka jodoh kan.


Tapi makanan Shireen dan kedua sahabatnya datang terlebih dahulu,jadi mereka menyantapnya duluan Salsabila dan Andin menawarinya tapi tidak untuk Shireen dia memilih langsung makan saja.


Akbar memang tidak bisa mengembalikan sikap Shireen yang manis sepertinya dulu, tapi lihatlah sikap Shireen kepadanya bahkan sekarang Shireen saja lebih sering diam saat bertemu dengannya.


Setelah selesai makan, Salsabila lah yang akan membayar semua makanan yang tadi sudah ia pesan, tapi tunggu Farhan malah ikut ke kantin ada apa sih dia itu sampai ngikutin.


"Udah makan,mau aku beliin sesuatu" bagaimana jika ada yang tau hubungannya dengan Farhan, bisa jadi gosip di sekolah ini.


Kelulusannya akan 2 bulan lagi, dan setelah itu baru ulang tahun Shireen yang ke 17, bahagia bukan saat itu dia akan memilih dimana dia akan melanjutkan pendidikannya.


"Aku udah makan, kamu mau beli apa beli gih keburu masuk aku duluan ya" Shireen berpamitan kepada kekasihnya itu, walaupun Farhan menginginkan berduaan tapi ini disekolah mana mungkin,jika ada yang melihatnya pasti akan kacau.


Setelah selesai makan, Salsabila lah yang akan membayar semua makanan yang tadi sudah ia pesan, tapi tunggu Farhan malah ikut ke kantin ada apa sih dia itu sampai ngikutin.


"Udah makan,mau aku beliin sesuatu" bagaimana jika ada yang tau hubungannya dengan Farhan, bisa jadi gosip di sekolah ini.


Kelulusannya akan 2 bulan lagi, dan setelah itu baru ulang tahun Shireen yang ke 17, bahagia bukan saat itu dia akan memilih dimana dia akan melanjutkan pendidikannya.

__ADS_1


"Aku udah makan, kamu mau beli apa beli gih keburu masuk aku duluan ya" Shireen berpamitan kepada kekasihnya itu, walaupun Farhan menginginkan berduaan tapi ini disekolah mana mungkin,jika ada yang melihatnya pasti akan kacau.


Tunggu 2 bulan lagi, akan mereka beritahu bahwa Farhan dan Shireen ada hubungan tapi apakah kedua orangtuanya merestui akan hubungannya ini.


Bell pulang sekolah sudah berbunyi, Shireen sangat semangat karena malam ini dia akan pergi bersama Salsabila dan Andini, Salsabila akan mengajak dua sahabatnya kerumah karena akan ada neneknya yang datang.


"Gue duluan, sampai jumpa nanti malem ya beb" Shireen memasuki mobilnya, ia tidak pulang bersama Farhan karena takut ada yang mengetahui kedekatannya, tapi sekarang dia sedang ada janji dengan Farhan di taman.


Sesampainya di taman, ia langsung memeluk Farhan entah apa yang Shireen rasakan mungkin rindu tapi baru saja mereka bertemu bukan.


"Udah lama ya, maaf nungguin" Shireen membelikan dua es krim untuk dirinya dan Farhan, memang sejuk ketika makan es krim di bawah pohon seperti sekarang.


"Tumben gak ada rapat bu, biasanya si paling sibuk rapat" apa-apaan ini Farhan menggodanya, emang sih Shireen selalu rapat bahkan setiap hari juga ada agenda rapat.


"Yaudah aku pulang deh, gimana sih gak ada rapat kok rapat mulu" berujung ngambek kan jadinya, tapi Farhan selalu sabar menghadapi kekasihnya ini, mama Farhan ingin bertemu dengan Shireen namun Shireen belum siap jika bertemu dengannya.


"Mama mau bertemu kamu, kapan siap minggu ya aku jemput" kok bisa mamanya Farhan tau akan hubungan mereka sih, kalau bertemu artinya selamanya dia akan menjadi kekasih Farhan, tapi tidak salah jika hanya bertemu kan.


"Aku belum siap, takut mama kamu gak setuju sama aku" alasan yang tepat untuk Shireen menolaknya, tapi Farhan tetap kekeh meminta Shireen untuk bertemu dengan mamanya, mau tidak mau Shireen harus menurutinya.


"Oke minggu jemput dirumah Lo, awas enggak lagian kamu sih ngapain cerita ke mama kamu kalau kita ada hubungan sih Han, aku belum siap jika disuruh menikah sama kamu lagian kita belum lulus loh" apa yang Shireen bayangkan apakah menikah muda disaat mereka belum lulus sekolah, tapi jika sampai iya tidak bisa Shireen bayangkan,ia masih ingin menggapai cita-citanya, aduh apa sih yang kamu bayangkan Shireen mana mungkin Farhan mau menikahi kamu disaat umur kalian belum 17 tahun.


Oke artinya Shireen sudah siap akan bertemu mama dari Farhan, ayolah Shireen berpikirlah positif jangan mikir yang enggak-enggak,ya kali mama Farhan mau mencari menantu untuk anaknya.

__ADS_1


__ADS_2