
*Keesokan harinya*
Devi membuka matanya dan menguap "hoamm..,, jam berapa ini?" devi melihat jam dinding yang menunjukkan pukul delapan pagi
"hahh aku sudah terlambat" devi langsung bangkit dari ranjang tetapi karena kedua kakinya sedang terluka ia tidak bisa berdiri
"hahh..kenapa nasib sial mendatangi hidup ku" ucap devi sembari melihat kedua kakinya
"Tokk..tokk..tokk" suara ketukan pintu
"nona apa kau sudah bangun? " tanya seorang pelayan wanita dari luar kamar
"ya , masuklah" ucap devi
"Cklek" pintu terbuka
Pelayan itu masuk dengan membawa sebuah kursi roda " nona tuan menyuruhku untuk membawa mu dengan kursi roda ini dan kata tuan di lemari sudah ada pakaian anda dan tuan bilang anda tidak perlu bekerja,, jika nona mau mandi aku bisa membantu nona" ucap sang pelayan itu
hah di lemari sudah ada pakaian ku? apakah dia membelikannya untukku?,, batin devi penuh tanya
"baiklah aku mau mandi" ucap devi
"baiklah sebentar nona akan ku siapkan air nya" ucap pelayan dan mulai melangkah ke kamar mandi
*beberapa menit kemudian
"nona air nya sudah siap" ucap pelayan mendekat ke arah devi
"baiklah kau papah aku ke kamar mandi" ucap devi
Kemudian pelayan itu memapah devi masuk ke dalam kamar mandi
"kau tunggu di luar saja tidak usah masuk,, kalau sesuatu terjadi padaku baru kau masuk ke dalam dan kau carikan pakaian yang cocok untukku" ucap devi
__ADS_1
"baik nona" ucap pelayan dan langsung mencari pakaian yang cocok untuk devi di lemari
*Didalam kamar mandi
"ahh susah sekali kalau kedua kaki ku terluka" ucap devi duduk di closet toilet yang tertutup sembari membuka bajunya
Setelah membuka baju nya devi berusaha berdiri dengan memegang dinding sebagai tumpuan nya dan langsung menceburkan tubuh nya di bathup yang sudah penuh dengan busa dan menutup matanya
Devi berendam selama dua puluh menit
Sang pelayan khawatir karena devi sudah lama berada di dalam dan tidak bersuara ,
pelayan mengetuk pintu kamar mandi "nona apakah anda baik baik saja?" tanya pelayan ,tapi tidak ada jawaban dari devi
Akhirnya pelayan memutuskan untuk masuk ke dalam kamar mandi dan memeriksa keadaan devi di dalam pelayan menemukan devi yang sedang menutup matanya " nona! nona!" ucap pelayan sembari menggoyang goyangkan tubuh devi
"ahh.. kenapa kau masuk ke dalam aku sedang tidur" ucap devi sembari mengucek matanya
"haih ku pikir terjadi sesuatu pada nona ,, karena nona tidak bersuara dan di panggil pun tidak menjawab,, aku sangat khawatir nona" ucap pelayan memegang kepalanya
"nama saya sisi kenapa nona?" ucap sisi
"mulai sekarang kau adalah temanku" ucap devi tersenyum
"tapi nona bagaimana bisa pelayan seperti diriku berteman denganmu?" ucap sisi
"sudahlah mulai sekarang aku akan menganggap mu sebagai temanku, baiklah bantu aku keluar dari bathup ini" ucap devi
"baik nona" ucap sisi dan membantu devi keluar dari bathup dan langsung membersihkan tubuh devi dengan air bersih
setelah itu mereka keluar dari kamar mandi dan pelayan itu memapah devi hingga ke ranjang
"mana pakaian ku sisi?" tanya devi
__ADS_1
"ini nona" ucap sisi dan menyerah kan pakaian devi , pakaian dengan celana jeans panjang dan baju kaos lengan pendek berwarna putih
"kau tunggu saja di luar aku bisa memakainya sendiri" ucap devi mengambil pakaian itu
"tapi nona kalau terjadi sesuatu padamu?" tanya sisi
"tenang lah tidak akan terjadi sesuatu padaku,, tunggulah diluar" ucap devi
"baiklah" sisi keluar dari kamar dan menunggu di depan pintu
"ahh susah sekali memakai jeans ini" ucap devi yang sedang bersusah payah memakai celana jeans nya
Dan akhirnya devi selesai memakai pakaian nya " sisi kemarilah" ucap devi
Sisi pun membuka pintu dan masuk ke dalam kamar "ya ada apa nona" tanya sisi
"bantu aku untuk mengobati lukaku,, salep nya ada di atas meja sana" ucap devi
"baiklah" sisi berjalan mendekati meja dan mengambil salep dan perban lalu mendekat ke arah devi
Devi meluruskan kedua kakinya dan sisi mulai mengobati kaki devi dan memperbannya
setelah selesai mengobati kaki devi sisi memapah devi dan meletakkannya di kursi roda lalu mendorong kursi roda itu dan keluar dari kamar ,, di depan pintu sudah ada dua orang pengawal yang di perintahkan farrel untuk melindungi devi
"untuk apa dua pengawal ini disini?" tanya devi kaget setelah melihat dua pengawal yang bertubuh tinggi dan tegap
"mereka di perintahkan tuan untuk melindungi nona, hei kalian berdua angkat kursi roda nona dan turun kebawah" ucap sisi
Devi hanya bingung kenapa farrel mengirimkan dua orang pengawal untuknya
Kemudian dua orang pengawal itu mengangkat kursi roda devi sentak devi kaget
"hei apa yang kalian lakukan" teriak devi tapi pengawal itu terus mengangkat kursi roda devi dan turun kebawah
__ADS_1
_____________________________________________
Hallo kawan semoga kalian suka sama ceritanya 😊😊mohon maaf kalau ada kesalahan🙏🙏dan juga mohon dukungannya