
Setelah mendengar ucapan dari dokter farrel berjalan masuk ke ruangan devi, ia duduk di kursi yang berada di samping tempat tidur devi
"hahh, apa kau belum sadar?" tanya farrel menatap devi
*Dua puluh menit kemudian*
Devi membuka mata nya dan melihat sekeliling "dimana aku?" tanya devi
"kau sudah sadar?" tanya farrel sambil tersenyum
"ya, kenapa aku bisa ada disini?" tanya devi yang mencoba untuk duduk
"kau tidur saja , jadi tadi kau melihat sebuah kecelakaan dan kau mengalami trauma , sehingga membuat mu sesak napas " jelas farrel
"hahh, um.., oh iya apa kau sudah membayarkan biaya taksi ku tadi?" tanya devi
"taksi?" tanya farrel
"iya, taksi yang ku naiki tadi siang , aku belum membayar nya" ucap devi
"kau! bukan nya mencemaskan keadaan mu! malah mencemaskan taksi itu!!, sudahlah! kau istirahat dulu, nanti akan ku cari supir taksi itu" ucap farrel yang merasa kesal dengan devi
"awh!, dada ku.., rasa nya sangat sakit sekali" ucap devi meringis kesakitan (padahal cuman akting)
"kenapa? apa masih sakit? apa perlu ku panggil kan dokter?" tanya farrel cemas
Devi tersenyum melihat farrel "puft!, tapi bohong!" ucap devi tersenyum
__ADS_1
"benar benar kau ini! nanti kalau kau sakit lagi tidak akan ku pedulikan kau!" ucap farrel ngambek
"ciee, ngambek " devi mencubit cubit tangan farrel
"sudahlah , kau istirahat , nanti sore kita akan kembali ke villa, aku akan membelikan makanan untuk mu " ucap farrel berdiri dan hendak pergi keluar ruangan
"hey! tunggu!" ucap devi menahan kepergian farrel
"apa?" farrel menoleh ke belakang
"terima kasih" ucap devi tersenyum lebar dan dengan wajah imut nya
Farrel merasa jantung nya berdegup cepat 'dag! dig! du!', "y..ya" ucap farrel lalu ia pergi keluar ruangan
"hahh, aku tidak bisa mengunjungi ayah dan ibu ku..., " ucap devi sembari menghela napas
Lalu devi menutup mata nya dan kemudian ia tertidur lelap
Farrel kembali dengan membawakan bubur lalu ia duduk di kursi dan membangunkan devi "hey, bangun , makan dulu" farrel menggoyangkan tangan devi
"iya.." devi pun membuka mata nya
Devi berusaha untuk duduk namun susah, kemudian farrel membantu nya untuk duduk "baiklah , sekarang kau makan , aku akan menyuapkan mu " ucap farrel mengambil bubur dan sendok yang ada di meja samping nya
"aku bisa sendiri" devi mengambil sendok itu dari farrel namun farrel tidak memberikan nya
"sudah diam, duduk tenang aku akan menyuapkan mu makan" tegas farrel
__ADS_1
"ya, ya, apa itu?" tanya devi menunjuk makanan yang ada di tangan farrel
"ini bubur" jawab farrel
"bubur?, ah aku tidak suka bubur , rasa nya sangat lembek ihhh!" devi merasa jijik
"sudah makan , bubur ini bagus untuk kesehatan mu, kalau kau tidak mau makan kau tidak akan pulang dan akan tetap disini sampai kau mau makan bubur" ucap farrel mengancam
"baiklah," ucap devi
"bawel" ucap devi dengan nada suara rendah
"apa kau bilang?" tanya farrel yang sedang mengambil bubur nya dengan sendok
"ah tidak aku bilang kau sangat baik sekali, hehe" devi tersenyum
"ya aku memang baik, maka dari itu buka mulut mu" farrel menyuapkan sesendok bubur ke mulut devi
"ahh, rasa nya tidak enak, oekk!" ucap devi
"jangan di muntah kan!, telan!" tegas farrel
Devi pun menelan bubur itu dengan rasa jijik..
continued...
____________________________________________
__ADS_1
Heyyoo! semoga kalian suka yaa๐๐ , maaf kalau ada kesalahan kata๐ , dan juga mohon dukungan nya ya dengan cara like, comment , and vote , supaya aku tambah semangat lagi buat up episode nya๐๐ !
Follow juga ig aku @audrya_cantya ,,๐บ๐บ