
*Setelah selesai makan*
"eeek!" Devi bersendawa
"sudah kenyang?" tanya Farrel
"sudah" jawab Devi singkat
"baiklah mari kita pergi" ucap Farrel yang hendak beranjak dari kursi nya
"eh mau pergi kemana?" tanya Devi
"tapi mau menjenguk ibu nya Tita" jawab Farrel dengan wajah datar
"ah iya , sekarang?" tanya Devi lagi
"enggak, nanti kalau kamu udah jadi istri ku" ucap Farrel yang membuat pipi Devi merah merona
"ah, sudah ayo kita pergi" Devi pergi mendahului Farrel dan Farrel hanya tersenyum melihat Devi
Lalu ia menyusul Devi dan di luar perusahaan ,mereka masuk ke dalam mobil dan "oh iya Revan nanti pergi ke toko buah dulu yah" ucap Devi
"baik nona" jawab Revan lalu mereka pergi menuju toko buah
*Sampai nya di toko buah*
Devi hendak turun dari mobil namun Farrel menghentikan Devi
"biar aku yang beli, kau di sini saja" ucap Farrel lalu ia turun dari mobil dan masuk ke dalam toko buah
hahh belakangan ini dia baik sekali, ah iya apa aku bertanya kepada Revan saja ya? tentang jantung? selagi Farrel masih di sana , batin Devi
__ADS_1
"ah Revan aku mau tanya sesuatu" ucap Devi
"iya nona?" jawab Revan
"ini aku mau tanya, kenapa ya kalau setiap bertemu dengan Farrel jantung ku berdegup cepat?" tanya Devi pada Revan
"ah, kalau menurut saya nona mungkin nona jatuh cinta dengan tuan?" tanya Revan
"kau ada ada saja , mana mungkin aku jatuh cinta dengan nya" Devi mengomel
kalau ujung ujung nya di marahi seperti ini lebih baik aku tidak menjawab nya ,hedeh, batin Revan
Kemudian Farrel kembali dengan membawa keranjang buah lalu ia masuk ke dalam mobil dan meletakkan keranjang buah di kursi depan
"ayo jalan" ucap Farrel tegas
"baik tuan" jawab Revan lalu mereka pergi menuju rumah sakit
apa benar aku telah jatuh cinta kepada nya?, batin Devi
Farrel menyadari kalau wajah nya sedang di perhatikan oleh Devi "sudah cukup menatap nya?" tanya Farrel yang membuat Devi kaget dan berhenti menatap wajah Farrel
lahh kenapa sekarang jantung ku berdegup cepat?, mungkinkah?, batin Devi
"kau kenapa?" tanya Farrel
"tidak ada apa apa , apa masih jauh lagi?" tanya Devi
"sebentar lagi kita sampai ke tujuan nona" jawab Revan
"apa kau sakit?" tanya Farrel memegang dahi Devi yang membuat jantung Devi semakin tergila gila dan pipi nya merah merona
__ADS_1
"ah aku tidak apa apa hanya saja gerah disini" ucap Devi gugup
"gerah? kan AC sudah hidup" ucap Farrel
"entah lah , aku tidak tau" jawab Devi memalingkan wajah nya ke arah jendela
"kau ini ada ada saja" ucap Farrel menggelengkan kepala nya
*Sampai nya di rumah sakit*
Mereka berdua turun dari mobil dan membawa keranjang buah yang mereka beli tadi
Lalu Farrel dan Devi masuk ke dalam rumah sakit dan pergi menuju kamar nya ibu Tita
Sampai nya di kamar ibu Tita , Devi dan Farrel masuk ke dalam ruangan dengan memakai pakaian steril
"Tita" ucap Devi memanggil Tita
"ah Devi? kenapa kau disini?" tanya Tita yang sedang membaca buku
"yah mau mengunjungi saja, kenapa ga boleh?" tanya Devi
"boleh ,sini duduk" ucap Tita menyuruh Devi duduk
"ah iya ini kami membawa ini untuk mu" ucap Devi menyerahkan keranjang buah kepada Tita
"terima kasih" jawab Tita lalu meletakkan nya di atas meja
continued...
____________________________________________
__ADS_1
Hola maaf kalau ada kesalahan kata dan juga mohon maaf kalau aku up nya lama , mohon dukungan nya juga ,dan semoga kalian suka dengan kelanjutan nya