
*sampainya di perusahaan*
Devi terbangun dari tidurnya ,, ia menyadari kalau ia sudah ada di perusahaan.
"sudah bangun?, ayo turun" ucap farrel
Devi hanya mengangguk dan turun dari mobil ,kemudian disusul oleh farrel ,," ayo"
mereka pun melangkah masuk ke dalam perusahaan . Banyak karyawan melihat mereka berdua ,,
"selamat pagi tuan " ucap setiap karyawan ,,
"siapa wanita cantik yang disamping tuan? apakah wanita itu sekretaris baru tuan?" bisik karyawan ke karyawan lainnya.
Devi yang mendengar itu hanya tersenyum simpul.
mereka terus melangkah hingga sampai lah di kantor farrel,,, farrel melangkah masuk dan diikuti oleh devi .
Farrel memanggil salah satu karyawan " belikan satu setelan pakaian kantor untuk wanita ,, sekarang!" tegas farrel ddengan suara yang dingin.
"Baik tuan" karyawan itu pun keluar dari kantor dengan ketakutan,,
" wahh ini kantormu? besar sekali ! , ada kamar tidurnya, juga kamar mandinya!" ucap devi kagum.
"Jika kau suka , kau bisa tinggal di sini" balas farrel mendekat ke arah devi.
"aku? ,huft huft mana mungkin aku bisa tinggal disini aku hanyalah sekretarismu bukan siapa siapa mu ,, lagian kalau aku tinggal disini siapa tahu pacarmu marah padaku" sahut devi yang kemudian duduk di sofa.
__ADS_1
Farrel marah mendengar ucapan devi , ia mendekat ke devi lalu ia mencekik leher devi, sentak devi kaget dan tidak bisa bernapas,,,
"AKU TIDAK PUNYA PACAR!!" Ucap farrel dengan suara yang menyeramkan,
"Ba... baiklah, maafkan aku " ucap devi dengan suara terbata bata.
Kemudian farrel melapaskan tangannya dari leher devi.
Devi batuk dan napas nya tersengal sengal,, wahh ternyata dia semenyeramkan itu tidak kusangka ,, lain kali aku akan berhati hati dengannya, jika tidak dia akan membunuhku,, batin devi.
"tokk tokk", karyawan itu membuka pintu
"Ini tuan , pakaian yang anda minta" karyawan itu menyerahkan pakaian itu pada farrel,
"Letakkan di mejaku! " tegas farrel .
"ganti pakaian mu setelah itu ikut denganku!" ucap farrel dengan wajah yang dingin.
"baiklah ,," devi mengambil pakaian itu dan masuk ke kamar mandi untuk mengganti pakaiannya.
beberapa menit kemudian devi keluar dari kamar mandi ,, ia tampak cantik mengenakan pakaian itu .
lalu ia berjalan mendekati farrel yang sedang sibuk bermain ponsel mahalnya" aku sudah selesai " ucap devi.
Farrel menoleh ia terkejut mendapati devi yang sangat cantik tepat di hadapannya , kemudian farrel berdiri " baiklah ayo!" ucap farrel tersenyum.
eh eh kenapa ia tersenyum padaku? bukankah tadi dia marah seperti singa? apakah dia kerasukan? ,, batin devi bingung.
__ADS_1
Kemudian mereka turun dan keluar dari perusahaan ,, " kita mau kemana?" tanya devi.
"nanti kau juga akan tahu ,, masuk!" jawab farrel menyuruh devi masuk ke mobil.
*Di perjalanan*
Dia mau membawa ku kemana? ,, apa jangan jangan dia mau menjualku? ,, batin devi sembari memeluk tubuh nya sendiri dengan tangannya.
Farrel menoleh ke devi " kau kenapa? , tenang lah aku tidak akan berbuat macam macam padamu" ucap farrel dengan senyuman di wajahnya
Devi masih menatap farrel dengan keraguan dan masih memeluk tubuhnya.
Farrel hanya menahan tawanya ketika melihat devi dengan kelakuan seperti itu.
Setelah beberapa jam di perjalanan sampailah mereka di sebuah pantai.
mereka pun keluar dari mobil " kenapa kau membawa ku kesini? " tanya devi.
" Hanya menenangkan pikiran saja " ucap farrel.
Kemudian devi duduk di kursi yang letaknya diatas pasir pasir pantai . Ia menatap ombak ombak yang menari nari disana ..
ahh sudah lama aku tidak pergi kepantai,, terakhir kali aku pergi ke pantai bersama ayah dan ibu,, batin devi dengan wajah yang sedih.
Farrel yang masih berdiri di dekat mobil kemudian meraba ponselnya dan menelpon revan " revan cari tahu informasi mengenai Devi" ucap farrel tegas kemudian mematikan ponselnya..
Haii teman semoga kalian suka dengan cerita ini 😊😊mohon maaf kalau ada kata kata yag tidak cocok atau kata yang salah ,, mohon dukungannya🙏🙏
__ADS_1