
Devi duduk di kursi yang jarak nya jauh dari farrel, farrel melihat devi yang duduk menjauh dari nya
"Kenapa kau duduk di sana? kemari" ucap farrel menepuk nepuk kursi di samping nya
"ah, ti..tidak a..ku duduk di sini saja" ucap devi merasa gugup
"kemarilah, kalau kau tidak mau kemari aku akan menggendongmu" ucap farrel menatap devi
hahh, kenapa aku merasa sangat gugup berada di dekat nya, batin devi
Kemudian farrel pun berdiri dan mendekat ke devi "k..kau mau ngapain?" tanya devi
"Kan sudah ku bilang tadi jika kau tidak datang aku akan menggendong mu " ucap farrel tersenyum lebar , lalu ia menggendong devi
"he..i, turunkan aku" ucap devi , jantung nya berdegup cepat dan pipi nya memerah
Farrel meletakkan devi di kursi yang berada di dekat nya , setelah itu ia kembali duduk di kursi nya "baiklah , mari makan" ucap farrel lalu ia menoleh ke devi
"ouh, kau kenapa? kenapa pipi mu memerah?, apa kau sakit?" cemas devi sembari meletakkan telapak tangan nya di dahi devi
"ah , tidak aku baik baik saja , aku hanya merasa panas" ucap devi melepaskan tangan farrel dari dahi nya
"baiklah kalau begitu, makan lah" ucap farrel, kemudian mereka melanjutkan untuk makan
*Selesai makan*
"kau sudah selesai?" tanya farrel
"ya" jawab devi
"okey, ayo kita pergi" farrel berdiri
"pergi? kemana?" tanya devi
"sudahlah ikut saja dengan ku" ucap farrel menarik tangan devi
Kemudian mereka masuk ke dalam mobil dan farrel menyuruh revan untuk pergi ke perusahaan
__ADS_1
Lalu mereka pun pergi ke perusahaan, sebenar nya hari ini adalah hari ultah nya devi, Farrel mengumpulkan semua teman devi dan karyawan kantor untuk berkumpul di sana, tapi devi sangat membenci hati ultah nya, sepertinya farrel mau memberi kejutan untuk devi
*Sampai nya di perusahaan*
Mereka turun dari mobil dan masuk ke dalam perusahaan , suasana di dalam sangat lah gelap
"loh? kok gelap sekali disini?" tanya devi
Farrel hanya diam tidak menjawab "hey, kenapa disini sangat gelap?" tanya devi pada farrel, namun farrel tidak menjawab nya,
Saat devi menoleh ke samping , ia tidak melihat farrel , farrel menghilang
Devi pun merasa takut karena ditinggal sendirian di sana, lalu tiba tiba terdengar suara tawa hantu, ia pun mulai menjatuhkan air mata nya karena merasa ketakutan
"kumohon, apa kah ada orang disini? hiks..hiks..." devi masih menangis ketakutan
Tak lama kemudian devi terkejut karena ada seseorang yang memegang bahu nya "si..siapa disana?" devi berbicara dengan takut dan ia membalikkan tubuh nya
Saat ia membalikkan tubuh nya, semua lampu menyala dan menerangi ruangan tersebut
Kemudian farrel mendatangi devi dengan membawa kue ultah yang sangat spesial
"happy birthday , sekarang umur mu sudah 22 tahun " ucap farrel tersenyum
Namun dalam batin devi ,apa apaan ini, dia tahu kan kalau aku sangat membenci hari ultah ku!, batin devi
Devi hanya tersenyum tipis pada farrel, "terima kasih, dan terima kasih untuk semuanya" devi tersenyum paksa , karena ia tidak mau merusak semua yang sudah di siap kan oleh seluruh karyawan di situ, ia memilih untuk tersenyum dan berusaha menyembunyikan kebencian terhadap ultah nya,,,,
Guys aku buat visual nya , mohon maaf kalau aku membuat nya telat , semoga kalian suka ya💓💓
Farrel Mahendra
Devi Adryana
__ADS_1
Tita Faresya
Kanaya Alifia
Rangga Wijaya
Revan Aditya
Dito Reynaldi
continued...
__________________________________________
Guys semoga kalian suka ya☺ , mohon maaf bila ad kata yang tidak mengenakkan hati kalian🙏 , juga mohon dukungan nya ya😊
Jangan lupa mampir ke instagram aku💓 @audrya_cantya
TERIMA KASIH
__ADS_1