
Dito dan devi pergi mencari pakaian di dalam ruangan
"devi kemarilah" ucap dito
"baik" devi melangkah mendekat pada dito
Dito mengambil gaun panjang dan mencocokkan nya pada devi "yah ini pas untuk mu gaun panjang berwarna biru bercampur putih dengan sebuah manik manik yang berkilau" ucap dito mencocokkan gaun itu pada devi
"ini pakailah" ucap dito menyerahkan gaun tersebut pada devi
Devi menerima gaun itu dan memakainya di ruang ganti ,,
Setelah beberapa menit devi keluar dari ruang ganti dan dito terkejut melihat devi yang tampak begitu cantik dan anggun
"wow, wow, beautiful kau sangat cantik ,, perfect" ucap dito memuji devi
"terima kasih" ucap devi
"kemarilah devi aku akan menata rambut mu" ucap dito
Kemudian devi mendekat ke dito dan duduk di kursi meja rias
"hmm..rambut mu tetap di sanggul seperti ini saja hanya tinggal mengeluarkan anak rambut mu sedikit dan memakaikan mahkota kecil" ucap dito kemudian mengeluarkan anak rambut devi di bagian depan dan memakaikan mahkota berbentuk bunga di rambut devi
"ah dompet ...dompet kecil berwarna biru " ucap dito mengambil dompet kecil berwarna biru yang sangat terbatas di kota tersebut
"selesai.. sekarang tinggal sepatu " ucap dito mencari sepatu yang cocok untuk devi
"ahh dapat" ucap dito menemukan high heels berwarna putih dengan berlian yang berkilau
"sekarang pakailah devi" dito menyerahkan high heels itu pada devi
"apakah ini tidak terlalu berlebihan?" ucap devi menerima high heels itu
"tidak ,, justru tuan muda itu akan terpesona oleh mu sudahlah kau pakai saja, setelah itu kita keluar" ucap dito tersenyum
"baiklah" devi memakai high heels itu dan keluar dari ruangan bersama dito
*Di luar ruangan*
"hei broo lihat bagaimana hasilnya" ucap dito pada farrel
Farrel menoleh ke arah devi , dan ia terpesona oleh kecantikan devi ,, ini kau apa bidadari? your so beautiful,, batin farrel
__ADS_1
"hey hey kenapa kau diam saja " ucap dito menepuk bahu farrel
"ahh iya..iya penampilan nya sangat sempurna" ucap farrel
"cuman itu ? apa tidak ada yang lain?" tanya dito menyenggol farrel
"sudahlah ayo kita pergi" ucap farrel pada devi
"baiklah,, dito kami pergi dulu" ucap devi pada dito dan kemudian keluar dari toko
"ya... selamat bersenang senang" dito melambaikan tangan nya
Kemudian farrel dan devi masuk ke dalam mobil "hei tuan kita mau kemana?" tanya devi
"lihat saja nanti" farrel membalas
hahhh dia selalu saja bilang " lihat saja nanti" aku kan jadi kepo,,batin devi
Lalu sampailah mereka di sebuah rumah yang amat besar dan rumah tersebut sedang mengadakan pesta pertunangan
Farrel memarkirkan mobil nya dan " ayo turun" ucap farrel
"okey" devi keluar dari mobil dan disusul oleh farrel
"tentu ,, kau mau diluar saja?" ucap farrel
"tidak tidak ayo kita masuk" ucap devi dan mereka masuk ke dalam rumah tersebut
"Selamat datang tuan farrel" seseorang menyambut kedatangan farrel dia adalah pemilik rumah tersebut Yanto Suryanto
"Silahkan masuk tuan" ucap pak yanto tersebut
Kemudian farrel dan devi masuk dan saat mereka masuk banyak segerombolan pembisnis mendatangi farrel
"Halo tuan farrel ku harap kita bisa menjalin bisnis bersama" ucap salah seorang
hahh memangkan banyak kali orang yang mau berbisnis dengan nya ,, batin devi yang merasa sesak oleh kerumunan itu
Farrel melihat devi yang tidak tahan dengan itu " hei kau bisa duduk di sana tapi jangan kemana mana" ucap farrel pada devi
Devi pun pergi dari kerumunan itu dan duduk di kursi yang jarak nya tidak jauh dari farrel
"ahh aku haus sekali ,,aku akan mencari minuman" ucap devi kemudian pergi mencari minuman
__ADS_1
Farrel yang masih berbicara dengan kerumunan itu tidak menyadari kalau devi sudah menghilang dari kursi itu, lalu farrel menoleh ke arah kursi dan..
kemana perginya anak itu! ahh sial!!, batin farrel
Kemudian farrel pergi dari kerumunan itu dan berlari mencari devi "tu..tuan farrel anda mau kemana?" ucap pak yanto
Farrel terus berlari mencari devi di setiap tempat tapi tidak ada,, lalu langkah nya terhenti saat mendengar suara devi
"hei minuman ini enak sekali " terdengar suara devi yang arahnya dari taman belakang
Kamudian farrel mendekati arah suara itu dan ia menemukan devi disana yang sedang meminum segelas air dari pelayan
Farrel mendekat ke arah devi dan menarik tangan devi dengan kasar sehingga gelas yang di pegang devi terjatuh dan pecah
"hei kau kenapa!? lepaskan tangan ku ini sakit!!" ucap devi berusaha melepaskan genggaman farrel
"diam!" ucap farrel dengan nada yang menyeramkan kemudian membawa devi keluar dari rumah tersebut
"Tuan farrel anda mau pergi kemana? setidaknya sebelum pergi makan lah dulu" ucap pak yanto namun farrel tidak menghiraukan nya dan terus melangkah ke arah mobil
Farrel memasukkan devi ke dalam mobil dengan kasar lalu ia masuk ke dalam mobil
Farrel membawa mobil dengan sangat cepat
"hei tuan membawa nya pelan sedikit,, nanti kita bisa mengalami kecelakaan" ucap devi menggoyangkan lengan farrel
Lalu farrel memberhentikan mobil nya "kemana saja kau!? kan sudah ku bilang jangan kemana mana! apa kau tuli!?" teriak farrel
"hei tuan aku tidak tuli! aku sedang kehausan pada saat itu dan pergi mencari minuman!" devi berteriak yang tak kalah dari farrel
"kau bisa meminta pelayan atau tidak ,,bilang kepadaku!" teriak farrel lagi
"bagaimana bisa aku memberitahu pada mu sedangkan kau sibuk dengan orang orang itu!" teriak devi
Kemudian farrel memegang pipi devi dengan kasar dan mencium bibir devi
"mmmh..mmmhh" devi mendorong farrel dengan tenaga nya dan farrel terdorong ke belakang oleh devi
"plakk" devi menampar pipi farrel dan keluar dari mobil
___________________________________________
Hai guys semoga kalian suka dengan cerita nya😊 mohon maaf jika ada kesalahan🙏🙏 dan mohon dukungannya
__ADS_1