
Sisi memakan makanan nya dengan ragu ,begitu pun dengan devi ia melahap semua makanan yang ada di meja
*Setelah selesai makan*
"eeekk..!" devi bersendawa
"nona saya ke dapur dulu" ucap sisi berdiri dari duduk nya
"baiklah" ucap devi kemudian ia beranjak dan berjalan keluar dari villa
Diluar villa tampak ada sebuah ayunan di sana , "wah ada ayunan, naik ah.." ucap devi mendekati ayunan itu dan duduk di ayunan tersebut
"Ternyata di villa ini ada ayunan juga ya"
ucap devi
Devi mengayunkan diri nya dengan sangat cepat, hingga...
"brughh!!" devi terjatuh dari ayunan
"ah!, sakit sekali , lutut ku berdarah" ucap devi memegang lutut nya
"nona!, kau tidak apa" sisi datang menghampiri devi
"astaga, lutut mu berdarah nona, ayo saya akan mengobati lutut mu nona" ucap sisi yang memapah devi, dan mereka masuk ke dalam villa
"duduk lah nona , saya akan mengambil kotak obat nya" ucap sisi meletakkan devi di atas sofa yang berada di ruang tamu
__ADS_1
"sshh..! awh!" devi meringis kesakitan
Kemudian sisi datang dengan membawa kotak obat dan duduk di bawah devi
Sisi membuka kotak obat nya dan mulai membersihkan luka devi serta mengobati luka devi
"tahan sebentar nona, ini akan sedikit sakit" ucap sisi
"ya pelan pelan" ucap devi
"baiklah, sudah selesai" ucap sisi yang sudah selesai mengobati luka devi
"sudah? terima kasih sisi" ucap devi
"sama sama nona" jawab sisi kemudian ia berdiri dan menyimpan kembali kotak obat tersebut
*Di dalam kamar*
Devi merebahkan tubuh nya di ranjang "hahh..." devi menghela napas dan kemudian ia mengambil ponsel yang ada di atas meja di samping ranjang
"sudah lama aku tidak mengabari tita , bagaimana kabar nya ya?, sebaik nya aku menghubungi nya" ucap devi mengaktifkan ponsel nya
"hah.., apakah aku masih ingat nomor telepon nya? , akan ku coba" ucap devi , ia memasukkan nomor tita dan menghubungi tita
"halo , tita apa kabar mu?" ucap devi
"aahhh!!!, devi dari mana saja kau!!, kenapa kau tidak mengangkat panggilan ku!?" teriak tita yang membuat telinga devi sakit
__ADS_1
"ciaelah.., sabar dikit napa bebz , jangan teriak teriak telinga ku sakit" ucap devi
"bagaimana aku tidak teriak , kau tidak mengabari ku kau ada di mana, selama ini kau dimana? kenapa tidak pulang?" tanya tita
"sayang, maaf aku tidak mengabari mu kan kau tahu sendiri ponsel ku sedang rusak, dan ini ponsel baru ku," ucap devi
"ponsel baru? siapa yang membelikan nya?" tanya tita
"rahasia, sebenarnya selama ini aku ada di villa bos aku, aku kan sekretaris nya jadi kalau dia mau pergi kemana aku juga ikut" ucap devi pada tita
"jadi kau tidak akan pulang ke rumah dan kau akan tinggal di villa nya bos mu itu? Kenapa kau tega sekali devi..." ucap tita
"entah lah , aku juga belum tahu , sudah dulu ya beb , aku mau ke kamar mandi dulu , mau bab" ucap devi tersenyum
"ahh..., baiklah, jangan lupa kabari aku ya" jawab tita
"ya bye" ucap devi
"bye" jawab tita
Devi mengakhiri panggilan telepon dan meletakkan ponsel nya di meja
continued...
_____________________________________________
Guys semoga kalian suka dengan kelanjutan nya ya😊mohon maaf bila ada kesalahan kata🙏dan juga mohon dukungan nya ya🙏🙏
__ADS_1