Selesaikan Misi Dan Jadilah Yang Terkuat Di Sekolah

Selesaikan Misi Dan Jadilah Yang Terkuat Di Sekolah
19.


__ADS_3

Setelah rekamannya diungkap, Julicia bersemangat sekali pergi ke sekolah dan ketika dia tiba di sekolah, dia mendengar semua orang berbisik-bisik tentang rekaman yang sudah tersebar di web sekolah maupun di internet.


"Astaga, Aku tidak percaya ini, ternyata kepada sekolah bekerja sama dengan guru BK dan mengambil mengembalikan ponsel ketiga perempuan sialan itu!!!"


"Benar sekali, mentang-mentang mereka adalah murid-murid dari orang berkecukupan maka mereka bisa bebas melanggar peraturan begitu saja. Sekolah macam apa yang memberikan contoh tidak baik terhadap muridnya agar mulai melakukan kecurangan sejak masih SMA?"


Julicia yang mendengar bisikan orang-orang yang ia lewati merasa begitu senang jadi dia cepat-cepat pergi ke kelasnya.


Begitu tiba di kelas, dilihatnya Nila bersama kedua temannya tampak baik-baik saja seperti tidak terjadi apapun dan semua teman-teman sekelasnya yang lain tampak berbisik-bisik satu sama lain, tetapi tidak ada yang berani mengeraskan suara mereka.


Pelajaran kemudian terus berlanjut, Dan pada jam istirahat Ketiga murid itu dipanggil ke ruang kepala sekolah.


Hal itu membuat Julicia sangat penasaran, jadi dia pergi mengikuti mereka dan melihat bahwa para orang tua siswa sudah berdatangan di tempat itu dan mengajukan protes terhadap Apa yang dilakukan oleh kepala sekolah.


'Bagus sekali, dengan begini maka mereka bertiga akan mendapat ganjaran atas perbuatan mereka.' ucap Julicia dalam hati lalu dia berbalik pergi dari tempat itu dan melanjutkan kelasnya, karena Ketiga murid yang dipanggil itu tak kembali lagi ke dalam kelas sampai jam pelajaran selesai.


Ketika Julicia pulang sekolah, perempuan itu dikejutkan oleh Aidan yang ternyata datang menjemputnya di depan sekolah.

__ADS_1


"Astaga, lihat pria tampan itu dia sepertinya adalah seorang mahasiswa!!!"


"Ya ampun,, Siapa yang datang dijemput olehnya???"


"Kalau aku punya pacar seperti itu, Aku pasti menjadi orang yang paling bahagia.... Ya ampun Dia sangat tampan dan juga mengendarai mobil sport!!!"


Julicia mendengar bisik-bisikan itu langsung bersembunyi di punggung 3 orang yang melangkahkan kaki ke arah gerbang, karena tentu saja dia tidak mau jika Aidan sampai menyapanya hingga membuatnya menarik perhatian semua orang.


Berjalan mengendap-endap dan terus bersembunyi dari pandangan Aidan, Julicia akhirnya menghentikan langkahnya saat sebuah tangan kekar memegang bahunya.


"Kau mau menghindar dariku dan tidak menepati janjimu untuk menemaniku pergi ke cafe?" Tanya Aidan dengan suara yang lantang langsung membuat semua orang yang ada di sana terutama para perempuan kini tercengang di tempat mereka.


Apalagi mereka baru saja mendengar pria tampan itu berkata bahwa mereka akan pergi ke cafe!!!


Itu sangat di luar dugaan semua orang!!!


Julicia langsung menatap sekitar dan melihat semua orang terdiam, dan dia benar-benar marah dalam hatinya. Tetapi dia tidak bisa berbuat apa-apa ketika Aidan dengan cepat memegang tangannya lalu menariknya ke arah mobil.

__ADS_1


Pintu mobil dibuka oleh Aidan lalu memaksa Julicia untuk naik ke mobil dan mereka meninggalkan depan sekolah dengan Julicia yang kini merasa bahwa besok ketika dia datang ke sekolah dia akan kembali menjadi bahan Bullyan.


"Kau tidak perlu takut, Aku tidak akan memakanmu." Ucap pria di samping Julicia langsung membuatmu Julicia menatap pria itu lalu dia kembali tertunduk sembari meratapi nasibnya.


"Aku akan mengerjakan tugas kuliahku di cafe, dan kau akan menemaniku sampai tugasku selesai." Ucap pria itu kemudian menghentikan mobil mereka di depan sebuah cafe, lalu keduanya memasuki cafe Dan duduk di salah satu meja yang dekat dengan jendela.


Aidan meletakkan semua barang-barangnya di atas meja, lalu pria itu kemudian pergi memesan makanan dan minuman untuk mereka nikmati.


Julicia hanya memperhatikan kepergian pria itu dan dia baru tersadar bahwa semua perempuan di sekelilingnya, bahkan para pria menatap ke arahnya seolah-olah mereka tidak percaya dengan apa yang mereka lihat.


Seorang pria tampan datang ke cafe bersama dengan gadis culun yang bertubuh gemuk.


Hal itu membuat Julicia menelan air liurnya lalu dia berbalik sambil menghela nafas memandangi barang-barang Aidan yang diletakkan di atas meja.


'Benar-benar,,,, kemanapun gadis culun dan jelek pergi, maka mereka pasti akan menjadi pusat perhatian. Apapun yang dilakukan oleh gadis sepertiku juga tidak akan pernah benar di mata orang-orang, karena penampilan kami sudah memberitahukan pada semua orang bahwa kami adalah orang yang akan selalu disalahkan.' ucap Julicia dalam hati meratapi nasibnya sebagai gadis culun yang ditunjang dengan tubuhnya yang memiliki berat di atas rata-rata.


@info

__ADS_1


Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow author agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. Jangan lupa juga untuk masuk di grup chat otor ya, di sana ada bagi2 pulsa setiap tgl 1 lho...., bisa liat di profil otor ya....!


Cek juga novel baru otor di bawah ini ya.....


__ADS_2