
"Ada apa?" Julicia dulu sambil tersenyum, karena dia tentu saja merasa lucu ketika dia kembali ingat Bagaimana Ketiga orang di depannya telah makan kotoran ayam.
"Sial!!! Beraninya kau tersenyum?!!!" Teriak gadis berambut coklat mengulurkan tangannya untuk menjambak rambut Julicia ketika Julicia langsung berdiri menahan tangan gadis itu dan memelintirnya ke belakang Lalu mendorong gadis berambut coklat itu hingga membentur meja guru.
"Akhh,,, cepat pegangi dia!!!" Perintah gadis berambut coklat langsung membuat dua pria yang bersama dengan gadis berambut coklat itu kini mendekati Julicia untuk menahan Julicia.
🏜️🏜️🏜️
Tetapi sebelum mereka melakukannya Julicia tertawa kecil sambil berkata, "he he,,, lupa dengan foto kalian yang sudah ku ambil, ingin foto lucu itu disebarkan?"
__ADS_1
Ucapan Julicia langsung membuat kedua pria itu menjadi ragu-ragu karena jika foto itu tersebar maka ayahnya mereka yang merupakan seorang pejabat besar kemungkinan besar tidak akan bisa lagi menjadi pejabat.
Tetapi, gadis berambut coklat yang sudah berdiri dengan tegap, Dia berkata, "apa yang kalian takutkan? Cepat buka bajunya di sini lalu kita mengambil fotonya supaya bisa menutup mulut sialan nya itu!!!" .
Mendengar gadis berambut coklat, maka kedua laki-laki itu akhirnya menguatkan tekad mereka dan mereka langsung menyerang Julicia, tetapi sayang sekali, hanya dengan sedikit kekuatan Julicia, keduanya langsung tumbang di meja.
"Apa?!! Kalian kalah pada gadis sialan itu?!! Cepat berdiri dan tahan dia!!!" Perintah gadis berambut coklat kembali membuat dua temannya langsung berdiri dan menyerang Julicia hingga terjadi perkelahian sengit di dalam kelas itu.
Sementara guru BK, dia tidak mau lagi membuat kesalahan pada anak-anak pejabat itu, jadi dia langsung menyuruh kepada sekolah untuk datang ke tempat itu melerai perkalian yang terjadi.
__ADS_1
"Hentikan!!!" Teriak kepala sekolah langsung menghentikan Julicia yang sedang bergulat dengan kedua murid laki-laki Jadi mereka langsung berhenti dan Julicia kembali duduk di kursinya sambil memperbaiki seragamnya yang agak berantakan.
"Kalian berempat!!! Cepat pergi ke ruanganku!!!" Teriak kepala sekolah itu langsung membuat Julicia dan ketiga pembully langsung mengikuti kepala sekolah dan para guru-guru menenangkan situasi di tempat itu.
Begitu tiba di ruang kepala sekolah, mereka berempat langsung duduk bersama, lalu kepala sekolah memperhatikan keempat murid di depannya.
"Apa yang membuat kalian berkelahi seperti itu?!!" Tanya kepala sekolah langsung membuat gadis berambut coklat menatap Julicia.
"Dia sudah membully lebih dulu dan hari ini pun dia memaksa kami datang ke kelasnya lalu memukul kami semua dan memaksa kami supaya tidak melakukan pembelaan diri. Terakhir kali dia membully kami di luar sekolah dan memaksa kami mengikuti semua kemauannya!!!" Ucap gadis berambut coklat itu langsung diangguki oleh kedua siswa pria yang berada di sana.
__ADS_1
Maka kepala sekolah langsung menatap Julicia, "kau melakukan semua itu,? Apakah kau tahu siapa mereka? Mereka berasal dari keluarga konglomerat! Jadi kau tidak seharusnya melakukan perbuatan seperti itu!!!" Tegas kepala sekolah yang tidak mungkin menyalahkan Ketiga murid yang merupakan keluarga konglomerat jadi lebih baik melimpahkan kesalahannya pada Julicia yang merupakan murid biasa-biasa saja di sekolahnya.