Selesaikan Misi Dan Jadilah Yang Terkuat Di Sekolah

Selesaikan Misi Dan Jadilah Yang Terkuat Di Sekolah
7.


__ADS_3

Setelah selesai membersihkan semua sampah yang menempel di tubuhnya, maka Julicia memperhatikan sekitar tempat itu dan dia tidak menemukan Di mana jalan keluar untuk pergi dari sana.


Satu-satunya pintu yang ada di ujung tangga telah terkunci, dan ketika dia menoleh ke tempat lain dia melihat bahwa itu hanyalah lorong-lorong sekolah yang merupakan jalan buntu.


Maka Julicia bergegas naik kembali ke atas tangga dan menggedor-gedor pintu sekolah yang telah terkunci dari dalam.


Dor dor dor.....


"Tolong, tolong!!!! Di sini ada orang yang terjebak!! Tolong buka pintunya!!!" Julicia berteriak-teriak dengan suara yang keras, berharap ada orang yang akan mendengarkan suaranya hingga orang itu akan menolongnya.


Tetapi, setelah cukup lama berteriak dan terus meminta tolong, tidak ada tanda-tanda bahwa ada orang yang datang untuk menyelamatkannya.


Hal itu membuat Julicia langsung menghela nafas, lalu dia melihat sekelilingnya di mana dia tidak menemukan satupun jalan keluar kecuali jika dia memanjat pagar sekolah.


'Haruskah aku memanjat pagar sekolahnya?' ucap Julicia dalam hati sembari menatap pagar sekolah yang memiliki tinggi dua setengah meter.


Tak jauh dari tempatnya, ada beberapa tong sampah yang bisa ia naiki untuk membantunya memanjat pagar sekolah tersebut.

__ADS_1


Jadi, setelah berpikir beberapa saat, ia akhirnya menganggukkan kepalanya lalu gadis itu kemudian pergi ke arah tong dan menumpuknya sebanyak 2 tong sampah dan yang lainnya berdiri sendiri, Lalu naik ke tong sampah tersebut.


Tetapi sayangnya, karena dia tidak terlalu pandau memanjat, maka pada akhirnya dia harus terjatuh dan salah satu tong menimpanya hingga membuatnya terluka di bagian tangan.


"Akhh!!!" Julicia memperhatikan tangannya yang terluka, tetapi gadis itu tidak mudah menyerah dan kembali lagi mencoba menumpuk 2 tong sampah.


Di percobaan kedua Julicia lebih berhati-hati menaiki tong sampah tersebut hingga akhirnya dia berhasil naik dan bisa melihat keluar, di mana Dia melihat ternyata di balik dinding sekolah tersebut sedang terjadi sebuah pembullyan.


Tiga orang anak SMA yang satu perempuan dan temannya berdua adalah laki-laki sedang membully seorang gadis culun yang yang kini berpenampilan buruk.


'Astaga,' Julicia menelan air liurnya menatap pemandangan gadis culun yang pakaiannya telah robek di beberapa sisi.


Jadi gadis itu terdiam di tempatnya sembari mengintip Apa yang sedang terjadi.


"Cepat lakukan!!!!" Teriak gadis pembully yang sedang memegang ponselnya yang mana ponsel tersebut sedang merekam apa yang terjadi di depannya.


Gadis culun yang dibentak itu bergetar di tempatnya memegangi pakaiannya yang sudah robek di beberapa sisi, berusaha di satukan kembali agar menutupi tubuhnya.

__ADS_1


"Haiss!!! Gadis yang tidak bisa patuh!!!" Geram salah satu pria mendekati gadis turun itu lalu dia segera menarik pakaian gadis itu sehingga gadis culun itu semakin menangis dan meringkuk berusaha menutupi tubuhnya yang kini terpampang jelas hanya terbalut oleh BH dan roknya.


"Hiks,, hiks,, hiks,,," gadis itu menangis dengan keras apalagi ketika salah satu pria itu kembali menyentuh bahunya hingga membuatnya bergeser menjauhi pria itu.


Tetapi, apa yang ia lakukan malah membuat murid pria itu menjadi geram hingga murid itu menarik kasar BH gadis culun tersebut.


"Jangan!!! Hiks!!! Hiks!!!" Gadis itu menangis sangat kencang dengan kedua tangan berusaha menutupi kedua gundukan gunung miliknya.


"Ha ha ha..." Murid perempuan yang merekam kejadian itu tertawa dengan keras lalu dia kembali berkata, "singkirkan tanganmu, atau sekarang juga akan kukirimkan video ini pada orang tuamu dan menjualnya ke situs p0rn0!!!!"


Ucapan gadis berseragam ketat itu langsung membuat sang gadis culun semakin gemetar di tempatnya, tetapi tidak ada niat untuk melepaskan tangannya, jadi Hal itu membuat murid pria menjadi sangat marah jadi dia langsung mendekatinya dan menarik tangan gadis itu lalu menguncinya di atas kepalanya.


Tangisan gadis culun itu semakin menjadi-jadi dengan tawa ketiga siswa yang ada di sana memenuhi tempat itu langsung membuat Julicia gemetar di tempatnya.


@info


Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow author agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. Jangan lupa juga untuk masuk di grup chat otor ya, di sana ada bagi2 pulsa setiap tgl 1 lho...., bisa liat di profil otor ya....!

__ADS_1


Cek juga novel baru otor di bawah ini ya.....



__ADS_2