
'' sekarang bangun atau ibu bangunin kamu anak nakal.''ucap bu halimah gemas melihat anak nya masih pura2 koma
'' ibu kenapa bisa ibu ada disini.''batin mahendra terkejut bukan cuma itu dia juga tak menyangka kalau perempuan yang paling dia cintai seumur hidupnya mengetahui kebohongan nya
'' gawat.''
'' ibu hitung sampai tiga kalau ngak bangun ibu sunat lagi ya bocil mu yang nakal ini.''ucap bu halimah tersenyum
'' satu''
'' dua''
dengan terpaksa mahendra membuka matanya dan langsung menutupi miliknya membuat bu halimah tertawa
'' ibu....kok ibu bisa tau sih kalau aku sudah sadar.''ucap mahendra tersenyum
'' ya jelas ibu tau lah dasar anak nakal lihat tuh cctv di mana2.''ucap bu halimah sambil menggelengkan kepala nya
ha...ha..ha..ketangkap basah ow yah...😁😁
auto kena sunat nih
melihat ekspresi anak nya yang langsung terkejut mendengar jawaban ibu nya
'' jadi ibu tau apa..''ucap mahendra tercekat
'' ya ibu tau kelakuan mu ini hemm....-''ucap bu halimah langsung menjewer telinga anak nya dan menarik nya sedikit keras
''awww...bu sakit maaf hendra khilaf bu.''
'' dijewer gini baru sadar ternyata kalau ibu ngak lihat cctv mungkin anak orang sudah hamil baru ketahuan dasar anak ngak punya akhlak.''ucap bu halimah kesal
'' maaf bu hendra janji ngak akan mengulangi lagi tapi hendra mau bertangung jawab kok dan semua juga bukan salah hendra ini juga salah hanifah.''ucap mahendra tak mau menanggung hukuman sendiri
'' ngak usah banyak alasan kalau bukan karena milik mu yang ganjen itu bangun pasti hanifah yang lagi patah hati ngak akan khilaf lagian kamu juga ngak puas2 lagi sampai berkali kali.''ucap bu halimah gamblang
mahendra yang sudah ketahuan hanya menundukkan kepala nya malu
'' ya deh ini salah hendra ibu puas tapi tolong ya bu jangan bilang kalau hendra sudah sadar.''ucap hendra memohon
'' kenapa apa kamu sengaja mau mencari kesempatan lagian hanifah juga sudah pergi.''ucap bu halimah
''pergi.......pergi kemana bu?''ucap mahendra penasaran
'' pulang kampung''
'' kenapa ibu kasih ijin sih ah... nanti kalau ngak balik lagi gimana?''ucap mahendra kesal
__ADS_1
'' dia mau urus surat cerai di sana.''
'' urus surat cerai bu jadi hanifah serius mau bercerai dengan suami nya ayik.''ucap mahendra bahagia
'' orang sedang susah kamu bahagia aneh..''
'' ya seneng lah bu jadi aku ngak jadi pembinor dan bisa langsung nikah sama hanifah.''ucap mahendra berbinar
'' dasar bucin...ibu ngak nyangka kamu koma bangun2 malah bucin akut padahal dulu aja sama cewe anti banget.''ucap ibu halimah
'' ya ini kan beda bu dia spesial eh... tapi bu kenapa di biarin pergi sendiri sih kenapa ibu ngak suruh orang buat mengawasi hanifah kalau suami nya ngak mau terus menyekap hanifah gimana bu kan hendra gagal deh mau nikah sama hanifah bu.''ucap mahendra khawatir entah kenapa dia merasa ngak akan bertemu kembali dengan ku
'' lebay banget kamu sayang...kamu tenang aja ibu akan suruh anak buah ibu mengawasi hanifah puas.''ucap bu halimah bahagia dia tak menyangka putra bungsunya sangat mencintai hanifah
sedangkan aku yang berada dalam perjalan menuju kampung ku hanya diam dalam semua perasaan ku yang tak menentu
'' mba mau pulang kampung.''ucap salah satu wanita yang umurnya tak jauh dari ku
'' ya mba sendiri juga mau pulang.''ucap ku basa basi
'' ya mbak sama mbak disana kerja atau apa?''tanya nya lagi
'' ya saya bekerja mbak sendiri kerja.''ucap ku
'' ya dulu saya memang bekerja mbak tapi sekarang saya harus pulang karena di pecat.''ucap nya sendu
'' saya di tuduh mencuri mbak padahal saya tidak pernah mencuri tapi kata majikan saya saya yang terakhir terlihat di cctv.''ucap wanita tersebut
deg
'' cctv.''batin ku
aku pun teringat dengan kamar milik taun mahendra yang ada cctv nya
'' astaga jadi kepulangan bu halimah kembali kerumah karena melihat kelakuan ku di cctv.''ucap ku monolog hatiku semakin resah dan tak tenang pasti bu halimah akan menuntut ku bagaimana ini
'' mbak kok diam ''
''eh...ya...yang sabar ya mbak tapi mbak ngak di laporkan kepolisian kan mbak.''ucap ku yang mencoba mengalihkan semua kegelisahan ku
'' ngak hanya di pecat mbak..mbak sendiri kenapa pulang.''tanya wanita itu
'' aku pulang karena anak sakit.''ucap ku berbohong
'' ow...kasihan semoga cepat sembuh ya.''
setelah hampir 3 jam perjalan akhirnya sampai juga di tempat tujuan
__ADS_1
aku yang langsung turun membawa tas besar karena hari mulai gelap jadi aku mau tak mau langsung masuk kedalam rumah ku dan mas alfian
tok tok tok
'' ya siapa.''
deg
cklekkkkk
'' siapa''ucap dewi langsung diam melihat ku datang
'' mas alfian ada.''ucap ku menahan keterkejutan ku
dewi yang langsung pucat melihat kedatangan ku hanya diam di depan pintu
'' siapa dew.''ucap mas alfian yang langsung menghampiri dewi dia terkejut melihat ku di depan pintu
'' hanifah kamu pulang sayang.''ucap mas alfian yang hendak meluk ku tapi aku langsung menolak dan menghindar dari pelukan nya apa lagi melihat ekspresi dewi yang sepertinya langsung sedih melihat ku
'' aku mau ambil semua barang2 aku mas yang masih ada di sini.''ucap ku datar yang langsung masuk kamar tanpa memperdulikan kedua nya
melihat ku yang tak merespon mas alfian membuat nya merasa sangat sakit
'' untuk apa hanifah ini rumah kamu juga.. kamu masih istri aku kamu ngak boleh pergi kemana mana....tempat kamu di sini bersama ku ''ucap alfian tak terima dengan nada tinggi mencoba menghalangi ku
'' aku sudah bukan istri kamu lagi mas karena besok aku akan mengurus surat cerai kita.''ucap ku tegas yang langsung merapikan semua pakaian dan juga barang2 milik ku aku berusaha untuk menahan air mata ku
'' aku tak mau bercerai dengan mu hanifah aku masih mencintai mu dan kamu akan selama nya menjadi istriku.''ucap alfian kekeh dia tak mau melepaskan ku
'' aku tak perduli mas tekat ku sudah bulat 5 tahun aku sudah cukup untuk ku melepas mu dan sekarang kamu juga sudah menikah dan akan memiliki anak jadi untuk apa aku masih bertahan mas aku tak mau menjadi penghalang untuk kalian.''ucap ku yang disertai tangisan yang sudah tak mampu aku tahan lagi
mas alfian yang melihat ku pergi langsung menahan ku yang hendak pergi dan menutup pintu kamar
dewi yang berada di luar hanya diam menangis mendengar semua pertengkaran kami
'' maafkan aku hanifah maaf bukan maksud aku menjadi orang ketiga di rumah tangga kalian maaf.''ucap dewi terisak
'' tidak hanifah ini bukan seperti yang kau pikirkan aku dan dewi hanya.''ucap mas alfian yang terpotong dengan ucapan ku
'' sudah lah mas lepaskan aku mas kamu berhak bahagia lupakan aku mas anggap saja aku tak pernah ada berikan cinta mu untuk dewi karena dia akan menjadi ibu dari anak kamu dia berhak bahagia mas. aku bahagia mas melihat kamu bahagia jadi aku mohon lepas aku mas jangan halangi aku.''ucap ku menahan sakit didada ku
'' ngak hanifah aku ngak bisa aku ngak mau kehilangan kamu aku ngak akan pernah biarkan kamu pergi dari dari rumah ini dan aku juga ngak akan pernah menceraikan kamu.''ucap alfian yang juga menangis dia berusaha menahan ku dengan memeluk ku
'' lepaskan aku mas... aku tak perduli mas aku tetap akan pergi dan akan bercerai dengan mu.''ucap ku yang langsung mendorong nya
jangan lupa like
__ADS_1