
mahendra semakin frustasi...melihat ku sudah tak bisa lagi bertahan dia dengan nafas tercekat dan perasaan yang hancur hanya bisa memeluk tubuh ku yang dingin dan menangis sejadi jadi nya
'' sayang... jika itu mau kamu aku ikhlas kan kamu pergi terima kasih karena kamu sudah memberikan dua malaikat kecil untuk ku sayang selama aku akan selalu mencintai mu pergilah dengan tenang aku akan menjaga anak kita bawa cinta ku bersama mu kita akan bertemu disana dengan anak2 kita sayang l love u''ucap mahendra yang langsung mencium pipi bibir dan kening ku
semua yang berada di sana pun menangis tanpa suara
mahendra dengan tangan gemetar menyentuh wajah ku lembut dan pergi
'' urus jasad istri ku dengan baik aku akan melihat anakku dulu.''ucap mahendra serak
dia menatap ku dan berlalu keluar ruangan operasi
'' aku akan membawa cinta mu dalam hati ku selamanya semoga kamu di tempatkan di sisi terbaik di sana''batin mahendra
sedangkan aku yang berada dalam pelukan nenek dan kakek ku tak ingin melepaskan nya
'' hanifah kembali lah anak mu membutuhkan mu.''ucap kakek
'' ya nak hadapi semua nya kamu harus percaya pada hati mu bahagia lah dengan suami dan anak mu...''ucap nenek
'' tapi nek..''
'' pulang lah sayang...kamu belum boleh ikut nenek ''ucap nenek
'' ngak nek''ucap ku menangis
saat melihat nenek dan kakek pergi meninggalkan ku
'' jangan pergi nek kek hanifah ikut''ucap ku
tak lama denyut jantung ku kembali membuat beberapa suster dan dokter terkejut saat tengah melepaskan alat bantu pada tubuh ku
dengan penuh kebahagiaan mereka langsung memeriksa ku dan kembali memasangkan alat2 tersebut
sedangkan mahendra tengah menangis diruang bayi bersama bu halimah
__ADS_1
'' mah...hanifah pergi...''ucap mahendra menangis terisak
'' kamu yang sabar dan kamu harus kuat sayang kedua anak kamu sangat membutuhkan kamu sekarang ini...jangan pernah terpuruk sayang...kasihan anak2 kamu kalau kamu begini siapa yang akan memberikan kasih sayang untuk anak2 kmu kalau bukan kamu sayang.''ucap bu halimah yang masih memeluk mahendra dan menepuk bahu nya pelan
sedangkan mahendra hanya diam terisak dalam pelukan mamah nya
sedangkan di ruangan ku para dokter sudah selesai memeriksa keadaan ku
'' nyonya hanifah koma kamu harus memberi tahu kabar ini pada tuan...mahendra''ucap dokter
'' baik dok saya akan sampaikan.''ucap salah satu perawat
sedangkan di ruang bayi
'' kamu sudah memberikan nama untuk anak kalian sayang''ucap bu halimah yang mencoba mengalihkan kesedihan putra nya
'' sudah bu... boy aku kasih nama aryyas aqil mahendra dan untuk putri cantik ku aqila khanza mahendra bu..apa ibu suka''ucap mahendra tersenyum memandang kedua bayi mungil yang terpisah oleh inkubator
'' ibu suka dra nama yang bagus...semoga mereka menjadi anak yang soleh soleha...''ucap bu halimah
saat mahendra menuju ruangan yang tadi tempat ku berada di kejutkan dengan seorang suster yang menghampiri nya dengan tergesa gesa
'' tuan....''
'' kamu kenapa bukannya kamu saya suruh mengurus istriku apa ada yang terjadi''ucap mahendra dengan dahi yang mengerut
'' ya tuan...saya mau memberikan kabar tuan...kalau...nyonya kembali.''ucap nya ngos ngosan
'' maksud kamu apa ngomong yang benar''ucap mahendra terkejut
'' maksud saya nyonya kembali tuan...tapi nyonya koma tuan...''ucap suster tersebut
'' kamu serius... sekarang dimana istri ku ''ucap mahendra tak percaya dan langsung bergegas menuju tempat ku
''ya serius tuan...nyonya sudah di pindahkan keruang rawat ''ucap suster
__ADS_1
'' terima kasih ya allah kamu mengembalikan nya kesisi ku ''ucap mahendra dalam hati
sesampai nya di ruangan rawat ku dengan tergesa gesa mahendra membuka pintu dengan kencang nya
brakkkk
dokter yang berada di sana terkejut mendengar pintu nya terbuka
tanpa basa basi mahendra langsung menghampiri ku dan memeluk ku erat
sedangkan dokter dan suster yang berada di sana langsung pergi meninggalkan kami berdua
'' terima kasih saya kamu kembali untuk ku dan anak2 kita aku tak apa kalau kamu koma...asalkan kamu masih disini...l love u sayang...aku akan menunggu mu sampai kau membuka mata di saat itu lah aku yang pertama melihat mu...''ucap mahendra terisak
semenjak hari itu mahendra terus disisi ku dia terus bersama ku merawat ku menemani ku sesekali melihat keadaan kedua anak ku
tanpa terasa satu bulan sudah aku koma kondisi kedua anak ku sudah lebih baik...bahkan kesehatan mereka berangsur membaik
bukan cuma keadaan ku yang masih sama tapi ternyata berita tentang pewaris keluarga mahendra pun menjadi konsumsi publik mereka terus mencari berita tetang kelahiran pewaris tahta dan juga sosok istri mahendra
mahendra yang terus di buru memutuskan untuk menetap di rumah sakit dan menutup akses para wartawan
'' bagaimana ini nak...semua wartawan terus memburu mu dan buruk nya mereka terus menyebarkan berita hoak sayang kamu harus keluar...dan mengenalkan boy dan girls ke media.''ucap bu halimah
'' ya mah aku tau tapi ini belum waktu nya mereka belum pulih benar dan hanifah masih belum sadar.''ucap mahendra yang masih setia di samping ku
aku masih setia dengan tidur ku entah kenapa aku nyaman di sana bersama ke tiga anak ku yang sudah pergi...aku disana bermain dengan bocah2 manis dan lucu yang selalu menghibur ku
tapi saat malam itu....
tragedi terjadi mengubah semuanya...
jangan lupa like maaf baru up author terlalu sibuk jangan lupa vote nya ya mohon dukungan nya supaya author semangat
dan juga terima kasih untuk dukungan nya
__ADS_1