
'' maaf mas aku tak bisa lebih baik mas pergi dari sini sebelum al kembali aku tak mau ada drama memuakkan itu aku tak mau anak ku bertemu dengan mu aku tak mau aku mohon kamu pergi mas aku sudah tak sudi melihat kamu dan anak kamu ''ucap ku datar dengan emosi yang tak bisa ku tahan lagi
'' tapi fah ku mohon fah kasihani anak kita fah dia tak berdosa aku yang sudah menghacurkan hidup mu kau hukum saja aku tapi jangan dia fah dia tak bersalah ''ucap mas juan menangis tak sanggup melihat anak yang harusnya mendapatkan kasih sayang ibu nya tapi malah mendapatkan kebencian
'' pergi mas aku bilang pergi aku sudah tak mau mendengar ucapan mu semua sudah usai jangan temui aku lagi ''ucap ku berteriak
'' baiklah fah...aku akan pergi tapi aku takkan melepaskan mu sebelum kamu menyentuh putra kita fah ''ucap juan yang langsung meninggalkan ku
'' itu tak akan mungkin terjadi mas aku tak akan menyentuhnya walau seujung kuku pun dan perpisahan kita aku pastikan akan berjalan lancar''ucap ku tegas
setelah juan pergi aku hanya bisa diam dan merasakan sesak di dada
begitu juga juan dia hanya bisa menahan rasa sakit di hati nya apa lagi melihat wajah anak nya yang dia sayangi ini
'' maafkan ayah nak gara2 ayah kamu harus merasakan sakit seperti ini maaf karena ayah tak mampu membawa mamah kamu kembali disisi kita apa yang harus ayah lakukan nak apa kita bawa mamah pergi jauh lagi nak supaya kita bisa bersatu lagi nak''ucap juan di dalam hatinya sambil terus menatap wajah anak nya yang terlelap tanpa terusik
sedangkan aku merasakan rasa yang bergejolak di hati ku
'' maafkan mamah nak mamah tak bermaksud membenci mu sayang mamah hanya tak bisa menerima mu di hidup mamah karena ulah ayah mu nak mamah harap kamu tak membenci mamah....mamah sebenarnya sayang sama kamu tapi mamah tak bisa menerima kamu''ucap ku lirih dengan tangis pilu
ibu siapa yang tak sakit harus terpisah dengan anak yang dia kandung selama 9 bulan apa lagi dia yang dinantikan selama ini tapi keadaan yang membuat ku harus tega
saat aku menangis sambil menutup wajah ku dengan ke dua tangan ku tiba2 kurasakan sentuhan hangat di kepala ku membuat ku mendongkrak menatap sosok di depan ku dengan mata yang masih lembab
'' mas hendra''ucap ku menjauh dari jangkauan nya karena aku tak mau di sentuh oleh nya
'' fah....kamu kenapa''ucap mas hendra khawatir
'' aku tak apa mas ngapain mas kesini lagi '' ucap ku serak
__ADS_1
'' kamu menangis siapa yang membuat mu menangis''ucap mas hendra mengalihkan pembicaraan
'' bukan siapa2 mas ada apa kamu kesini lagi mas''ucap ku datar8
'' kenapa aku tak boleh melihat mu fah aku merindukan mu fah beberapa hari ini aku tak bisa tidur nyenyak memikirkan mu fah dan ar juga rindu sama kamu''ucap mas hendra tersenyum dan mendekati ku dan hampir menyentuh ku
'' tapi aku tak merindukan mu mas aku tak mau kamu menemui ku lagi mas aku mohon jangan seperti ini mas aku tak bisa aku tak pantas untuk mu mas aku mohon hubungan kita sudah selesai lupakan aku mas demi kebaikan mu''ucap ku terisak
jujur aku masih sangat mencintai mas aku tak bisa membohongi hati ku mas tapi aku sadar aku tak pantas untuk nya apa lagi setelah apa yang terjadi kepada ku memang aku tak bersalah tapi aku merasa jijik pada diri ku sendiri
'' itu tak mungkin fah kita terikat dengan anak kita fah dan kamu tak dapat menolak nya... sekeras apa pun kamu pergi dan menolak ku tapi kenyataan dan takdir tetap akan menyatukan kita aku tau apa yang kamu rasakan aku tak perduli fah mau kamu seperti apa aku tak perduli aku menerima kamu apa adanya dulu juga sekarang... dan yang aku perduli adalah cinta ku padamu tak akan pernah berubah hanya kamu di hati ku selama ini...''ucap mas hendra yang langsung menggenggam tangan ku lembut
hatiku langsung meleleh mendengar perkataan nya aku tak mampu berkata apa apa untuk mengelak lagi
'' kita mulai dari awal lagi fah aku kamu dan anak anak kita aku mohon fah beri aku kesempatan lagi maaf kalau dulu aku tak bisa menjaga mu dan anak kita maaf...untuk kesalahan ku di masa lalu''ucap mas hendra
hati ku menerima tapi ego ku menolak'' aku tak pantas mas maafkan aku''batin ku ingin rasanya aku mengatakan itu tapi bibirku terasa kelu untuk mengatakan nya hanya mata ini yang tak bisa melepaskan tatapan nya
'' om baik''teriak al
'' hai cantik nya om'' ucap hendra tersenyum dan langsung menerima pelukan putri nya
'' om...kok baru kesini sih al kan kangen tau om... terus ar mana om kok ngak di ajak kesini kan al mau main sama ar''ucap al semangat disertai wajah gemas nya
'' ow...ow...ada yang kangen om ya ternyata maaf ya cantik om sibuk banget sayang baru kesini dan ar dia lagi sekolah sayang jadi ngak bisa kesini lain kali om ajak deh jangan sedih ya cantik nanti om temani al main deh....mau ngak apa al mau minta sesuatu''ucap mas hendra tersenyum dan langsung mencium pipi al gemas
aku merasa hati ku bahagia melihat al tersenyum bersama mas hendra seakan beban ku hilang begitu saja melihat interaksi keduanya
'' apa aku harus berdamai dengan takdir apa aku pantas bersama pria yang sempurna ini ya allah''batin ku bimbang
__ADS_1
al yang bergelayut manja di pangkuan mas hendra begitu bahagia sesekali mereka bercanda tawa dengan mas hendra
aku tak tega memisahkan nya lagi dengan mas hendra apa aku harus melakukan nya ya allah apa ini saat nya al tau siapa mahendra sebenarnya tapi apa al menerima alasan ku
ya allah bantu aku mengatakannya pada putri ku
'' fah...kamu kok pucat apa kamu masih ngak enak badan''ucap mas hendra cemas
'' ngak mas aku baik2 saja''ucap ku mengelak dengan senyuman
'' kamu serius apa kamu butuh sesuatu fah''ucap mas hendra lagi
'' ngak mas...aku...''ucap ku terpotong
'' mah...mamah masih sakit ya...mah..''ucap alissa yang langsung mendekat kearah ku
'' ngak sayang mamah hanya masih lemas aja''ucap ku tersenyum dan menyentuh pipi cabby al
'' mah...aku boleh ya main sama om baik''ucap al
'' ya sayang boleh tapi kamu jangan nakal ya jangan bikin repot om baik ya sayang''ucap ku lembut
'' ya mah ok''ucap al
'' sayang tapi sebelum itu mamah mau ngomong sama kamu nak''ucap ku
'' mamah mau ngomong apa mah...''ucap alissa polos
aku menatap mas hendra sejenak dan mata kita pun bertemu
__ADS_1
'' mamah mau bilang sama kamu kalau kamu...''ucap ku ragu