SELINGKUH ITU INDAH( Istri Terbuang)

SELINGKUH ITU INDAH( Istri Terbuang)
kenyataan pahit


__ADS_3

kawasan 21 +


semua yang hadir dia acara mas alfian tak menyangka dengan pernikahan kedua nya apa lagi dengan kehamilan dewi yang membuat nama baik ku menjadi semakin tak baik apa lagi di sana tak ada diri ku


yang datang diacara pernikahan ke dua mas alfin


sedangkan dirumah besar tempat ku bekerja malam ini terasa sunyi


'' kok tumben ya mas alfi ngak bisa telfon aku mas apa kamu sibuk.''ucap ku yang masih memegang hape dan


sambil nonton tv mengisi waktu luang sekaligus menemani tuan mahendra tapi aku hanya fokus pada sinetron yang aku tonton apa lagi sedang seru seru nya


mahendra sebenar nya jenuh dengan dia masih terus koma begini tapi dia sangat menikmati setiap sentuhan dan perhatian ku


'' semakin lama kamu semakin membuat ku tak bisa menolak pesona mu hanifah sayang sekali kamu sudah ada yang punya kalau tidak aku akan mengejar mu.''batin mahendra yang terus mencuri pandang dengan ku


saat aku tengah mengecek keadaan tuan mahendra sebelum aku tidur


'' tuan saya cek dulu ya.''ucap ku yang memeriksa infus dan alat2 yang lain begitu juga dengan diapers yang ia kenakan


saat aku tengah menganti nya aku pun mengambil lap basah untuk membersihkan nya tapi belum sempat aku membersihkan nya


tiba2 hp ku berbunyi satu pesan yang aku kenali


'' mamah kok tumben wa ngak langsung tlpn aja.''ucap ku pelan tapi masih didengar oleh mahendra


aku melihat pesan mamah yang ternyata sebuah foto pernikahan sejenak aku tak terlalu perduli tapi saat pesan mamah yang di bawah foto yang ia kirim membuat ku sangat hancur


'' nak ini foto pernikahan suami kamu dengan wanita lain apa kamu tau.''pesan mamah


'' mas alfian menikah dengan dewi ini tidak mungkin...ini semua ngak bener kan kenapa mas ngak ngomong sama aku mas kenapa mas tega menyembunyikan kenyataan ini mas segitu nya kamu mas tak menganggap ku ada..''ucap ku serak yang langsung menangis tanpa bisa ditahan


aku pun langsung menghubungi mas alfian tapi tak diangkat angkat sampai akhirnya sampai ke tiga kalinya telpon dari aku di jawab mas alfian


'' hallo mas...mas ini ngak bener kan mas...kamu foto pernikahan itu ngak bener kan mas.''ucap ku bertubi tubi dengan isakan


'' ini bukan alfian ini mamah nya alfian sedang bersama istri nya. jadi kamu sudah tau bagus lah tanpa aku beri tau kamu sudah mengetahui nya terlebih dahulu jadi aku tak usah repot2 memberitahukan nya iya alfian sudah menikah satu bulan yang lalu dan malam ini resepsi pernikahan nya sekaligus syukuran kehamilan dewi jadi kamu tak usah hubungi alfian lagi karena kamu sudah tak diangap lagi dasar perempuan mandul pembawa sial...''umpat mamah alfian


'' tapi mah... kenapa mas alfian tega mah aku dan mas alfian belum bercerai mah aku sama mas alfian juga saling mencintai mah tapi kenapa mas alfian tega mendua kan aku .''ucap ku terisak tak berdaya dengan luka hati yang terlalu dalam


'' itu dulu bodoh sekarang hanya ada dewi di hati alfian apa lagi semenjak dewi mengandung anak alfian dia semakin cinta dan tak menganggap lagi kehadiran kamu jadi untuk apa menunggu bercerai dengan kamu. pasti alfian akan mengajukan perceraina dan kau akan segera mendapatkan surat cerai itu sebentar lagi jadi bersiaplah menjadi janda.jadi jangan pernah ganggu lagi alfian pergi yang jauh aku tidak mau kamu membuat rumah tangga anak ku berantakan oleh perempuan pembawa sial seperti mu mengerti.''ucap mamah alfian yang sangat menyakiti ku


'' tapi mah..mah..tunggu mah aku mau ngomong sama mas alfian.''ucap ku semakin histeris apa lagi telpon ditutup dengan sepihak

__ADS_1


aku menangis histeris meratapi nasib ku


'' apa salah ku apa ya allah kenapa kau tega memberikan aku cobaan seberat ini aku mencintai suami ku tapi dia dengan tega mendua dan mencampakkan ku ya allah...''ucap ku menangis tersedu sedu


tuan mahendra yang mendengar semua percakapan ku dan tangusan ku hanya bisa menahan amarah nya dalam hatinya entah kenapa dia sangat sakit hati


'' brengsek...dasar pria tak tau diri dengan mudahnya mencampakkan wanita sebaik hanifah hanya karena dia tak dapat memberikan nya anak.''umpat mahendra dalam hati dia tak tega melihat ku menangis rasanya dia ingin memeluk ku tapi itu tak mungkin akan membuat nya terkejut dan ketakutan


aku yang masih menangis tersedu sedu merasakan luka yang tak bisa aku lukiskan itu


'' kenapa mas kamu tega menghianati cinta kita segitu nya kamu mempermainkan perasan ku mas kamu pantas beberapa bulan ini kamu sangat manis ternyata itu cara kamu untuk mencari perempuan lain mas kamu tega mas...''ucap ku serak dengan tangisan yang tak bisa terhenti


aku menangis di samping tubuh tuan mahendra dengan menutupi wajah ku dengan kedua tangan ku dan membenamkan nya di kasur tempat tidur tuan mahendra sejenak sampai akhirnya aku tersadar dengan apa yang sedang aku lakukan tadi


hikss


hikss


'' astaga kenapa tuan telanjang seperti ini.'' ucap ku yang tak sengaja melihat ke arah tuan mahendra dengan tatapan nanar


aku pun mengambil lap basah dan perlahan membersihkan milik tuan mahendra tapi tiba2 milik nya berdiri tegak


'' sittt kenapa loe bangun segala sih bikin malu aja mana ada orang koma otong nya bangun sih lagian ngak biasa aja si loe tong biasanya aja. ngak bereaksi tapi denger hanifah cerai loe bangun segala .''batin mahendra yang mengumpat miliknya yang tak tau aturan


menelan saliva ku melihat ukuran otong yang xl itu


'' ini kenapa bisa.''ucap ku tercekat tak mampu berkata kata


aku yang masih takjub pun perlahan menyentuh milik nya tuan nya dengan tangan ku tanpa pernah aku sadari mungkin efek patah hati melihat sesuatu yang sangat


yah...ngak bisa di jabarkan lah...


'' tuan maaf ya apa boleh saya sentuh jangan marah ya tuan.''ucap ku tanpa sadar dengan senyuman


'' jangan hanifah jangan aku tak bisa menahan nya hanifah jika kau menyentuhnya aku tak bisa menahan nya.''bantin mahendra panas dingin dia sudah diambang batas hasrat nya sungguh tak tahan lagi


aku pun terlena dan semakin memainkan milik tuan nya yang masih tegang itu


'' apa aku boleh menikmati nya tuan ya sebagai jasa kebaikan aku yang merawat tuan aku ingin merasakan nya apa aku salah tuan suami ku saja bisa melakukan itu dengan yang lain kenapa aku tidak.''ucap ku yang masih mengelus milik tuan nya


aku pun perlahan membuka ****** ***** ku karena aku sedang memakai daster jadi aku dengan mudah membuka nya


aku pun naik keatas tubuh tuan mahendra dengan hati2

__ADS_1


'' ini pertama dan terakhir tuan aku melakukan nya karena setelah ini.''ucap ku lirih karena mataku sudah sangat berkabut


'' aku akan pulang dan mengurus perceraian dan aku tak mungkin kembali lagi tuan karena aku malu sudah melakukan nya pada mu tuan.''batin ku


'' mau apa kamu hanifah jangan main2 sial kalau bukan semua tubuh ku berfungsi dengan normal aku akan mencegah nya tapi biarlah kalau dia menginginkan nya asal bisa buat kamu bahagia sayang melupakan kesedihan mu.''umpat mahendra pasrah melihat ku mengila karena memainkan milik tuan mahendra dan memasukkannya kedalam mulut ku


aku yang sudah tak bisa mengendalikan tubuh ku dan perasaanku yang sedang terluka dengan perlahan aku menyatukan nya


'' akhhhh....sakit..''pekik ku menahan sakit saat milik tuan nya menerobos masuk


'' sial ini sempit sekali seperti perawan akhhh..'' batin mahendra menikmati nya apa lagi ini yang pertama dan juga dengan gerakan ku yang sangat lihai memuaskan mahendra membuat mahendra tak dapat menolak nya


'' gila tuan aku sangat puas akhirnya aku bisa menjadi wanita normal bisa merasakan bercinta dengan durasi lama aku tak sangka tuan milik mu kuat juga padahal kau tak sadar akhhh....aku sangat cape tuan sudah hampir satu jam tuan masih belum pelepasan juga.''ucap ku serak


aku yang terus ketagihan terus melakukan nya tanpa sadar aku pun kelelahan tapi sampai aku ambruk milik tuan nya masih berdiri tegak dan walaupun sudah mencapai puncak tapi masih saja on


dengan kelelahan yang sudah tak dapat lagi aku tahan perlahan aku membaringkan tubuhku disisinya dan terlelap disamping nya


'' akhhh...luar biasa sayang sekarang giliran ku ha..''ucap tuan mahendra


perlahan dia melepas infus karena dia seorang dokter jadi dengan mudah nya dia melepasnya dan semua alat 2 yang ada di tubuh nya


lalu dengan buas nya tuan mahendra melakukan nya lagi dan lagi sampai dia puas dan langsung tidur disisi ku dan memasang alat2 kembali sedia kala


'' kamu membuat ku puas sayang setelah mamah pulang aku akan membuat mu menjadi milik ku apa lagi kau sudah tak terikat dengan suami mu lagi cup..''ucap mahendra dan mendaratkan kecupan di kening ku yang sudah seperti orang mati karena tak sadar apa yang sudah mahendra lakukan


pagi nya aku terbangun dengan tubuh terasa remuk aku perlahan membuka mata ku


'' akhh....sakit sekali sitttt jam berapa.''ucap ku yang langsung melihat jam untung masih subuh aku beranjak turun tapi aku sempat melihat tuan mahendra


'' pagi tuan maaf karena sudah dengan lancang memperkosa tuan.''ucap ku menahan sakit aku terkejut saat melihat darah di seprei itu


'' darah kok bisa.''ucap ku panik


aku terpincang pincang mengambil sabun dan air membersihkan nya


'' aku kan sudah tak perawan tapi kenapa bisa berdarah.''ucap ku lagi


'' apa karena milik tuan yang terlalu besar tapi aku sangat puas baru kali ini.''ucap ku malu


mahendra yang ternyata sudah bangun dari tadi mendengar ucapan ku hanya bisa tersenyum


beruntung aku tak melihat

__ADS_1


jangan lupa like ya


__ADS_2