
aku merasakan bahu ku terasa sakit seperti ada yang menusuk ku menembus kulit ku dan aku merasakan sakit karena sesuatu masuk kedalam tubuh ku
'' akhhhh....sakit''ucap ku mencoba melepaskan pelukan mas juan tapi tak bisa mas juan justru mengetatkan pelukan nya pada ku
'' maaf...''ucap mas juan lirih yang masih menyuntikkan sesuatu ke tubuh ku dengan tangan nya
'' apa yang mas lakukan'' aku mencoba memberontak untuk melepaskan dengan mendorong dadanya supaya bisa mencegah nya....karena mendapat perlawanan juan yang terburu buru tanpa sadar menyuntikkan obat yang seharusnya setengah malah semua nya
'' aku terpaksa sayang maaf...aku tak bisa melepaskan mu aku mencintai mu aku tak bisa kehilangan keluarga kita''ucap nya menyesal....dan terus memeluk ku sampai aku tenang
aku pun sudah tak bisa melawan hanya bisa pasrah dan seketika semua gelap tubuh ku lemas dan ambruk dalam pelukan mas juan tubuhku yang langsung ditarik mas juan ke pelukan nya dan
dengan hati2 membawa ku ke tempat tidur dan membaringkan tubuh ku dengan posisi nyaman
lalu dia membuang alat suntik yang tadi di pakai ke tempat sampah sambil terus melihat ku yang terlelap karena pengaruh obat
'' maaf fah...aku terpaksa semoga tak terjadi apa2 dengan mu dan anak kita...''ucap nya menyesal
juan sebenarnya tak mau melakukan nya tapi karena di buta kan cinta dan obsesi mas juan dengan tega melakukan nya lagi
setengah jam berlalu aku tiba2 merasa kepala dan perut ku sakit bukan main saat aku membuka mata ku aku tak melihat mas juan aku mencoba bangkit dari tempat ku tapi aku sangat terkejut saat melihat darah mengalir di paha ku
dan seketika tubuh ku lemas karena melihat darah segar mengalir di sela paha ku aku seketika histeris memikirkan nasib anak ku
'' tidak.....akhhh.....aku mohon jangan lagi.. jangan aku tak mau kehilangan mu nak.''ucap ku menangis
mas juan yang berada di kamar mandi langsung keluar dan melihat ku yang tengah duduk...
__ADS_1
tapi pandangan seketika pada kaki ku yang penuh dengan darah dia shok tak menyangka akan terjadi seperti ini
'' fah....kamu.....darah..''ucap nya gagap
'' mas.....darah.....anak kita...''ucap ku tak sanggup lagi menangis karena menahan sakit dan khawatir melanda
juan yang juga khawatir dan panik langsung membopong tubuh ku yang lemas kerumah sakit
saat berada di loby hotel kami tak sengaja bertemu dengan mahendra yang sepertinya memang akan menemui ku
mas juan tak memperdulikan nya dia langsung membawa ku ke mobil dan menuju kerumah sakit
'' kamu bertahan sayang....maafkan mas....''ucap mas. juan lirih
'' kamu jahat mas....ini pasti gara2 kamu maz...aku kecewa sama kamu kalau terjadi apa2 sama anak ku aku tak akan memaafkan mu...sa...ki...t''
saat berada di rumah sakit mas juan terus menemaniku dan memegang erat tangan ku dia terus menatap ku yang tak sadarkan diri
'' bertahan sayang''ucap nya menyezal
'' maaf dokter juan sepertinya istri dokter harus melakukan operasi untuk menyelamatkan nyawa ibu dan bayi nya...''ucap dokter jaga
saat mas juan akan menjawab tiba2 pintu terbuka dengan keras nya dan
bukkkkk
mas juan terjatuh tersungkur karena pukulan mahendra yang tidak dapat di cegah
__ADS_1
'' brengsek apa yang kamu lakukan pada hanifah ha....''ucap mahendra
bukkkk
bukkk
bukkk
'' kamu mau membunuhnya''
'' cukup dok....jangan seperti ini....ini rumah sakit pasien sedang dalam kondisi kritis saya mohon kerjasamanya''ucap dokter jaga yang langsung menenangkan mahendra
'' lakukan yang terbaik dok untuk hanifah aku mau nyawa nya selamat aku tak perduli dengan anak nya selamatkan ibu nya dok''ucap mahendra
deg
'' baik dokter mahendra''jawab dokter jaga
'' tidak selamatkan ke duanya dok...selamatkan meraka''ucap mas juan yang bangkit dan mendekat ke arah ku
aku yang sudah semakin lemah langsung di bawa ke ruang operasi
sekitar setengah jam kemudian operasinya berjalan lancar dan dokter keluar dari ruang operasi
'' bagaimana istri saya dok''
'' istri anda selamat dokter juan tapi dia masih belum sadarkan diri''
__ADS_1