
''sudah besar ya hanifah anak kamu padahal baru 6 bulan apa mereka kembar.''ucap amar
'' ya mar mereka kembar.''ucap ku
'' selamat ya penantian mu mendapatkan anak terbayar sudah dengan dua anak sekaligus.''ucap amar tertawa
'' ya mar aku bahagia sekali tak lama lagi dapat menimang dua bayi sekaligus.''ucap ku
amar hanya tersenyum melihat ku bahagia bukan senyuman kebahagiaan tapi ke pahitan dia tak menyangka kalau kembalinya dia untuk meraih ku tapi dia mendapatkan hal yang diluar ekspektasi nya
'' boleh aku mengelus perut mu fah.''ucap amar lirih
'' boleh.''ucap ku tersenyum
dengan tangan gemetar amar mengelus perut ku
'' andai di dalam ini anak aku fah aku akan sangat bahagia kamu mengandung buah cinta kita andai wanita ****** itu tak menjebak ku aku takkan kehilangan kamu.''batin amar dia tersenyum menatap ku
mahendra yang melihat nya jantung nya berdenyut
sakit yang ia rasakan melihat orang yang selama ini dia cari ternyata sudah bersama yang lain apa lagi melihat ku berbadan dua
ingin rasanya dia marah pada diri nya sendiri karena telat menemui ku
dengan langkah gontai ia berniat pergi tapi tiba2 mahendra mendengar sayup2 orang memanggil nya
'' mas..mas...suami nya mba hanifah.''ucap salah satu tetangga ku yang tak sengaja melihat gerak gerik mahendra yang mengawasi ku
'' emmm.''
'' ya allah ganteng banget...pantes mba hanifah ngak mau kenalin suami nya takut di ambil.''ucap nya terkekeh
__ADS_1
'' ya...ohya bu apa hanifah tinggal disini sendiri.''ucap mahendra penasaran.
'' ya dia sendiri kadang tantenya menginap di sini.''ucap nya
'' lalu pria itu siap bu.''ucap mahendra penasaran
'' dia mantan kekasih nya tepat nya mantan tunangan nya mas apa mas cemburu memang mereka dekat mas tapi hanya sebatas begitu lah.''ucap nya lagi
mahendra hanya tersenyum kecut
'' syukurlah jadi kamu belum menikah tapi siapa anak dalam perut kamu hanifah apa itu anak aku.''ucap mahendra monolog
setelah penjelasan tetangga ku mahendra memutuskan untuk menunggu ku di belakang rumah kebetulan pintu belakang rumah tidak terkunci membuat mahendra memutuskan untuk duduk di dalam rumah
setelah waktu menunjukan waktu dzuhur aku memutuskan untuk pulang
saat aku pulang dan masuk lewat pintu belakang aku terkejut saat melihat pria yang aku kenal tengah berdiri di depan ku
'' hanifah''
'' ini tuan mahendra tuan sudah sembuh.''ucap ku tak percaya
mahendra yang sudah sangat merindukan ku langsung memeluk ku erat
hanifah hanya diam dalam diam tak merespon apa pun
'' aku kangen kamu hanifah.''ucap mahendra meluncur begitu saja
deg
aku langsung melepaskan pelukan mas hendra
__ADS_1
'' maaf tuan ada apa tuan kemari.''ucap ku gugup dan ketakutan
'' kenapa apa aku tak boleh...menemui mu toh status kamu sudah singel apa aku salah dan aku kesini karena mau minta pertanggung jawaban dari kamu dengan apa yang telah kamu lakukan pada ku hanifah.''ucap mahendra tersenyum licik
glekkk
aku menelan saliva ku dengan kasar ''kenapa tuan mahendra berbicara seperti itu apa dia tau kejadian itu.''batin ku
'' kenapa hanifah kok diem benar kan dengan apa yang aku katakan ''ucap nya lagi
'' tua...an '' ucap ku gagap dengan kasar mahendra langsung menarik pinggang ku dan meraup bibir ku dengan paksa aku tak bisa mengelak dan pasrah menerima ciuman panas itu tanpa perduli dengan ketakutan ku lagi
sampai akhirnya mahendra yang puas menikmati bi..bir ku melepaskan pangutan nya
'' manis...''
aku hanya memalingkan muka karena malu apa lagi wajah ku berubah menjadi merah merona
'' tuan...''ucap ku yang terpotong karena pertanyaan mas hendra
'' anak siapa yang ada di perut kamu hanifah.''ucap mahendra
deg
'' anak mantan suami ku tuan.''ucap ku berbohong menutupi nya dan gugup
'' jangan bohong anak siapa jawab dengan jujur hanifah tatap mata saya''ucap nya semakin meninggi
'' anak...ku...tuan....ber''ucap ku terpotong karena mahendra mencium ku lagi
akan kah hanifah jujur pada mahendra
__ADS_1
jangan lupa like dan vote