
dengan langkah gontai mahendra pergi dari ruangan ku dan tanpa sengaja bertemu mas juan yang masih tak mau pergi dari kamar ku
'' puas kamu ver apa yang kamu lakukan padaku itu sangat menyakitkan kau bahkan membuat putri ku dan putra ku tak mendapatkan kebahagian yang utuh karena mu....aku tak menyangka kalau kamu akan sekejam ini pada ku pada sahabat yang sudah ku anggap sebagai keluarga ''ucap mahendra dan dia pergi begitu saja tanpa mau mendengar jawaban dari mulut juan karena bagi mahendra percuma sampai kapan pun sahabatnya itu sudah di buta kan oleh kebencian
juan yang melihat mahendra pergi hanya diam menatap kepergian mahendra dengan tatapan nanar dia merasa apa yang dilakukan nya sudah benar mahendra pantas mendapatkan nya karena dia sudah tega memisahkan nya dari orang yang paling dia cintai selama ini
sampai akhirnya sebuah kata kata tak pantas terlontar begitu saja di mulutnya
'' kita inpas mahendra kamu sakit aku sakit walapun itu masih belum cukup tapi setidaknya aku merasa puas sudah menghancurkan hidup mu ''ucap juan tanpa rasa bersalah
mahendra hanya berhenti dan menatap dalam juan dari jarak 5 meter dengan senyuman lalu pergi tanpa kata
aku yang masih tidak percaya dengan apa yang aku dengar hanya bisa menyesali apa yang telah terjadi
'' aku memang bodoh dan aku memang tak berguna kenapa aku bisa terjebak dengan lelaki iblis itu ya allah apa salah ku kenapa engkau tak memberikan ku kebahagian aku merasa tak pantas untuk mas hendra tubuh ku ini sudah kotor dia terlalu baik dan sempurna untuk ku maafkan aku mas maaf....aku tak bisa bersama mu aku tak pantas...''ucap ku terisak
sampai akhirnya aku yang masih lelah karena pasca operasi pun tertidur dan tak lama juan datang mendekat ke arah ku
'' maaf kan aku hanifah memang aku tak pantas mendapatkan maaf mu tapi aku mohon fah jangan benci putra kita aku mohon''ucap juan dalam diam dia tak mampu mendekat karena dia tak mau aku malah mengusirnya lagi
tanpa terasa aku sudah dua hari dia rumah sakit setelah aku melahirkan rasanya jenuh tidak ada yang menjenguk ku ya.
ya dua hari sudah kedua nya hanya bisa menatap ku dari jauh mahendra yang hanya melihat ku dari balik jendela dan mas juan hanya mendatangi ku saat tidur itu yang mereka lakukan dan selama dua hari pula aku bersama al dan pengasuh nya '
wajar mengingat perkataan ku pada mas juan dan mas hendra waktu itu tapi entah kenapa aku merasakan kesepian yang teramat sangat
__ADS_1
'' mah...dedek bayi mana al mau lihat dong kok selama al di sini dedek bayinya ngak ada sih mah''ucap al polos
deg
hati ku bergetar mendengar permintaan al apa aku kejam apa aku ibu tak punya hati menelantarkan anak yang selama 9 bulan aku kandung tapi aku jelas tak mau melihat nya melihat anak dari pria yang sudah membuat ku menderita
dia pantas menerimanya karena karena dia ar hidup tanpa kasih sayang bahkan dia tak merasakan ASi dari ku
'' emm adek masih belum sehat sayang kamu pengen lihat ya...''
'' ya mah...al pengen lihat dan juga al kangen papa kok selama mama sakit papa ngak ada di sini papa mana-''ucap al lagi yang membuat ku diam tanpa kata
'' maaf sayang maafkan mamah mamah tak tau harus bagaimana mengatakan nya mama hanya mau kamu tau kalau dia bukan papah kamu nak''batin ku kelu
'' emmm mungkin papa sibuk sayang tapi papa kesini kok untuk ketemu mamah''ucap ku tersenyum
'' ya sabar ya sayang mama kan belum sehat kalau kamu bosan mending kamu ikut bibi sana main di taman rumah sakit''ucap ku yang mencoba membuat al betah di sini sampai aku menemukan tempat untuk pulang
'' boleh mah aku jalan2 mamah ngak apa2 sendirian''
'' ya boleh sana jalan2 tapi jangan jauh2 ya dan hati hati''ucap ku tersenyum
'' ya mah dah....''ucap alissa
setelah kepergian al aku terdiam memikirkan ucapan putri kecil ku
__ADS_1
'' bagaimana kalau dia tau mamah nya tak mau menerima adik yang dia nantikan apa al akan membenci ku''batin ku
tiba2 seseorang datang dan membuat ku yang sedang tak enak hati semakin buruk
'' mau apa kamu kemari lagi mas''
'' fah aku mohon maafkan aku beri aku kesempatan fah aku mohon fah aku tau aku tak bisa di maafkan tapi aku mohon fah jangan kau lakukan ini pada putra kita kasihan dia tak tau apa2''ucap juan memohon
jujur entah kenapa aku tak tersentuh sama sekali malah aku muak melihat wajah munafik nya
'' aku tak bisa mas lebih baik kamu pergi bawa anak mu bersama mu aku tak akan menyentuh nya dia pantas mendapatkan nya biar dia merasakan apa yang putra ju rasakan selama ini ''ucap ku dingin
jeddderrrr
seperti tersambar kereta api...eh...kok kereta sih thor petir kali...
ya petir protes aja kalian
wajah juan langsung pucat pasi mendengar ucapan ku kaki nya terasa lemas tak bertenaga
dia tak mampu berkata kata lagi seakan ada batu besar menindih nya
'' maaf fah...maafkan aku tapi aku mohon paling tidak kamu melihat dan mengendongnya terakhir kalinya setelah itu aku tak akan memaksa mu untuk merawat anak kita aku mohon fah''ucap juan memelas dia tak kuasa menahan sesak di dadanya melihat anak yang ia nantikan malah di acuh kan oleh ku
apa author telalu kejam ya kak....
__ADS_1
jangan lupa like ya terima kasih untuk para komunitas yang ikut bergabung di fb nya novel toon
atas dukungan dan juga informasinya membuat author bangkit lagi semoga kalian yang membaca dan menulis di palfon ini selalu sehat dan di limpahkan rejekinya