SENJA KU TAK SAMA

SENJA KU TAK SAMA
KENANGAN


__ADS_3

*****Jakarta, 01 Juli 2000.


Dibalik jendela kayu terlihat asap rokok yang beterbangan, pemuda itu duduk di bangku kayu reot di ruang tamu sambil menikmati secangkir teh manis di temani rintik hujan, ia begitu menikmati suasana itu.


tiba - tiba dikagetkan suara wanita paruh baya pemilik Kost-kostan yang Bagus tempati.


"Nak Bagus, Ada telpon untukmu " kata Ibu Kost


"Maaf bu.. dari siapa ya?" tanya Bagus dengan sopan


" seorang gadis, mmm... lbu lupa tanya tadi, sepertinya penting " jelas Ibu Kost


" Baik bu, Terima kasih" jawab Bagus dan segera bergegas menuju telepon.


" Hallo... " ucap Bagus


" Hi... Bagus apa kabarmu?" tanya gadis itu


sejenak Bagus terdiam seribu bahasa, Suara ini sepertinya tidak asing baginya, Lama ia terdiam


" Hei.... Bagus!! ko' diam aja..., Kamu nggak suka ya aku telpon kamu " tanya gadis itu dengan nada kecewa


ya, Ini suara tak asing lagi, Ini suara Angel


" Ada perlu apa? " tanya Bagus dengan cuek


" Bagus.., ko' kamu ketus banget..? kamu masih marah sama aku ? aku menelponmu untuk berusaha minta maaf sama kamu" jelas Angel dengan nada memelas.


" Aku sudah memaafkanmu..! , Jika hanya itu yang kamu bicarakan, Aku sedang sibuk " Jawab Bagus dengan kesal


" Tapi Gus.." cetus Angel


Tut... Tut... Tut... , Telpon segera Bagus tutup rasanya sesak di dada. Lama bagus berdiri di pojok ruangan dengan memegang gagang telpon yang ia tutup


" Sialan... kenapa harus dia yang menelepon, Sudah cukup lama menghindar tapi kenapa dia masih saja mengganngu " gumam Bagus dalam hati


kemudian ia meninggalkan pojok ruangan dan melanjutkan menikmati rintik hujan turun.


Angel merupakan mantan kekasih Bagus saat SMA dulu ia meninggalkan bagus lantaran hanya masalah yang tak jelas tapi yang dirasakan Bagus sakit yang teramat sakit, bagaimana tidak ia sangat mencintai Angel namun cintanya di khianati.


" Kenapa dia menghubungiku? dan bagaimana dia tau nomor telepon rumah ini " Gerutu Bagus


Ketika Bagus merenung tiba-tiba ia teringat kenangan masa lalunya bersama Angel, meskipun Bagus menyimpan kekecewaan yang amat sakit tapi di dalam lubuk hatinya masih tersimpan rasa rindu saat bersama Angel, Sudah 2 tahun terakhir Bagus tidak berkomunikasi dengan Angel. Bagus berusaha untuk menghapus memori kenangan indahnya bersama Angel namun masih tetap melekat.


" Hmmm.... Gagal Move On " Bagus menarik napas panjang sambil senyum kecut


" kenapa kamu datang disaat aku belum bisa menghilangkan kamu dari otakku" gumam Bagus

__ADS_1


Tiba-tiba terdengar suara motor menuju kost dan lalu bertengger di depan teras rumah.


" Gus, bantuin dong bengong aja lu kayak manekin di butik mpok ipeh " Teriak Tono dari luar


" Bantuin angkat aquarium ini dong, Berat tau "


ajak Tono


" Iyaa... Iya... mau pelihara ikan apa lagi ton? gede banget aquariumnya " tanya Bagus keheranan


" ikan ****** lah " jawab Tono dengan santainya


" Buset Gede amat Ton, hahahahaha. katamu mau pelihara ikan Koki biar sama kayak anaknya bu fatimah" Oceh Bagus sambil cekikikan


" sekarang beda gus, kemaren kata bu fatimah si Zaza lagi demen piara ikan ******, yaah... doain napa temen lagi usaha dapetin ati anak ibu kost " Jelas Tono kegirangan


" Pantesan tugas kuliah belum kelar-kelar juga rupanya ada sang pangeran kodok lagi ngejar cintanya Ratu ****** " olok Bagus


" namanya usaha Gus,... pelan-pelan gus turunin aquariumnya (sambil menahan aquariumnya), nah.. beres cakep dah..!! eh.., Gus tapi keren juga ye.. kalo di buatin judul FTV Cinta ratu ****** kesenggol Pangeran Kodok " kata Tono dengan bangga


"Iya.. bagus, tapi kalau di tonton dedemit.. udah ah... mau ngerjain tugas kuliah" jawab Bagus


tiba-tiba Anak ibu kost menghampiri mereka


" Eh... kak Bagus..." kata Zaza malu-malu


" ujan-ujan gini Zaza mau ngapain kesini? " tanya Tono kegirangan


" Zaza mau ngambil aquarium kak, untuk ikan Zaza" jawab Zaza cengengesan


" Wahhhhh.... Zaza mau pelihara ikan apa? Kakak Tono Bantuin ya" tawar Tono sambil mengisyaratkan Bagus jangan mengganggunya yang Sedang usaha PDKT sama wanita incarannya.


"Za....! Hati-hati kalo ada kucing garong nubruk kamu pukul aja pakai teplon di dapur" teriak Bagus sambil tertawa


" Hust....." Sambung Tono


Zaza merupakan anak semata wayang Ibu Fatimah pemilik Kost yang di tempati Bagus dan teman-temannya, Zaza sangat cantik, imut, baik hati dan ramah tetapi dia agak sedikit tomboy dan suka manjat pohon.


****


Cklek.. Breg...


Bagus segera menutup pintu kamarnya, ia masih penasaran dari mana Angel mendapatkan nomor Kostnya.. Ah... persetan siapa dan dari mana ia mendapatkan setidaknya ia sudah merasa sedikit lega Angel berusaha meminta maaf meskipun sebenarnya ia sangat senang Angel mencoba berkomunikasi setelah 2 tahun tidak mendengar suara indahnya. tiba-tiba dengan sendirinya Bagus mengingat setiap detail masa lalunya


"Gus, hari ini kita mau jalan-jalan kemana?" aku pengen ngabisin waktu berdua sama kamu" Tanya Angel sambil membenarkan helmnya


" kemana ya? mmmmm.... gimana kalau kita ke alun-alun kota dan makan mie ayam kesukaanmu" Tawar Bagus "Enak loooh, Kamu pasti suka" Jelas Bagus

__ADS_1


"Emmm ya udah boleh deh!, tapi kamu yang traktir ya" Goda Angel sambil memasangkan Helm ke Bagus


"Siap tuan putri...." Jawab Bagus bahagia


dengan motor Bututnya mereka berdua segera menuju penjual mie ayam. Sepanjang jalan mereka


canda tawa mereka suguhkan kepada pengendara jalan raya panas matahari pun tak mereka hiraukan


" Nah... kita sudah sampai" Cetus Bagus


" Kamu sering kesini?" Tanya Angel


" Nggak juga sih,cuma.... pemilik Mie Ayam ini tetangga aku... tapi emng beneran enak ko', udah... ayo... masuk.." ajak Bagus


Setelah mereka masuk dan memesan dua mangkuk Mie ayam special sembari mereka menunggu mereka berbincang layaknya sepasang kekasih yang sedang di mabuk cinta..


" Gus... Aku ada pertanyaan untuk kamu" ucap Angel


" Ya.. katakan" jawab Bagus


" Kamu nanti kuliah dimana setelah kita lulus..?" tanya Angel


" Entahlah belum terpikirkan, setidaknya aku tidak akan memberatkan kedua orang tua ku " jawab Bagus


" Sejujurnya aku nggak mau jauh dari kamu " ungkap Angel


Bagus hanya terdiam, dia terlalu bingung untuk memilih melanjutkan pendidikan atau tidak di karenakan perekonomian Bagus sangatlah serba berkecukupan, ia hanya mengandalkan beasiswa dari sekolah, beda dengan Angel hidup dari keluarga yang serba berkecukupan mau sekolah dimanapun tinggal pilih pergi sekolahpun selalu diantarkan oleh supir pribadi.


******


tiba-tiba keheningan pecah


" Maaf mas lama nungguin ya... Silahkan dinikmati mas.. mbak.." ucap Pramusaji


"Oh... iya mas... Terima kasih mas" Ucap bagus senyum


"Mas Bagus... Pacarnya ya mas? Ayu tenan mas..." ledek pramusaji


"hehee... Ah... mas tarjo bisa aja mas...." tawa Bagus sambil menepuk lengan pramusaji itu


" Selamat menikmati yo mas ,saya kebelakang dulu " ucap pramusaji itu


" Waw... baunya enak banget.. harum... kayaknya lezat ya Gus..." ucap Angel penasaran..


"Coba kamu makan baksonya pasti enak banget" kata Bagus menyarankan


kemudian Angel melahap mie ayam itu dengan kegirangan, seperti baru merasakan makanan terenak di dunia saja. sembari makan lalu Angel melontarkan pertanyaan lagi.

__ADS_1


" Gus kamu tu sayang nggak sih sama aku...?"


__ADS_2