Serba salah

Serba salah
Hilangnya kepercayaan


__ADS_3

waktu sudah menunjukan jam 9 malam, "saya rasa sudah waktunya saya pulang" gumam Ratna dalam hati. setelah seharian penuh menjalankan usaha londrinya yang sedang ramai pengunjung akhirnya Ratna bisa istirahat juga untuk melepaskan penatnya bekerja.


Ratna pun menutup tokonya sendiri karena karyawan sudah pulang dari jam 5 sore.


Ratna membawa motor sendiri supaya bisa cepat sampai di rumah, dengan keadaan lelah dan lapar akhirnya ratna sampai di rumah.


"Assalamualaikum" ucap ratna


"Waalaikumsalam" Ibu mertua Ratna menjawab. ya, Ratna tinggal bersama Ibu mertua, suami dan anak-anak.


"Baru pulang Rat", Ibu mertua bertanya.


"Eh iya bu, maaf kemalaman". Ratna menjawab.


" ya sudah buruan kamu bersih-bersih sebab dede dari tadi nangis terus". Ibu berkata.


Ratna masih punya anak bayi usia 1 tahun.


" iya bu, saya mandi dulu ya bu". ucap ratna


setelah selesai bersih-bersih, Ratna langsung memberikan Asi, walaupun perut sudah merasa lapar sekali. Ratna memang sering sekali telat makan karena kerjaan di londri yang banyak mengharuskan Ratna turun tangan langsung untuk menyelesaikan, karena kalau harus tambah karyawan lagi, menurut Ratna keuntungannya akan berkurang sebab saat itu sedang banyak pengeluaran dalam rumah tangganya.


biarlah Ratna bekerja keras yang penting kebutuhan tercukupi, sebab semua kebutuhan rumah tangganya hanya mengandalkan dari pendapatan londri yang saat ini Ratna kelola.


"Alhamdulillah, bisa istirahat juga" Ratna berkata dalam hati. Tiba-tiba gawai Ratna berbunyi,


'Kring'


'Kring'


'Kring'


" Hallo, maaf dengan siapa ya?" Ratna berkata.


" ya hallo mba, maaf saya suami nya dewi. apa dewinya sudah pulang mba, sekarang saya sudah di depan toko mba tapi sudah tutup dan dewi belum sampai rumah". ucap Dani suami dewi.


"oh, sudah pulang kok dari tadi sore. memangnya belum sampai rumah ya?" ucap ratna.


"belum mba, makanya saya jemput mba". ucap Dani.

__ADS_1


"sebentar saya cek ke toko cabang ya" ucap ratna.


"ok mba, terima kasih" jawab Dani.


"Assalamualaikum yah, yah di sana ada dewi tidak? sebab suami nya bilang dewi belum sampai rumah dan kebetulan suami nya jemput dan sudah di depan toko saya". ratna bertanya kepada suaminya.


"Waalaikumsalam, iya tadi dia ke sini sama teman- temannya habis makan bakso pakde".


ucap Raka.


Raka adalah suami ratna usianya hanya beda sedikit dengan ratna, mereka bertemu saat mereka masih sama-sama kerja di sebuah perusahaan swasta yang bergerak di bidang networking.


"o begitu, tapi sekarang dia sudah pulang belum yah". ucap ratna


"sudah pulang tadi sama temannya". ucap raka


kemudian Ratna menghubungi suaminya Dewi.


" Hallo mas, Dewinya tadi makan bakso dulu di pakde habis itu langsung pulang di antar temannya mas". ratna coba menjelaskan ke dani


" o iya mba, terima kasih infonya ini dewinya baru sampai". jawab Dani.


Keesokan harinya,


seperti biasa Ratna memulai harinya yang sangat padat melebihi jadwal artis terkenal.


sudah jam 5 pagi, Ratna mandi dan sholat shubuh setelah itu Ratna membuatkan sarapan untuk anak-anak kemudian Ratna memandikan anaknya yang masih bayi. setelah itu anaknya yang besar bersiap berangkat sekolah dasar yang terletak dekat dengan toko londri, kebetulan jarak dari rumah Ratna ke toko londri agak jauh sehingga anak-anak berangkat sekolah harus di antar jemput, saat ini Ratna sudah di karuniai 3 orang anak, yang pertama sudah sekolah dasar yang kedua baru masuk ke TK dan yang ketiga masih balita. Letak sekolah kedua anaknya dekat dengan toko londri.


setelah memandikan anaknya, Ratna bersiap untuk berangkat ke londri sekalian mengantar anaknya yang kedua untuk berangkat sekolah TK. karena jadwal masuk yang berbeda sehingga mengharuskan Ratna yang mengantar anaknya yang kedua.


setelah selesai mengantar anaknya, Ratna langsung menuju ke toko londri nya.


seperti biasa kegiatan pertama yang di lakukan Ratna adalah beres-beres toko londri sebelum toko buka untuk umum, ya walaupun ada karyawan di toko tapi tetap saja Ratna turun tangan untuk mengerjakan semuanya. kemudian jika semuanya sudah rapi, karyawan bisa langsung mengambil tugasnya masing-masing itupun harus di atur sama Ratna supaya semuanya selesai tepat waktu.


Tugas sudah di bagikan ke karyawan, sekarang yang di lakukan Ratna adalah mengecek pembukuan terlebih dahulu untuk mengetahui perkembangan toko. setalah semuanya selesai di catat Ratna membantu bagian mencuci, jika cucian sudah masuk mesin Ratna duduk sebentar sambil menunggu karena di rasa pinggang tidak bisa kompromi, sakit sekali yang di rasakan Ratna tapi Ratna masih bisa tahan sebab semangat dalam hatinya untuk menjalankan usahanya supaya bisa terus ramai dan meningkat.


saat sedang duduk, karyawan Ratna bernama Imas mendekat dan bertanya,


"mba Ratna, semalam dewi pulangnya kok minta di antar Bapak ya (suami Ratna) dan pulangnya lewat jalur yang beda. Apa mba Ratna yang suruh sebab waktu berangkat ke kedai bakso pakde itu bareng sama saya bonceng tiga naik motor sama bu laras".

__ADS_1


"yang bener mba Imas, sebab semalam saya tanya suami saya bilang katanya pulang bareng mba setelah makan bakso, mba jangan fitnah mba, fitnah itu dosa lho". ucap ratna.


"bener mba saya gak bohong, buat apa saya bohongin mba justru saya tanya ke mba itu karena bingung kok dia minta pulang bareng bapak". ucap imas.


"dia yang minta di antar bapak atau bapak yang mau anter dewi?". Ratna bertanya


"duh saya gak tau pastinya, cuma saya bingung ke dewi, padahal saya udah bilang pulang bareng saya aja, tapi dewi gak mau". jawab imas


"oh ya sudah terima kasih infonya, biar coba saya pastiin ke suami saya. mudah-mudahan bukan fitnah ya mba". ucap ratna.


"eh tapi kalau bukan fitnah berarti bener dong kalau suami saya antar pulang si dewi, tapi buat apa suami saya bohongin saya karena semalam dia bilang kalau dewi itu pulang bareng temennya". Ratna bermonolog dalam hatinya.


kemudian Ratna langsung menghubungi suaminya.


Tuut


Tuut


Tuttuut


"Hallo" suami Ratna mengangkat gawainya.


"Hallo yah, saya mau tanya semalam kan ayah bilang kalau dewi itu pulang bareng temen, tapi di sini mba Imas kasih tau saya kalau dewi itu pulangnya di antar sama ayah. ini yang bener yang mana yah?". ucap ratna.


Ayah adalah panggilan Ratna kepada suami nya untuk memberi contoh sama anak-anaknya. .


"Ah si Imas ini suka aneh-aneh aja ceritanya, sudahlah kamu gak usah urusin Imas sama dewi gak usah repot-repot. kamu udah makan belum?". ucapnya panjang lebar gak nyambung.


"lho ayah tinggal jawab aja, memangnya kenapa sih ayah kok aku jadi bingung yah kenapa Imas bilang dewi itu pulangnya minta di anter sama kamu?". nada suara Ratna sudah mulai emosi karena Ratna sudah mencium kebohongan.


"Maksud saya yah, kenapa si Imas itu fitnah kamu, terus sebenarnya itu yang bohong imas atau kamu. tolong tinggal jujur aja saya gak apa-apa yah". ucap ratna lagi.


"iya bun, saya memang mengantar dewi pulang'. ucap raka.


Bunda adalah panggilan untuk ratna supaya anak-anak terbiasa mengikutinya.


"terus kenapa semalam harus bohong, memangnya kalau bilang saja apa susahnya toh memang selama ini kan memang dewi juga di antar sama kamu kalau pagi". ucap ratna.


rumah dewi memang tidak jauh dari rumah Ratna, dewi yang datang ke rumah Ratna untuk minta kerjaan tapi karena jarak rumah dewi ke londri jauh dan dia tidak punya kendaraan jadi tiap pagi dewi berangkat bareng suami ratna. supaya bisa datang lebih awal ke toko karena ratna berangkatnya sekalian antar anak ratna yang sekolah TK.

__ADS_1


__ADS_2