
...H...
...a...
...p...
...p...
...y...
...Reading...
.......
.......
.......
...chapter-12...
...____________________...
Tidak lama, aku melihat lima orang yang tidak asing bagiku, saat sudah dekat aku langsung memeluk mamaku
Eisya kaget begitu mendapatkan pelukan anak keempatnya yang sudah cukup lama tidak dilihatnya
"mah, aku kangen"
ujar elang mendekapnya semakin erat
"ihh, kamu ini seperti anak kecil tau tidak, lihat adikmu sampai bengong melihatmu"
ucap Eisya, yaitu sang mama sambil menunjuk dua anak perempuan berumur sekitar 7 tahunan, yang tidak lain adalah Ella dan rea, dan untuk Aksa, Alesa, dan Asela hanya geleng geleng
elang hanya cengengesan, lalu dia menarik rea" mah ini namanya reavy Asyari, ehmm... boleh tidak mengadopsi nya sebagai adikku?"
tanya elang dengan hati-hati pada sang mamah, Eisya yang sudah sedikit curiga pada gadis kecil bernama rea ini sejak awal tidak terlalu kaget
"hah! dasar kamu ini, padahal Ella saja, mama rasa cukup deh,tapi ya apa boleh buat,huffff"
jawab Eisya tak berdaya pada salah satu anaknya ini
"jadi, knp kamu menyuruh kami pindah kesini?"
__ADS_1
kini giliran Aksa bersuara, setelah cukup lama menatap rea lekat
"kenalan dulu lah, kasihan tuh dia dianggurin"
ujar Ella kesal pada kakaknya satu itu
"Hai!, aku Ella Zianera, salam kenal saudari baru"
kenal Ella pada rea dengan senyum mengembang
'Saudari baru, ehm.. apakah sering ada orang baru ya dikeluarga mereka?'
batin rea
ah
"salam kenal juga, aku Reavy Asyari, panggil aja rea"
balas rea menunjukkan senyum canggung
pukk!!
"saudari baru apaan ege, hai aku Asela, kembar adikan, dia Alesa, kembar kakak, dan terakhir itu Aksa, kulkas seribu pintu"
"sama aja sih,Aksa dan Alesa,sama sama kulkas,jadi jangan dihiraukan"
bisik Asela melanjutkan perkenalannya
"anak manis kemari"
panggil Eisya pada rea
setelah rea berada dijangkauan Eisya, Eisya tersenyum dan berkata" aku Eisya Viara, panggilnya mamah, oke!"
ujarnya lembut sembari mengusap pelan kepala rea
"mamah"
ucap rea malu malu
"bagus, dan panggil mereka kakak dan mbak, dan untuk Ella, karena seperti nya kalian seumuran, maka putuskan sendiri"
ucap Eisya melanjutkan
__ADS_1
"baik mah"
jawab rea malu malu, dia juga masih belum terbiasa dan juga risih pada tatapan Alesa dan Aksa
elang juga kesal pada kedua orang saudara dan saudarinya itu, tapi tidak bisa disalahkan karena ya memang tatapan nya begitu bukan karena tidak suka
lalu setelah perkenalan singkat itu, elang membawa keluarganya kevilla miliknya, villa Boulevard no 1 yang dia dapatkan dari System
setelah mengantar keluarganya kevilla untuk berberes, elang langsung pergi bersama Aksa untuk ketempat yang dijanjikan
sesampainya ditempat yang dituju, mereka berdua memasuki sebuah gedung yang sangat mewah, bertuliskan Pt.Abraham Inves, yang baru berdiri 2 hari lalu
"Abraham?, mengapa?"
tanya Aksa bingung pada nama perusahaan yang dipilih adiknya
"entahlah, aku hanya merasa akrab dengan nama belakang ini"
jawab elang juga bingung
huff!!
"baiklah, jadi apa?"
tanya Aksa lagi, tentang maksud adiknya
"aku ingin kakak menjalankan perusahaan ini, aku tidak bisa karena harus fokus pada sekolahku"
jawab elang, dan disambut oleh mata melotot Aksa
"serius, tapi aku tidak yakin akan bisa"
ucap Aksa merendah, bagaimanapun yang mendirikan adalah adiknya
"aku memang berniat untuk mambangun perusahaan untukmu, dan soal keamanan, aku juga mendapatkan organisasi yang bisa menjaga keluarga kita"
terus elang dan langsung pergi dari situ meninggalkan kakaknya yang membeli tidak percaya
ting'
'kak, nanti akan ada yang datang menjelaskan padamu lebih detail lagi'
to be continued-->
__ADS_1