Sistem Kekayaan

Sistem Kekayaan
System kekayaan-27


__ADS_3

...Happy Reading...


.......


.......


.......


...Chapter -27...


..._______________...


Tokk!...Tokk!...Tokk!.


"elang!"


panggil Aksa dari luar kamarnya, elang yang mendengar panggilan Aksa beranjak untuk membuka pintu


didepan pintu,Aksa melihat adiknya menatapnya bertanya, tadinya dia sedikit khawatir tapi melihat adiknya terlihat tidak apa apa dia lega


"ada apa?"


tanya elang mengerinyit aneh menatap Aksa yang dari awal dia membuka pintu hanya diam, Aksa merespon dengan gelengan


"jadi ada apa manggil?"


kini elang mulai malas dengan kakaknya yang tidak jelas ini, Aksa yang mendapatkan pertanyaan begitu mulai sadar,sedari awal dia hanya fokus pada fikirannya tentang tanggapan elang akan cerita tadi, sehingga tidak fokus pada sekitarnya


"Lo mau gimana setelah mendengar cerita tadi?"


tanya Aksa, dia tidak akan bertanya soal apapun yang melibatkan emosi untuk sekarang,tapi dia sedikit bingung mengapa adiknya begitu tenang mendengar cerita seperti dongeng tersebut


"gue mau nyelamatin ayah keknya"


jawab elang enteng, Aksa yang mendengar itu hanya menghela nafas

__ADS_1


"ngomong sih mudah, cincin untuk kesana kan tidak ada"


ucap Aksa, elang yang mendengar ucapan Aksa mangut mangut,Yap Aksa benar, tapi kan ada sistem ditangannya jadi mungkin dia benar benar bisa membuat replika cincin tersebut


setelah pembicaraan singkat itu, mereka berdua kembali istirahat diruangan masing masing, Sian dan zeon juga sudah pulang kerumah masing masing, hari ini adalah hari yang sangat panjang


 


 


keesokan paginya, di SMA Jayatrita elang dicegat oleh Sian and the geng, eh sepertinya salah gio and the geng, karena Sian tidak ada disana


"Lo siapa?"


tanya gio pada elang, nada waspada terasa pada setiap katanya


"bukan siapa siapa, udah Lo kasih bukan sama kakak Lo?"


tanya balik elang setelah menjawab pertanyaan gio, gio yang mendengar ucapan elang sedikit marah


tanya gio tidak peduli pada pertanyaannya elang, elang sudah mendapat jawabannya sendiri dari pernyataan gio, dan tanpa peduli melewati gio tidak menggubris pertanyaan nya


dikelas elang masih menjadi pusat perhatian, kini bahkan mereka tidak ragu untuk menggoda elang, karena risih elang hanya pura pura tidur


tapi tanpa elang tahu, diluar dekat parkiran ada yang sedang mencarinya


"tuan muda, ada apa anda datang kesekolah kecil ini?"


tanya seorang pria paruh baya yang terlihat menghormati pemuda yang dipanggil tuan muda tadi


"aku mencari kenalan, tidak tahu dia ada disini atau tidak"


jawabnya masih santai,dia sedang melihat area parkiran mencari mobil orang yang dicarinya


"tidak ada mobil,apakah dia naik kendaraan umum,atau tidak datang?"

__ADS_1


gumamnya melanjutkan


"tuan muda bisa menelponnya,atau beritahu saya nama orang nya,selagi saya memanggil tuan bisa duduk dan minum teh diruangan kecil saya"


ucap pria paruh baya itu lagi,dia sangat khawatir tuan muda keluarga kaya ini tidak puas akan pelayanannya


"tidak usah, aku hanya ingin menitip bingkisan kecil padanya, dan namanya Langit kalau tidak salah"


ucapnya,dia berkata begitu adalah kode untuk mencari orang bernama langit yang dimaksud


"hei, cari murid atau guru yang bernama langit,cepat"


perintah nya pada salah satu guru disana, pria paruh baya tersebut adalah kepala sekolah dari Jayatrita high school


"baik pak!"


ucap guru jangkung yang ada dibelakang pria paruh baya tersebut


"tidak usah buru buru pak Bowo, saya bisa santai menunggu"


ucap pemuda tersebut,dia cukup sopan walau keluarganya sangat terkenal, dia tidak terlalu peduli pada status orang lain dan dirinya


kembali kesisi elang, Sian mendatangi kursi elang, menatap elang yang tengah tiduran dimeja, dalam beberapa waktu ini elang memang lebih malas dari biasanya,apalagi kemarin


elang yang menyadari ada yang menatapnya,balik menatap elang bertanya


"ada apa?"


tanya elang, Sian langsung medudukan dirinya pada kursi depan elang


"katanya tadi malam mau ngejelasin tentang semua ini!"


jawabnya, ya kemarin bukankah elang menyuruhnya untuk datang guna menjelaskan semua yang terjadi mendadak ini,tapi karena mama elang dia lupa tujuannya hingga sampailah kejadian elang kesakitan, dan kini dia menagih penjelasan yang dijanjikan


elang mendengar jawaban Sian segera mengingat kembali,dia memang ada menyuruh Sian datang kerumahnya,tujuannya bukan hanya menjelaskannya tapi ada juga yang ingin dia lalukan dengan bantuan sian

__ADS_1


__ADS_2