
...H...
...a...
...p...
...p...
...y...
...Reading...
.......
.......
.......
...Chapter-24...
..._________________...
[Tidak ada host, tapi hadiah dari misi misi yang host selesaikan belum dibuka]
eh!
"Aku melupakan hadiahnya"
ucap elang menggaruk belakang kepalanya yang tidak gatal
elang turun dan melihat Sian sedang mengobrol ria dengan mamanya, zeon yang terus menerus digoda oleh Asela, Alesa dan Revan yang tengah mojok,tidak lupa kedua adiknya yang tengah menonton sambil makan cemilan
elang mengerinyit,tidak biasanya keluarganya ini berkumpul semua,sampai lengkap kecuali dia dan Aksa
tidak berfikir panjang elang turun, dia berjalan melewati semua orang menuju dapur, dia tidak ambil pusing lagi soal lainnya, karena dia sedang memikirkan balas dendam terbaik untuk 4 orang pembullynya,tapi masalahnya siap saja,sistem tidak memberitahu detail tentang orang yang harus ia balas
cukup lama berfikir,elang memutuskan untuk balas dendam pada gio,kori,Seno,dan Rayhan, dengan cara balas dendam yang sudah terfikirkan baik diotaknya
elang tersenyum aneh saat memikirkan cara balas dendamnya, Sian yang sudah disampingnya menatap ngeri kearah elang,sewaktu kecil elang bukanlah anak pendiam dan penurut,dia jahil dan nakal,pernah suatu ketika Sian melihat elang tersenyum aneh dan salah satu anak yang merupakan pengganggu anak anak baik disana babak belur dan tidak berani mengganggu lagi
Sian kini berfikir apa yang tengah direncanakan elang,dan siapa korbannya,tapi dia menyingkirkan fikirannnya
puk!!
pundak elang ditepuk pelan untuk meminta perhatian sang pemilik pundak, elang menghentikan fikiran nya dan menoleh pada Sian
"ada apa?"
tanya elang singkat, Sian tidak menggubris pertanyaan elang dan memilih duduk disampingnya
elang yang pertanyaan nya tidak digubris memilih diam, untuk beberapa saat mereka diam diaman,elang sudah terbiasa dengan situasi ini tapi tidak dengan Sian,dia tengah bergelut sama fikirannnya tentang topik yang bagus untuk mengobrol
"Kenapa lo bisa tau?,kalau gue..."
tanya Sian terpotong
"Gue yang ngasih tau,kalau ga mah ga bakalan tau dia"
bukan elang yang memotong,tapi Aksa ,dia baru datang untuk membuat kopi
__ADS_1
elang dan Sian menatap Aksa, Aksa yang ditatap begitu hanya mengelos tidak peduli dan melanjutkan kegiatannya
sedangkan elang, malah mengambil handphone nya, dia beranjak dari situ menuju kulkas
dia kembali dengan dua gelas sirup stroberi segar, dia tidak terlalu menyukai rasa ini tapi Sian sangat suka,itulah mengapa dia membuatnya
Sian yang melihat minuman kesukaannya langsung menyantap Tanpa pamit,Aksa tertawa kecil begitupun dengan elang
"sistem!"
panggil elang
[ya host?]
'bisakah aku membeli keterampilan?'
batin elang bertanya pada sistem
[bisa host,tapi sebaiknya host membuka hadiah dulu, mungkin ada keterampilan yang host mau]
balas sistem, elang yang mendengar nya mengganggu membenarkan
'sistem,buka semua hadiah yang kudapat'
[host membuka kotak kejutan,kotak hitam]
-kenaikan sistem
-point 10.000
-mata 9 rupa
-topeng pengubah wujud
-point 5.000
-$1.000.000.000
-pil kelahiran kembali
-1 tiket kenaikan keterampilan
[host telah menyelesaikan misi mendapatkan]
-keterampilan kebohongan yang nyata
-Rahasia terbongkar
hah!
"banyak sekali!,baiklah sistem perlihatkan statusku"
ucap elang pada sistem
[Status]
[Nama: Elangit Zuantra ?]
[Umur:16]
__ADS_1
[Kondisi:Sehat]
[Kekuatan:30/40]
[Kelincahan:30/40]
[Pertahanan:30/40]
[Kepintaran:30/40]
[Kecepatan:30/40]
[Kharisma:30/40]
[Point:22.489]
[NS:78]
[NS hanya bisa digunakan sampai level System mencapai level 3, seterusnya host diharuskan mengasahnya sendiri]
[Saldo:$4.500.000.000](4,5 milliar dollar)
[Keterampilan]
-Dewa Obat
- MTK (granmaster)↑
-Dewa IT
-Dewa balap
-Dewa Bisnis
-mata 9 rupa(belum dipasang)
-memasak(granmaster)
-kebohongan yang nyata(-)
[inventory]
-Voucher apa saja(3)
-topeng pengubah wujud
-pil kelahiran kembali (tidak bisa diberi)
-tiket kenaikan keterampilan (1)
-rahasia terbongkar (Story)
[Shop>]
[Misi>]
[System>2]{↑}
>
__ADS_1
"jakpot yang tidak tanggung tanggung memang!"