Sistem Kekayaan

Sistem Kekayaan
System kekayaan-30


__ADS_3

"Aku kesini ada urusan dengan kalian"Ucap Elang datar, dia tidak peduli akan ancaman Seno dan Rayhan padanya


Seno tidak ingin melawan Elang karena rumor bahwa Elang anak dari keluarga tersembunyi apalagi Seno yang keluarga nya biasanya dibantu oleh keluarga Noval dan karena sedikit kesalahan kehilangan dukungan itu


"Oh, apa karena rumor bahwa kau anak dari keluarga tersembunyi kau jadi berani sekarang?" Ucap Rayhan dengan senyum sinis terpampang diwajahnya


Elang yang mendengar itu hanya menghela nafas, Namun dengan malas maju mendekati Seno dan Rayhan


"bukan kah keluarga kalian sebentar lagi bangkrut huh?"ucap Elang dengan nada bertanya, membuat Seno dan Elang melotot tidak percaya


Seno dengan mata bergetar memandangnya takut, Elang tersenyum sinis, Elang tahu Seno sangat pengecut berbeda dengan reaksi Rayhan yang menahan amarahnya


"Apa maksudmu bajingan?"ucap Rayhan menahan emosi, ada juga tersirat rasa takut didalam nadanya


"Heh, kau tahu aku tidak suka balas dendam fisik, jadi bagaimana dengan balas dendam ini, tidak keren sih tapi aku puas"Ucap Elang, senyumnya mengembang polos


Elang tidak ingin memukul mereka, dia lebih suka mereka merasakan apa yang mereka hina darinya, caranya?, tentu saja membuat keluarga mereka jatuh miskin


kemarin


"Eumm, mungkin Noval bakal bantuin kalian kalau kalian jujur, apalagi kau Sean, jujurlah tentang Cynthia"Ucap Elang lagi, dia benar benar mengucapkan kata yang panjang beberapa kali hingga membuatnya lelah


lalu dengan santai Elang pergi dari sana, tapi pundaknya ditahan, Ekor mata elang menatap pukulan yang akan datang mengenainya, dengan sigap menghalau dan memutar tangan yang hendak memukulnya tadi


arkhh!


"lepasin brengsek!"Ronta Rayhan saat sangat ya diputar kebelakang oleh Elang, elang dengan polosnya melepaskan tangan Rayhan yang membuatnya terjatuh mencium tanah


elang menatap tajam lalu tersenyum tipis, dia kembali berjalan santai dibawah tatapan dua orang yang menatapnya benci


ditengah perjalanannya menuju kelas Elang melihat Noval dan Cynthia, namun tanpa peduli tetap melangkah menuju kelasnya


"Lang!" panggilan yang memanggil namanya membuat Elang menoleh dan mendapati Noval melambaikan tangannya dan Cynthia yang tersenyum kearahnya

__ADS_1


tidak mendapati respon apapun dari Elang, Noval akhirnya yang menghampirinya lalu menariknya menuju kearah Cynthia


"Hai Elang!"Sama Cynthia dengan ramah beserta senyum lembutnya, Elang pernah menolongnya dan sempat berkenalan, itulah mengapa dia tahu nama Elang


"Hai!" balas elang seadanya, dari awal rumor kalau Cynthia adalah bunga sekolah Elang sudah tidak ingin terlibat dengannya yang akan selalu jadi rebutan apalagi rebutan anak anak kaya, bisa jadi masalah untuknya


tapi sekarang Elang sudah menjadi anak kaya itu juga, tidak dia adalah orang kaya itu sendiri, namun dia tetap tidak tertarik berurusan pada gadis itu


"ada apa?"tanya Elang pada Noval, sedangkan Noval cengo karena Elang tampak cuek kearah Cynthia, namun dengan cepat dia langsung tersadar


"kau sibuk?"tanya Noval dan di tanggapi gelengan singkat oleh Elang


"papaku ingin mengundangmu makan malam, apakah bisa?"tanya Noval lagi, kini Elang tidak langsung menjawab, dia tampak berfikir


"ya, papaku juga ingin berkenalan denganmu, kau membantu perusahaan sahabatnya"Cynthia berkata Sebelum Elang menjawab


"Baiklah, aku tidak masalah"Elang menyetujui, menurutnya tidak masalah membangun relasi dengan orang orang kelas atas seperti keluarga Noval dan Cynthia


tetapi dimata Noval, Elang tertarik pada Cynthia, kalau iya Noval sepertinya tidak bisa berbuat apa apa selain menerima, dilihat olehnya pun sudah terlihat kalau keluarga elang lebih kuat darinya


Cynthia tahu kalau Noval menyukainya, begitupun sebaliknya, tapi dia tidak ingin menjelaskan hubungannya dulu karena papanya pasti akan membuat Noval kesulitan


"Nama elang sepertinya disekolah ini hanya milikku"ucap datar Elang membalas ucapan Cynthia, lalu pamit dan pergi


Elang tahu Noval sedikit cemburu, jadi dia tidak ingin berbuat lebih dan lebih memilih meninggalkan mereka saja


dikelas dia melihat Sian yang menatap Eka lembut, sedangkan Eka tidak peduli akan tatapan Sian dan fokus mengerjakan Pr nya, dia menatap malas kedua orang itu


sedangkan Sian dan Eka juga ditatap bingung oleh penghuni kelas, mereka berfikir apakah Eka dibully oleh Sian atau diancam mengerjakan PR nya, tetapi mereka tidak ada pr hari ini


bermacam macam spekulasi mengenai mengapa Eka dikelas mereka dan bersama Sian, namun Sian dan Eka sendiri tidak peduli dan fokus pada yang mereka lakukan sejak tadi


jika kalian bertanya mengapa mereka berani untuk bersama didepan publik, itu karena Sian sudah keluar dari gengnya Gio, dia bergabung karena tahu Elang suka dibully dulu dan ingin menyelamatkan Elang tanpa dilihat

__ADS_1


bukan tidak berani untuk membela secara langsung, tetapi sejak awal dia sudah mengejar siswi yang bernama Eka, dan tahu jika dia membela Elang secara terang terangan, dia akan kesulitan membagi fokus antara keduanya


{ngerti gak?, maksudnya gini, kalau misalnya Sian bela Elang terang-terangan, otomatis, Sian harus memperhatikan mereka berdua, tapi kalau Sian gabung ke gengnya Gio , Sian cuma perlu merhatiin Eka, karena pasti saat Elang ingin dibully, dia tahu, apalagi dia ketuanya saat itu}


"Yo Lang!"Sapa Sian saat matanya menatap Elang tidak sengaja, Elang membalasnya dengan dengusan kesal


mendengar nama Elang, Eka menoleh dan tersenyum lembut juga dibalas senyuman datar oleh Elang, terlalu tidak iklas senyumnya


"kenapa Lo, iri?, bilang boss"Ucap Sian kerkekeh juga berusaha melawak


"gak ada istilah boss iri sama karyawan, yang ada sebaliknya"balas Elang acuh tak acuh, Yap dia sedang iri, bagaimana bisa wajahnya yang diakuinya cukup tampan itu tidak ada yang mendekati


{Narsis!}


{lagian salah elu ego Lang, banyak yang mau sama Lo, caper sama Lo, Lo nya aja susah didekati, cuek, dingin, gak pedulian , sebenarnya sekelas Aksa, tapi aksa gak separah elu}


{sekarang aja lo baru tahu iri, kemana semua itu pas mereka caper Ama Lo egok, kok esmosi ya sama Elangit Zuantra MC novel sendiri}


"sayang, liat deh seorang Elang yang merupakan salah satu most wanted diSMA Antariksa iri liat kita" ucap Sian tidak peduli pada perkataan Elang, sedangkan Eka terkekeh kecil menatap Elang sedikit mengejek


yang dibicarakan hanya mendelik tajam menatap kedua orang itu dan mengelos tidak peduli


tanpa mereka sadari semua siswa dan siswi didalam kelas itu sudah kaget akan penuturan Sian pada Eka


"mereka pacaran?, kok bisa?,sejak kapan?, bagaimana ceritanya?" masing masing dari mereka punya fikiran yang berbeda dari bahasan yang sama


Sian juga salah satu most wanted diSMA Antariksa, namun dia tidak seterkenal Elang, dan Noval sehingga namanya tidak terlalu menonjol diantara cogan Antariksa high school lainnya


{karena sekolah kaya, otomatis cakep semua gess ya, banyak faktor yang bikin anak orkay tuh cakep gess, selain faktor alami juga faktor perawatan mahal, kalau elang tau lah hehe, mana mungkin faktor perawatan yak}


segini dulu weh, capek


akhirnya 20.000 kata gess, bisa lulus kontrak gak ya, mulai sekarang kata nya bakal 1000 an lebih deh kubuat, baru nyadar selama ini dikit banget kata per eps yang kubuat

__ADS_1


to be continued -->


__ADS_2