
...H...
...a...
...p...
...p...
...y...
...Reading...
.......
.......
.......
...Chapter-18...
..._______________...
gass ae lah,bomad batre low
Aksa dibuat bingung oleh adiknya, tapi dia membuka surat dari Rio
" bisakah kau menghubungi ku,saat tidak sibuk,aku ingin membicarakan sesuatu padamu direktur angkasa"
pesan yang tertulis dalam surat tersebut memang untuknya, Rio mendapatkan pesan dari ayahnya untuk mengajak kerja sama perusahaan investasi yang dijalankan oleh orang beranama angkasa Zuantra, yaitu teman sekelas sewaktu kuliah dulu
rio awalnya kaget bukan main, tapi dia takut semasa kuliah Aksa hanya low profil sepertinya,jadi dia tidak akan menganggap enteng ini
dan dia bahkan lebih terkejut, Aksa keluar dari mobil sport Bugatti Veyron yang memiliki harga ratusan miliar,yang itu bahkan lebih besar dari keuntungan perusahaan ayahnya
__ADS_1
saat didalam kotak,dia sedikit emosi karena Aksa dipermalukan, tapi semasa kuliah dia tahu bahwa Aksa bukan seseorang yang suka ada orang lain ikut campur masalahnya,sehingga Rio lebih memilih diam sebelum yang lain menghina Aksa keterlaluan
dan sampai akhirnya Aksa tidak menanggapi serius yang lainnya, Rio juga tidak peduli, saat Aksa bilang akan membayar semua dia juga tidak kaget, bahkan saat yang lain kaget dia sudah lebih bisa percaya pada identitas Aksa dan lebih memilih untuk mencari peluang bisnis dengannya
kembali pada Aksa, Aksa mendapatkan pesan dari Rio mengerinyit heran dan menatap kepergian elang
lalu matanya beralih pada 1 kertas yang terletak dimeja, melihatnya bahwa itu adalah coretan acak
Aksa semakin bingung, lalu dia teringat akan perusahaan yang ingin dibangunnya, dia memutuskan menghubungi nomer yang ada dikartu nama
"...."
suara diseberang
"aku Aksa,katemuan dialone coffe bisa?"
tanya Aksa setelah memperkenalkan diri pada lawan bicara
".…."
balasnya lalu mematikan sambungan, dia membawa mobil yang diberikan oleh elang,tidak itu lebih tepatnya dipinjam, elang selalu menyuruhnya mengganti dengan usaha,jadi terlihat semakin mirip boss dari pada adiknya
dia melakukan mobil sport Lamborghini Veneno yang garang dengan suara yang mendengung indah, membelah jalanan kota dengan kecepatan rata rata Aksa sampai dialone coffe
disisi elang, dia tengah mengerjakan tugas tugas yang menumpuk,
"System"
panggilnya
[ya host]
"apa kau ada ide,bagaimana aku menyingkirkan orang yang mengganggu disekolah?"
__ADS_1
tanya elang, sistem hanya tidak menanggapinya dan akhirnya elang pasrah pada sistemnya ini, dia sangat jarang mendapatkan misi sehingga dia sangat bosan jadi mencari kerjaan
[Host, Misi
Balas semua teman yang menbuli host, target 4
terbalas:0/4
hadiah: Bakat dewa hukum]
"ah misi,tunggu dewa hukum?, apa maksudnya itu?"
tanya elang penasaran dengan bakat dewa hukum,tapi mengapa langsung ketingkat dewa yaitu bakat dengan level max yang berlebih bisa mencapai tingkat dewa
[???]
heh!
"dasar, System selalu memberiku teka teki yang harus kupecah kan dulu baru terlihat jelas"
gumamnya melanjukan tugasnya, setelah selesai dia tidak mendapati kakaknya
'apa apaan, tidak bisakah dia menyelesaikan nya besok,padahal aku sengaja tidak perduli pada pertanyaannya agar dia istirahat terlebih dahulu, otaknya memang sangat cepat mengerti'
batin elang, lalu melanjutkan langkahnya menuju dapur mengambil air, tidak lama terdengar seruan mobil sport yang memasuki pagar rumah
untung kamar jauh dari halaman,kalau tidak bisa bisa mama akan sangat marah, apalagi mama tadi siang sedang bete fikirnya
elang malihat kakaknya dari jendela, lalu memasuki kamar bergegas istirahat,karena dia harus merurusan dengan preman sekolah, dan semua itu butuh tenaga
...…...............
gess sisanya lanjut besok malam, aku ada ujian besok pagi,mana MTK dan agama lagi
__ADS_1
aku tebus dah besok,tapi insya Allah deh,
to be continued-->