Sistem Kekayaan

Sistem Kekayaan
System kekayaan-15


__ADS_3

...H...


...a...


...p...


...p...


...y...


...reading...


.......


.......


.......


...chapter-15...


...________________...


sore hari,seperti yang dijanjikan elang dan Aksa pergi untuk bersiap siap datang kereuni malam nanti,walau cuma Aksa yang datang kereuni,elang juga harus menonton


elang pergi kemana pun, potong rambut, beli pakaian,sepatu,Jam tangan, serta lainnya, lalu pulang untuk berpamit sekalian mengambil mobil


kini mereka sudah sampai dihotel mariot, dengan kendaraan masing masing,dimana Aksa membawa mobil sport Bugatti Veyron milik elang karena paksaan dari elang, dan elang sendiri memakai taksi

__ADS_1


ini untuk kesan saja, kalau dia pergi bersama sang kakak, dan bertemu teman nya ,bisa saja mereka berasumsi kalau kakaknya itu minjam. dan mobil sport itu miliknya,walau itu benar


benar saja, saat diparkiran Aksa berpaspasan dengan salah satu teman cowonya saat membuka pintu mobilnya


teman nya yang melihat Aksa membawa Bugatti Veyron super sport terbelalak kaget, pacar dari temannya juga kaget dan jatuh hati pada Aksa, **** bagaimana tidak jatuh hati, sangat tampan dan ditambah turun dari mobil sport termahal yaitu Bugatti Veyron super sport


teman Aksa yang bernama Rio dan pacarnya Fina menghampiri Aksa


"angkasa?"


tanya Rio pelan takut salah orang, Aksa yang mendengar namanya dipanggil menoleh dan mendapati Rio menyapanya


oh


"hai Rio"


"kau beneran angkasa,siswa miskin dari jurusan yang sama dengan ku dulu?"


tanya Rio tidak sadar bahwa dia sedang menguak masalalu Aksa, sedangkan Aksa langsung memasang wajah jelek dan mendengus pergi


Rio yang menyadari kesalahannya langsung berkata maaf, lalu mereka masuk kedalam kamar yang dipesan ,semua itu tidak luput dari pandangan elang


didalam kamar, saat Aksa datang dia langsung ditatap kagum oleh kaum hawa dan ditatap horor oleh kaum Adam, dia yang merupakan pangeran kampus dulu tentu sering menjadi pusat perhatian,jadi sudah sedikit terbiasa


" angkasa, apa kabar?"


tanya salah satu lelaki gemuk menyapanya

__ADS_1


hm


"baik kok"


jawab Aksa singkat, Lelaki gemuk itu adalah teman sekamarnya yang sesekali membantunya dulu, jadi Aksa masih sedikit ramah padanya


keempat orang itu termasuk Rio dan Fina duduk disalah satu kursi, Aksa masih tetap yang paling menonjol, dengan setelan kaos turtleneck warna hitam dengan jas berwarna abu-abu dan skinny jeans hitam. Supaya penampilan Aksa makin kece, dia mengenakan aksesori sepatu sneakers tinggi dengan warna yang senada, rambutnya juga rapi


kesan Aksa saat masih kuliah dan sekarang sangat berbeda, kesan dewasa nya sangat terlihat sehingga nyaman dilihat, tanpa dia sadari banyak wanita didalam situ menatapnya kagum, bahkan untuk mengalihkan pandangan saja mereka tidak mau


Aksa hanya menghabiskan waktunya dengan handphone yang sudah diajari oleh elang cara pemakaian nya, sekitar 15 manit semua teman sekelas nya sudah hadir, dengan gaya masing masing


mengobrol, lalu memesan makanan, tak lama Randy yang selama ini banyak jadi pusat karena kemewahan yang dipakainya, kini bersuara


"bagaimana kabar pangeran kampus kita dulu, apakah tetap miskin dengan pakaian kumalnya, eh salah,lihat lah dia sekarang kaos turtleneck, Jas, dan jeans, sekarang dia tidak terlalu buruk bukan"


ucap Randy, dia tidak terlihat menghina, tapi semua yang disitu tahu bahwa itu hinaan, Aksa hanya menatap santai kearah mereka, berbeda dengan Rio yang sudah tahu akan super sport nya Aksa


"sudah lah guys, sudah sangat lama, mungkin Aksa kini sudah sukses"


lelaki bernama Alex kini bersuara, dia tidak kaya maupun miskin, jadi dia juga merasa terhina


"pelayan!


.............................


segini dulu, sampai jumpa besok, maaf gaje diepisode ini

__ADS_1


to be continued-->


__ADS_2