
oura lagi revisi ni novel gess, biar lebih enak bacanya, sekalian baca ulang agar bisa lanjut, jadi mungkin bakal singkat ye beberapa episode ini.
Happy reading
.
.
.
"Siapa tuan muda langit mu, aku hanya orang biasa dari desa" ucap elang santai, dia juga penasaran dengan panggilan tuan muda langit, kenapa dia
"Tuan muda, Anda adalah anak dari tuan Galang yang merupakan tuan kami dahulu"jawab pemuda itu menatap elang yakin
"Ayah?"tanya elang lagi
"ya, tuan sudah bilang carilah anak anaknya saat semuanya mencapai usia 8 tahun, dan nona muda Ella akan berumur 8 tahun 2 hari lagi, yang artinya semua anak tuan Galang sudah mencapai usia yang ditentukan" jelas pemuda itu panjang lebar
__ADS_1
elang yang mendengar nya bingung, mengapa 8 tahun, namun dengan cepat elang mengerti, System pernah mengatakan sesuatu yang berkaitan dengan angka 8 kemarin malam, elang mungkin akan mencari ibunya sepulang sekolah
"baiklah, apa yang ayahku suruh saat menemuiku?" tanya elang, namun tanpa menjawab pemuda itu memberikan sebuah surat pada elang
dengan raut bingung elang menerima surat dan menyimpannya, lalu pemuda itu pamit dan pergi dari sana meninggalkan orang orang lain yang berkumpul karena kepo disana, dan elang, dia sudah berlalu pergi menuju suatu tempat
.
.
ditaman belakang, elang melihat eka yang sedang dibully, terlihat dari bajunya basah dan tumpukan makanan dikepalanya, dengan cepat elang menuju kesana dan mendorong gadis gadis yang membully Eka
"temui gue ditaman belakang, pacar Lo nih diganggu"ucap elang, keempat Gadis yang membully Eka sedikit tergertak, bagaimanapun elang kini sudah dijuluki sebagai anak orang kaya tersembunyi
tidak lama Sian datang dengan terburu buru, matanya menatap Eka yang sudah basah kuyup, dengan sigap membalut tubuh kecil miliknya itu dengan jaket ditangannya
"siapa yang berani huh?" tanyanya marah, melihat wajah sangar milik Sian membuat nyali gadis pembully itu semakin menciut, mereka hanya menunduk takut
__ADS_1
"ppfftt!" namun suasana menyeramkan dibuyarkan oleh suara kekeh dari gadis berkaca mata itu, kulit putihnya sedikit merona, bibir plumsy nya bergetar karena tertawa matanya menyipit indah
"Kamu imut banget sih"ucapnya mencubit pipi Sian, wajah Sian melunak dan berangsur merona, elang memutar bola matanya malas, apakah harus sekarang mereka begitu
tanpa mengucapkan apapun lagi elang pergi dari sana menuju tempat yang ditujunya, disini lah dia dibelakang tembok sekolah daerah taman belakang
mata elang menatap 2 orang, Seno dan Rayhan, elang menghampiri nya membuat keduanya bingung sekaligus kaget
"apa yang kau lakukan disini, apakah kau minta dihajar huh?" tanya Seno dan dianggukan oleh Reyhan
kedua orang ini tidak mengikuti Noval saat keluarga akan bangkrut sehingga saat elang membantu mereka dan membuat perusahaan keluarga Noval stabil kembali mereka malah ingin kembali menjilat Noval namun dengan tegas noval menolak mereka karena sudah tahu wujud penjilat mereka
"aku...
udah ye geesss, aku mau revisi dulu biar enak bacanya, lain kali aku up banyak biar bosen kalian wkwkwk,
btw aku Bagong gess Ama jalan cerita nya, dia udah balas dendam belum?, cincin itu udah sampe Apa kira kira atau belum sama sekali, trus udah diungkap semua gak masalah keluarganya, astaga sangat membingungkan
__ADS_1
udah keknya bakal 2 hari kedepan bakal gak up karena aku bakal memahami cerita dulu, tapi kalau ada ide bakal kutulis langsung