
Setelah menelpon jungkook yang memberi tahu nya kalau jisso ada di rumah sakit, hoseok pun langsung bergegas menuju rumah sakit, butih waktu dua puluh lima menit untuk ia samapai kesana, karna ia harus berputar kembali menuju kaewasan stadion tempatnya tadi ia konser.
Perasaan khwatirnya, benar benar menimbulkan kenyataan kalau jisso pinsan saat konser, jelas karna selepas keluar dari rumah sakit jisso sering kali mendadak sakit kepala, sambil bergumam ataupun berteriak kalau ia bukan ******.
Sungguh senemarnya hoseok bingung sendiri, karna apa yang dikatakan jisso..Untuk hal itu sendiri hoseok merasa aneh karna setiap jisso seprti itu kadang jiso mengatakan kalau dia bukan ******
Padahal ta ada pun yang memanggilnya ****** saat ia kambuh
15 menit berlalu hoseok sampai di rumah sakit, ia datang lebih awal dibandingkan seharusnya karna saat mengemudi ia menacap gas diatas rata ratanya,
Turun dari mobil hoseok tidak lupa dengan kacamata juga masker penutup wajahnya, ya walaupun begitu pasti ada salah satu seorang yang mengenalinya,
Dengan cepat ia berlari menuju administrator menanyakan kamar dengan atas nama jisso
Setelah itu pun kembali melangkahkan kaki menuju kamar yang di tunjukan.
5 menit
Hoseok masuk kedalam ruangan mendapati jisso yang terbaring sendirian di kasur pasien
"Ah...jisso..gwaenchanhaeo? Huh gwaenchanha?" ucap hoseok yang langsung berhambur pada ranjang pasien dengan panik
"Ah..hoseok-ah..ada apa dengan mu"tanya Jisso terkejut bukan main. Karna hoseok benar benar spontan melakukannya, tanpa ia sadari terbukanya pintu.
"Aku khawatir pada mu syang...apa itu tidak boleh?" ucap hoseok gusar
"Tapi kau berlebihan..aku baik baik saja..kau sampe mengagetkan ku saat aku beristrahat" omel jisso
"Ah..mianhae.. Tadi aku sangat sangat khawatir, jadi refleks aku " ucap hoseok cengegesan.
"Kau sendiri,? Dimana jungkook" tanya hoseok kemudian..
"ah..dia sedang membeli makanan."
"Ouh..begitu yah,kenapa kau tak menghubungi aku saat kau sadar" tanya hoseok
"Ah..ya,itu aku minta maaf aku tak mau membuat mu khawatir" ucap hoseok
"Justru begitu kau membuatku khawatir..ketika aku sampai di rumah kau tak ada, untung saja kau dengan jungkook" ucap hoseok sedikit kesal
"H.mmm mianhae..lagi pun handohoneku mati karna saat sebelum pergi kekonsermu, aku lupa mengecas nya karna ketiduran" ucap jisso tersenyum lucu
"Haish...pantas saja sendari tadi aku menelponmu tak kunjung sampai, malah hanya oprator yang berkata dengan ucapan promosi" ucap hoseok mengacak pucuk rambut jisso karna gemas
Setelahnya kedua insan itu saling bertatap tanpa sepatah kata hingga akhirnya hoseok memberanikan diri memajukan wajahnya pada jisoo sampai bibir mereka menepel pada tempat seharusnya.
Jisso memejamkan matanya tat kala hoseok ******* bibirnya dengan lembut lalu memperdalam ciuman hingga keduanya memanas
__ADS_1
Namun
Suara pintu terdengar terbuka keduanya langsung tersentak dan melirik ke arah itu, terpampang wajah dengan senyum gigi kelinci, merekapun bersikap seperti biasa dengan wajah penuh senyuman
"Hyung kau sudah datang" tanya nya membawa beberapa bungkusan kotak
"Ah..kookie...gomawo singani yujineo," ucap hoseok
"Ah...gwaenchana, lagi pun aku senang karna bisa menghabiskan waktu ku" timpal jungkook
"Ah..rasanya jika tidak kau,,maka nasib calon istriku entah bagaimana, kali ini kau bagaikan Malaikat" tutur hoseok dengan senyuman
"Ah...hyung kau berlebihan" ucap jungkook tersipu
"Ah..ya.ayo makan,,kalian pasti laparkan" ucap hoseok tertawa
"Ah...hyung seharusnya aku yang berkata begitu" sergah jungkook
"Ah..begitu ya..baiklah silahkan kau katakan lagi" ucap hoseok
"Anii..ku rasa itu sudah tak di butuhkan lagi," jungkook merajuk
"Aish...jungkook ada apa dengan mu, ayo kita makan," ucap jisso
"Tidak..aku tidak mau makan" timpalnya
"Baiklah..kalau begitu sayang ...ayo kita habiskan makanan ini" ucap hoseok
Jisso tersenyum, sedangkan hoseok membuka bungkus makanannya
Sedangkan jungkook pergi duduk di tepi sofa sambil berkutik dengan handphonenya,sungguh bukannya ia sensitif ataupun baper, tapi hatinya sangat kesal karna beberapa waktu lalu ia sempat melihat sang hyung berciuman dengan jisso lewat pintu yang terbuka sedikit
****""
"Oppa berikan, aku satu"
Suara wanita itu terdengar di telinga jungkook namun ia tak peduli,
"Jungkook kemarilah" ucapan jisso terdengar kembali
Jungkook hanya diam, tetap dengan aktivitasnya,
"Ah...rupanya dia benar marah, sejak kapan dia begini padahal disini tak ada taehyung ataupun jimin-si" ucap hoseok memakan makannanya tanpa rasa bersalah
"Siapa jimin dan taehyung itu..apa dia sesuatu yang berharga bagi jungkook" ucap jisso
"Ah.. Mereka itu sahabat sekaligus hyung nya jungkook yang sama sifatnya dengan jungkook" timpal hoseok
__ADS_1
"Ah..geurae, ....
Jungkook, kemari " ucap jisso
Namun lagi jungkook hanya diam
Dan pada akhirnya jisso turun dari ranjangnya membawa sekotak makanan di tangan kiri dengan tangan kanan yang mendorong tiang infus
Hoseok terkejut melihat kelakuan jisso yang tak habis pikir, dia sedang sakit tapi dia masih peduli pada sesamanya, sungguh calon istri impian- batin hosoek
Sama hal nya denga hoseok, jungkook pun kaget dengan duduknya jisso di sebelahnya sambil membawa makanan dan tiang infus yang di dorong
"Ayo buka mulut..aku akan menyuapi mu" pinta jisso
Jungkook masih diam, tak percaya bahwa di hadapannya adalah bidadari ia impikan yang sekarang hendak menyuapinya
"Ayoo..kookie buka mulut mu" perintah jisso
Jungkook pun membuka mulutnya secara spontan dengan mata masih menatap jisso
"Hey...kookie,,"
Panggilan itu membuatnya mengerjap lalu melirik ke arahnya
"apa yang kau pikirkan sampai kau melihat calon istriku seperti itu," ucap hoseok tertawa melihat ekspreksi jungkook
"Ah...ani..aku hanya kaget,,,karna aku dapat suapan dari jisso noona" ucap jungkook cengengesan
"Nah...lalu,?? Seharusnya kau senang dan merasa beruntung karna yang menyuapi mu seorang malaikat yang berhati emas" ucap hoseok
"Dan seharusnya aku yang di posisimu"lanjut hoseok.
"Ya..kau benar hyung,,,dan kau kalah olehku, karna pesona mu tak sebanding dengan ku" ucap jungkook sambil membuka mulutnya kembali untuk dimasuk makanan dari tangan jisso
"Ani..jungkook hoseok oppa lebih
Moesjin dari mu" timpal jisso tersenyum
Hoseok tertawa sampai dirinya tersedak dan kewalahan, dengan segera jisso meletakan makanan jungkook , lalu pergi menghampiri hoseok dengan mendorong infusan untuk memberi minum padanya
Setelah hoseok menerima minum dari jisso dan melegutnya sampai ia merasa benar benar membaik ia berkata
"Kau dengar bukan kookie, aku lebih tampan darimu jungkook" ucap hoseok tersenyum
"**Hati maana yang mau melihat sang pujaan di sentuh orang lain? Apa lagi di depan mata sendiri-batin jungkook
Vote😭😭😭😭***
__ADS_1