Sorry : You Not The First

Sorry : You Not The First
8. mianhae


__ADS_3

Bangun pagi dan menyiapkan sarapan mungkin sudah menjadi tradisi bagi jisso, karna sudah dua bulan lebih ia melakukannya untuk suaminya yang slalu menyikiti,tapi walau bagaimana pun seokjin tetap suaminya..


Ya dua bulan itu hanya diwarnai duka saja bagi jisso,pasalnya kelakukuan seokjin sama sekali tidak berubah padanya.seokjin hanya berbicara seperlunya


Dan hari ini dengan wajah datar dan sikap dingin seokjin memerintahkan jisso untuk tetap di rumah membereskan rumah dan mempersiapkan makanan untuk acara nanti malam,,entah acara apa itu dirinya tidak tau.


Sedangkan satu jam lalu seokjin sudah pergi kekantor bersama selingkuhan nya, ya sudah dua bulan juga.


. wanita itu tinggal di rumah bersama kami.


Entah berapa lama jisso akan bertahan dengan rumah tangga ini yang jelas kesabarannya sudah tipis..


dia tau akar permasalahanya adalah dirinya tapi setidaknya maafkan dirinya,,bukannya menikah harus menerima apa adanya bukan.??.


Usai membereskan rumah seperti yang seokjin perintahkan,Jisso pergi ke mini market yang tak jauh dengan rumah itu sebabnya ia berjalan kaki, untuk membeli minuman dan makanan ataupun kue untuk cemilan nanti malam acara seokjin


Berjalan santai mungkin hal yang sangat jarang jisso dapatkan dua bulan kebelakang ini pasalnya setelah menikah dan bekerja ia dibuat sibuk dengan tugas tugasnya, maka dari itu jisso menikmati suasana ini sambil memeriksa handphone nya yang penuh dengan notifikasi grup dari kantornya,,


Jisso membaca pesan yang baru saja masuk dari hyerin yang menanyakan keberadaannya sekarang,,aku hanya geleng geleng kepala saja melihatnya, dan berfikir kenapa hyerin akhir akhir ini sangat peduli padaku dan mungkin karna kejadian yang lalu itu,


Tengah asik bermain handphone jisso sampai tidak memperhatikan jalan sampai dia menabarak lelaki yang berjalan berlawanan arah,dengan refleks handphone ia jatuhkan ke jalan trotoar


Jisso mentapa kedepan mendapati seorang lelaki yang terjatuh


"Ah mianhae,aku tak sengaja" ucap lelaki yang terjatuh itu


"Ani..justru aku yang harus meminta maaf karna tidak melihat kedepan saat berjalan" ucap jisso


Tanpa mempedulikan handphone jisso membantu lelaki itu untuk duduk dikursi yang tersedia di pinggir jalan


"Kau terluka" ucap jisso yang melihat luka di lututnya


"Gwaenchana,ini hanya luka kecil" ucapnya


"Tapi itu sama saja luka kau terluka karna ku"ucap jisso yang merasa bersalah


"Sudah, aku baik baik saja tidak perlu khawatir" ucap lelaki itu sambil tersenyum pada jisso


"Tidak,aku harus obati luka mu, kalau tidak aku akan merasa bersalah padamu,jadi tolong tunggu disini"


Belum sempat lelaki itu menjawab ,, jisso dengan cepat pergi ke apotek


"Cantik tapi sayang keras kepala"--batin lelaki itu


Sepuluh menit berlalu tak butuh waktu lama untuk membeli obat,karna tempatnya hanya bersebrangan dengan posisinya tadi


*****


"Maaf jika sakit" ucap jisso sambil membuka obat dan mengoleskannya di lutut lelaki itu, lalu memberinya perban agar tidak terkena debu


"Gomawo" ucap lelaki itu


Jisso tersenyum


"gunakan ini jika luka mu sudah kering." sambil menyodorkan salep


"Ini akan memudarkan bekas luka mu"--lanjut jisso


Lelaki itu merimanya sambil berterimakasih pada jisso


"Ya sudah aku pergi dulu," ucap jisso melangkahkan kakinya sambil melambaikan Tangan


********


Malam tiba seokjin pun sudah kembali dengan selingkuh nya..

__ADS_1


Risih bukan main melihat pemandangan itu yang setiap hari dilihat,tapi lagi lagi dia harus menahan emosinya untuk mempertahankan rumah tangga nya yang baru seumur jagung.


Mereka menghampiri jisso yang baru saja naik ke atas menuju kamarnya,


"Kau kemana saja, saat aku hubungi?" tanya seokjin yang tampak kesal


"Mianhae handphone ku jatuh dan rusak" ucap jisso


"Aihss..kau bohong bukan??"


Tuduh jin


"Andwae"


"Aihs...Kau sudah siapkan semua?" tanya seokjin dengan posisi merangkul wanita itu


"Nee..kau membutuhkan sesuatu"--ucap jisso dengan pandangan tak suka pada wanita disebelah suaminya,


"Ani,,aku hanya ingin bilang, Kau tidak boleh keluar saat ada teman dari groupku,dan sampai acara selesai"ucap seokjin yang ketus langsung pergi meninggalkan jisso


Hati jisso seakan hancur, Karana sikap seokjin yang slalu begini, dalam hatinya ia bertanya"kapan suaminya akan berubah seperti dulu?"


.............


Seokjin sudah diruangan party mengobrol bersama kekasihnya..


Tak lama kemudian suara riuh orang melangkah terdengar ditelinga nya ,sampai ia membalikan badannya dan mendapati member dari grup BTS,grup BTS adalah grup sekolahnya dulu yang terdiri dari tujuh orang termasuk dirinya yang tertua dalam grup,


Seokjin mengadakan party ini dengan tujuan reunian melepas rindu dengan sahabat nya..


Semua member membawa pasangannya, kecuali ho-seok, jimin dan taehyung,lantas seokjin tertawa melihat pemandangan itu,


"Aisshhhh. Kau masih belum punya pasangan hah?" ucapnya masih sambil tertawa


"Jangan begitu hyung,,kau baru punya kekasih sudah sombong" ucap hoseok


Seokjin tertawa,karna memang dulu dirinya masuk dalam bagian mereka, dan diantara mereka tak ada yang tau dirinya sudah menikah..


Note:


Seokjin sebenarnya tidak sengaja tidak memberi tahu ataupun Member BTS saat menikah ,


"Aku tidak sendiri,aku punya pasangan ,jiminkan selalu bersamaku" ucap taehyung yang langsung mendapat dorongan di kepalanya,tanpa merasa bersalah taehyung tertawa,


"Dasar ngenes" ucap jungkook


Mereka tertawa bersama tanpa disadari diatas ada yang memperhatikannya..


ya di sisi lain


Jisso turun ke bawah saat seokjin memanggilnya,,dengan perasaan ragu karna penampilannya ia pun menghampiri mereka,


Jisso menundukkan kepalanya karna malu karna berada di tengah tengah teman seokjin, jika tau kalau akan di panggil dia pasti akan mengganti pakaiannya


"Mueos" tanya jisso yang tertunduk


"Ambilkan minuman dan makanannya lagi" perintah seokjin yang mendapat anggukkan dari jisso dan langsung melenggang pergi kedapur


*****


Setelah memerintah jisso seokjin melanjutkan obrolannya dengan temannya,


"Hyung kau sedang sibuk apa?" tanya namjoon pada seokjin


"Aku sedang sibuk dengan perusahaan ku,,kali ini permintaan pasar sangat besar jadi.. ya begitulah" ucap seokjin

__ADS_1


"Ohhh....jika kau jimin?" tanya namjoon


"Ahh..aku masih sibuk dengan solo karir ku,dan mungkin aku akan memikirkan untuk memegang alih perusahaan tambang ayahku"


Sibuk dengan pembicaraan masing masing kini seokjin mengobrol dengan hoseok


"Hyung dia siapa?" ucap hoseok


"Ah...dia pembantuku,kenapa?" tanya seokjin


"Ah...ani,,aku hanya bertanya saja" ucap hoseok tersenyum


"Ouh.." balas seokjin


"Hyung,aku ingin ke toilet, dimana tempatnya" ucap hoseok


"Kau  ke dapur saja" timpal seokjin


"Hyung ini bukan rumahku ,dimana dapurnya" ucap hoseok kesal


"Aisshh,,,sana lurus saja tak jauh dari sini " ucap seokjin dan hoseok pun pergi mencarinya


******


"Bisa ku bantu?"


Jisso terkejut ketika sedang membuat Minuman,dan membalikan badannya melihat siapa yang berbicara


"Kau?" ucap jisso yang kaget


"Kita tadi tidak sempat berkenalan ,nama ku hosoek" ucapnya sambil mengulurkan tangan


Sempat ragu tapi jisso mengulurkan tangannya untuk menerima perkenalan ini "jisso" balasnya


"Kau bekerja disini" tanya hoseok yang beralih membantu jisso


Jisso kaget mendengar perkataan hoseok,itu berarti dia pembantu disini,"Siapa yang bilang,?" tanyanya


"Seokjin yang bilang," balas nya


Seketika ia merasa Sakit mendengar perkataan itu jisso menahan air matanya yang sudah berkaca kaca,,dia tak habis pikir ,dirinya hanya dianggap sebagai pembantu yang seharusnya istri seokjin,


"Aahh..ya aku bekerja disini" ucap jisso gelagapan yang Menutup kenyataan yang sebenarnya..


"Ouh..sudah lama?" tanya hosoek sambil mengaduk minumannya


"Ani" ucap jisso


"Mmmm....boleh aku meminta nomor handphone mu?" tanya hosoek yang ragu


"Untuk apa?" tanya jisso yang sama ragunya


"Barang kali kita bisa jadi teman" balasnya.


"Ah..mianhae handphone ku kan tadi jatuh,  nanti saja besok  aku akan membeli handphone lagi, "


"Ohh...maaf atas kejadian tadi"ucapnya merasa bersalah


"Gwaenchana, sebaiknya kau kembali ,sebelum mereka mencarimu" timpal jisso


"Ya sudah.. jika kau membutuhkan sesuatu hubungi aku , " ucap hosoek sambil memberikan kartu namanya.


********


**MAAF TYPO

__ADS_1


VOTE ,LIKE, DAN KOMEN**


__ADS_2