
Seminggu kemudian
Jisso sudah kembali dari rumah sakit ,, jungkook pun sekarang tinggal ataupun menginap di apartemen Milik hoseok dikala hoseok sendiri tidak ada untuk pergi konser di menjelajahi benua amerika.
Hoseok sendiri sengaja memutuskan untuk tinggal beberapa tahun di benua amerika tepatnya di L.A
Soal pernikahan seminggu yang akan datang lagi .
mungkin jika tidak ada halangan hoseok sudah sah menjadi suami dari jisso.
Di hari minggu ini, jungkook sedang berenang di kolam milik hoseok , sedangkan jisso di dapur menyiapkan sarapan
"Chagiyah" teriak seseorang
Jisso yang berada di dapur tepatnya membelakangi ruangan dengan menghadap ke hot plate pun menoleh
"Ah...sayang kau sudah pulang?" ucap jisso tersenyum
"Neee....kenapa apa kau tidak menyukai nya?" katanya yang berjalan maju menuju jisso
"Hey..kau tak melihat raut wajahku huh?, " ucap jisso bingung
"Ya...kan bisa saja kau berbohong" ucapnya meletakan tas gucci nya
"Hey...jung...apa maksudmu berkata seperti itu"
"Aku tak bermaksud" ucap hosoek mengambil sebotol minuman dari lemari es
"Lalu ada apa dengan mu"
"Aniii..gwaenchanha..dimana jungkook" tanya hoseok mengalihkan pembicaraan
Jisso diam karna masih kesal dengan hosoek yang tak tau menau marah tanpa alasan
"Hey...aku bertanya kepadamu" ulang hoseok
Lagi lagi jisso diam tidak menanggapi dan sibuk memotong sayur sawi untuk membuat kimci
"Jissoo--aku bertanya padamu, apa kau tak memiliki telinga huh" ucap hoseok dengan nada tinggi
Jisso yang sendari tadi sedang memotong pun kaget lalu tak sengaja pisau nya mengiris telunjuknya.
"Aish..sstt"
Jisso meringis...
Jungkook yang sendari tadi berenang pun berhenti ketika suara sang hyung terdengar sampai ketelinganya dengan jelas
Dengan cepat ia menyudahi renangnya karna terdengar sang hyung sedang memarahi jisso..
Sungguh terkejut jungkook melihat darah di tangan jisso yang sedang bercucuran .
"Hyung...ada apa dengan noona" ucap jungkook panik
__ADS_1
Hoseok tak bergeming, tetap diam dalam posisinya, jungkook pun lalu menghapiri jisso yang menahan sakit
"Noona kau baik baik saja?"
Ucap jungkook
"Nee..nan gwaenchanha"
Jisso melirik hoseok yang sendari diam , lalu ia segera pergi mengambil kotak p3k untuk lukanya..dikiuti dengan jungkook
Di balkon terdapat jisso dan jungkook, jisso menahan sakit saat jungkook membalut lukanya dengan perban yang sebelumnya di beri obat agar tidak infeksi.
"Noona..sebenarnya ada apa?" ucap jungkook
"Ani...Molla,,, saat dia datang dia langsung menatapku sinis." ucap jisso murung
"Kau terluka dengan ucapannya"-jungkook
"Sepertinya begitu"
"Aku sendiri tidak tau apa salah ku padanya sampai dia meberlakukan ku seperti ini, bahkan saat ku terluka dia tak peduli" lanjut arra
Jungkook mengangguk mengerti dengan keadaanya, lalu ia kembali membalut tangan jisso dengan perban
****
Bukan tanpa alasan hoseok berkata seperti itu, satu minggu ia pergi kenegara tetangga -canada untuk konser, disana ia mendapati kabar dari pihak korea issue kalau jungkook dan jisso bermesraan, artikel itu mengatakan jungkook sedang mendekati jisso.
Awalnya hoseok tak percaya karna dirinya yakin kalau jungkook dan jisso tak melakukan hal seperti itu, terlibih hoseok sendiri sangat mempercayai adiknya, juga ia sendiri bukan yang meminta jungkook menemani jisso kala sendiri.
Tapi foto foto kemesraan jungkook dan jisso memang ada dan tersebar luas terlebih army yang heboh dengan pemberitaan tersebut
Hoseok pun pergi menuju kamar
Ada rasa bersalah karna tadi ia melukai jisso terlebih tangan dan hatinya, mungkin jisso tak ingin melihat hoseok sekarang karna perbuatannya.
Namun dirinya lelah karna memang seminggu kemarin ia lakukan untuk konser sebelum dirinya mengambil cuti untuk pernikahannya minggu depan
Berbicara pernikahan hoseok telah menyiapkan semuanya, termasuk gedung ,chattering, sofenir, undangan, itu pun akan di sebar untuk orang terdekat kurang lebihnya hanya 30 orang dari kdua pihak
Hosoek masuk kedalam kamar, menyimpan tasnya lalu pergi tidur.
*****
Usai tangannya di obati jungkook jisso sekarang memilih pergi ke dapur kembali meneruskan masakannya, karna kasian
Jungkook sendari tadi menunggu hidangan untuk mengisi perutnya
"Kau tidak istirahat ?" tanya jungkook
"Ini hanya luka kecil, lagi pun aku tak apa apa"
Jungkook diam lalu mengambil segelas air dingin di lemari es..
__ADS_1
"Aroma apa ini, Kurasa sangat enak" pekik jungkook
"Kau sudah lapar bukan, aku membuatkan chicken noodle soup untuk mu" ucap jisso tersenyum
"Loh..bukannaya noona akan membuat kimchi?" tanya jungkook
"Ah...aku sudah tidak bersemangat lagi untuk membuat kimchi"
Jungkook mengangguk mengerti keadaan jisso..lalu ia duduk di antara kursi yang berjajar panjang sambil terus memberhatikan jisso yang menyiapkan semangkuk chicken noodle soup
"Ayo makan" ucap jisso
"Ah...nee..ayo makan bersama" ajak jungkook lagi
Jisso mengangguk lalu duduk berhadapan dengan jungkook. Tapi sebelum ia menyantap makanan ia mengambil nampan juga mangkuk..
"Kau lanjutkan saja makannya, aku akan mengantar ini ke atas"
Ucap jisso dengan nampan yang ia ambil tadi dengan mangkuk berisikan makanan
Jungkook tak habis pikir sekaligus tak menyangka dengan sikap jisso, walaupun ia tersakiti tapi ia masih peduli
*****
Saat tengah tidur karna lelahnya perjalanan , tiba tiba terasa ada tangan yang melingakar dari punggungnya.
"Kau marah padaku?" ucapnya dari belakang punggungnya
"Aku tau,,, kau marah karna situs pemberitaan itu .., tapi itu semua bohong" lanjutnya
"Aku dengan jungkook tidak memiliki hubungan apapun , terlebih perasaan aku hanya menganggapnya sebagai teman sekaligus adik" sambungnya lagi
Hoseok tau siapa yang berbicara tapi ia berpura tak tahu dengan keadaan tidur
"Jika kau tak mempercayainya...gwaenchanha..ketahuilah kalau aku hanya mencintaimu tidak mungkin aku menyakiti lelaki yang ku cintai" ucapnya , seketika tangannya yang tadi melingkar kini di tarik kembali oleh sang pemilik ,
Suara derap kaki melangkah pun terdengar menjauh.hingga suara pintu yang terbuka pun terdengar
"Aku sudah membawakan makanan untuk mu dan menyimpannya di atas meja,Aku harap kau memakan masakanku" ucap wanita itu lalu setelah itu suara pintu tertutup pun terdengar.
Hoseok yang berada di ranjang pun membalikan badannya melihat arah suara itu yang berlalu
Sejenak ia berfikir kalau tak ada salahnya ia memakluminya.
*****
Setelah jisso mengantarkan makanan untuk hoseok di sertai dengan penjelasan dirinya pun kembali ke meja makan menemani jungkook yang tengah makan, di tambah lagi dirinya pun merasa lapar karna belum makan.
Tujuh anak tangga terlewati dengan sempurna Sambil menundukan kepada memikirkan masalahnya dengan hoseok
Barusan tadi jisso menjelaskannya dengan jujur karna memang pada kenyataannya begitu, awalnya jisso juga merasa terbakar oleh pemberintaan seperti itu tapi jungkook berusaha menjelaskan karna itu memang terjadi di kalangan Idol
Satu langkah menuju anak tangga ke sepuluh , Tiba tiba pusing hebat menerpa pikiran jisso..dengan kuat ia menahan walaupun sakit.
__ADS_1
Telinganya mendengar suara seorang lelaki berkata bahwa ia adalah seorang ******.dengan refleks ia berkata kalau dirinya itu bukan ****** dengan menutup telinganya..berharap suara itu hilang secepatnya