Sorry : You Not The First

Sorry : You Not The First
24.성명서_seongmyeongseo


__ADS_3

Apa maksudmu berkata sedang mengurus perceraian kita dan hosoek hyung akan menjadi suami mu"  ucap jin meminta penjelasan


Ya.kini jin dan jisso tengah berada di kamar hotel yang sepertinya di sewa untuk penginapan pengantin karna begitu yang terlihat oleh jisso dari dekoran yang terdapat bunga mawar bertaburan di atas ranjang


Jisso tersenyum miring


"Kau bilang apa maksud ku?" tanya balik


Jin menatap jisso dengan memegang tangannya


"Nee...kau menghilang dua bulan tanpa kabar, lalu kau datang dengan hosoek dan kau bilang kau ingin menikah dengannya apa artinya!? Kau masih istriku jisso-ah ,aku suami mu, aku  mencintai mu," tanya jin


Jisso melepas tangan jin


Ia kembali tersenyum dengan getirnya


"Lalu, bagaimana dengan mu?, apa maksudmu , dulu aku minta maaf karna aku tau itu salah, tapi kau tidak memaafkan ku malah, sekarang kau menikah dengan Selingkuhanmu, kau dulu menganggap ku jalang  padahal aku bukan ******, kau mengatakan aku pembantu pada hosoek padahal aku dulu istrimu, dimana letak hatimu jika kau mencintai aku?" tanya jisso denga nada tinggi penuh penekanannya


Jin diam, ia tak tau harus berkata apa ..pada dasarnya memang dirinya yang salah


"Tapi jisso-ah... aku telah mencarimu kemana mana untuk meminta maaf. Atas semau yang ku lakukan tapi aku tidak menemukannya,aku  sungguh sungguh mencintai mu," ucap jin


"Kau bilang kau mencintaiku, lalu bagaimana jika kau berada di posisiku yang tiba tiba tau suaminya menikah lagi dengan wanita yang ia hamili, apa itu yang disebut cinta??" ucap jisso


"Aku punya hati....aku punya perasaan..dulu selama menikah dengan mu aku slalu berusaha bersabar ketika kau  membawa seorang wanita kerumah..ketika kau tidur berdua dengannya ,melakukan hubungan intim di depan mataku, ketika kau tak mau di sentuh oleh ku , ketika kau panggil aku ****** aku bisa menerimanya karna memang masalaluku buruk dimatamu,


Tapi saat kau mengatakan kalau aku ini pembantu ,dan kau mengenalkan wanita itu sebagai kekasih ku, aku kehilang kesabaranku..aku istrimu tapi kau hanya anggap sebagai pembantu., dimana hatimu soekjin.? Apa itu yang kau ucapkan kalau kau mencintaiku?" tanya jisso dengan air mata yang mengalir deras.


Ya jisso menangis meluapkan semua yang ia rasakan dulu


Ia tahan..


"Jiika aku tau akan menangis seprti ini, dan mengaetahui semua ini , lebih baik aku amnesia permanen, dan hidup tenang dengan hosoek hyung mu, dan aku merasa beruntung karna sekarang aku mendapatkan lelaki yang benar benar mencintai ku" ucap jisso kembali


Sungguh jin hanya diam seribu bahasa mengingat kebodohannya.


Yang tidak memikirkan akhirnya.


"Jisso ku mohon maaf kan aku, beri kesempatan sekali lagi...aku mohon" ucap seokjin


Jisso yang menangis pun menghapus air matanya


"Baiklah..aku akan memaafkan mu, tapi maaf aku tidak bisa kembali padamu..kau punya tanggung jawab baru di tambah lagi kau akan mempunyai anak..dan aku sendiri tidak mau dijadikan tertua karna aku tau rasanya bagaimana..terlebih aku akan menikah dengan hosoek,lelaki yang menicintai diriku tanpa memandang masalaluku"


"Dan sekali lagi selamat...kau telah mendapatkan apa yang kau mau" ucap jisso tersenyum lalu pergi dari hadapan jin.


Lelaki itu hanya bisa Merunduk pasrah dengan apa yang ia sesali saat ini.


******


"Noona..apa kau baik baik Saja" ucap seseorang


Jisso melihat nya, di lihat jungkook yang menatap jisso dalam diam


"Nee..gwaenchanha" ucap jisso menghapus air mata


"Kau tidak bohongkan?" ucap jungkook kembali


Jisso tersenyum


"Sudah anggap saja aku baik baik saja, sedang apa kau disini" ucap jisso


"Anni..awalanya aku mencari jin hyung karna para tamu mencarinya, tapi ternyata aku mendengar suara mu didalam"


Jelas jungkook

__ADS_1


"Lalu kau mendengar semuanya" tanya jisso


Jungkook mengangguk


"Mianhae"


"Gwaenchanha." ucap jisso tersenyum


Tiba tiba saat mereka berdua berbicaraa jin keluar dari kamar dengan merunduk,


****


Jin kaget kala ada jungkook dan jisso yang ada di depan kamarnya


Jin menatap jisso namun sebaliknya jisso membuang wajahnya untuk tidak menatap jin


"Mianhae.jungkook-ah aku harus pergi hosoek oppa pasti menunggu* ucap jisso


*ah..nee..noona..* timpal jungkook


Jin menatap jisso yang pergi meninggalkannya tanpa sepatah kata pun,


"Hyung" ucap jungkook yang menyadarkan jin dari tatapannya


"Ah..nee...jungkook-ah..ada perlu apa kemari" tanya jin


"Kau di cari para tamu , kau tidak apa apa kan" ucap jungkook


"Nae..gwaenchanha..ayo.kita kesana" ucap jin mendorong jungkook berjalan keluar.


********


Hosoek masih duduk bersama sang kawan yang lainnya..


"Hyung...apa benar wanita itu calon istrimu" ucap seseorang menyadarkan hosoek yang termenung


"Anii..aku tak percaya semua ini,bagaimana bisa, tiba tiba kau pulang dari luar negri dengan wanita yang kau sebut calon istrimu dan sekarang malah menimbulkan masalah di pernikahan jin hyung " ucap jimin


"Wanita ku tidak menimbulkan masalah disini..tapi jin hyung yang melakukannya" sergah hosoek


"Ah...mianhae hyung bukannya aku menuduh begitu, aku hanya bingung bagaimana bisa kau bertemu dengan jisso yang ada sangkut pautannya dengan jin hyung" ucap jimin


"Sudah jimin..jangan dipikirkan..yang jelas aku berharap kau datang pada acara pernikahan ku"


"Ah..nee hyung"..


😊😊😊😊😊


Hosoek masih menunggu sang kekasih dengan harap cemas, karna takut keadaan jisso berubah terutama pemikirannya yang ia takuti.


"hyung...apa jisso noona belum kembali"


"Nee.., darimana saja kau?"


"Ah..aku sedang mengobrol bersama jungkook" ucap namjoon meneguk air dari gelas yang ia pegang


"Chagi-ah " seseorang berteriak dari arah sisi hosoek


"Ah..sayang..kau tak apa?" tanya hosoek


"Ye...nan gwaenchanha" balas gadis itu


"Jisso kau dan dia tidak terjadi apa apa kan?" ucap namjoon


"Aish...sudah ku bilang aku baik baik saja" ucap jisso

__ADS_1


"Tapi wajahmu seperti baru saja menangis" ucap jimin dan disertai anggukan namjoon


"Anii..aku tak apa apa"-jisso


"Oppa..boleh kita pulang sekarang?" lanjut jisso


"Kenapa?" tanya jimin ikut berbicara


"Ah..aku hanya bosan" ucap jisso tersenyum kikuk


"Baiklah...jika itu yang kau inginkan..ayo" ucap hosoek


"Namjoon-ah aku pulang duluan."ucap hosoek


"Baiklah..hati hati " ucap namjoon menepuk bahu hyungnya


*******


Jin menghapus wajah sedihnya kala betatap dengan para tamu yang ia Kenal,


Tak banyak yang ia bicarakan dengan semua orang jika ditanya ia menjawab jika tidak ia diam


Matanya terus menatap para member yang berbicara dengan seorang wanita yang tentunya jisso ada disana.


Tiba dimana ia melihat jisso,


dan hosoek mengambil ancang ancang untuk pergi dengan bersalaman memeluk  para member.


Jin terus menatap  jisso dengan sendu yang pergi bersama hyungnya meninggalkan acara. Hingga bayangan mereka terlahap oleh pintu keluar


Jin tak tahu kini harus berbuat apa karna semuanya sudah terlanjur, jin menyasesalinya tapi nasi sudah menjadi bubur tidak mungkin akan kembali ,


Walaupun dirinya menagis meradarah sekalipun.


Kini...


Semuanya sudah punya jalannya masing masing, jin harus terima keadaannya yang sekarang dengan mencoba mencintai pasangan yang tanpa sengaja ia nikahi bukan dengan landasan cinta, tapi karan perbuatan sengaja dan tidak sengaja yang ia lakukan.


Dan jisso akan hidup bahagia dengan hyungnya. Walaupun menyakitkan tapi mau bagaimana lagi.. Terlebih


Jin percaya kalau hyungnya akan menjaga jisso dengan baik, dan mungkin memang benar apa yang dikatakan jisso hoseok hyung adalah lelaki yang terbaik untuk jisso.


"***Sewashinaku suru hibi


Keeping myself busy


Migirawasu tame umekonda schedule


Demo wasurerainai yo nouri ni


Yakisuiteru like tatto


Ana koto nara call your name


I gotta let you know


That I need let you go


Hard to say goodbye demi nigeniai


I'm ready to let go*** _"


seokjin


______""""""_____

__ADS_1


Tbc.


__ADS_2