
Hosoek yang baru selesai memakan makanan yang di bawakan jisso pun turun berniat menyimpan peralatan makan yang kotor itu , serta yang pasti menemui jisso untuk meminta maaf karna dirinya tidak mengerti keadaan dan maksud nya..
Ia berjalan keluar menuju tempat yang dituju..keadaan rumah sangat sepi tak ada suara orang mengobrol ,ataupun orang yang sedang makan,jika pun mereka selesai maka suara airpun pasti terdengar dengan aktivitas mencuci tapi sebaliknya ini sama sekali tak terdengar suara apapun...
Tiba di tangga matanya terus menyapu seisi ruangan , namun tak kunjung menemukan sosok yang di tuju..
.
.
.
.
Hoseok kini tiba di dapur..anehnya piring kotor dengan makanan pun masih ter saji di atas meja makan dengan menumpuk
lalu..hoseok berjalan menuju kamar mandi dapur karna dirinya pikir jisso sedang di dalamnya -karna siapa tahu jisso sedang buang air besar-
Namun sayang apa yang di pikirkan hoseok sama sekali tidak benar karna kamar mandi terbuka tanpa seorang pun di dalamnya.
Sungguh..hoseok sendiri merasa sepi karna tak mendengar suara aktivitas dari seseorang pun . padahal sejam yang lalu tempatnya di isi oleh tiga orang
Kemudian hoseok pun pergi ke area blakang dimana kolam dan taman berada..-siapa tau jungkook ataupun jisso ada di disana- pikirnya
Dengan santai hoseok berjalan sembari tersenyum memikirkan rangkaian kata untuk di ucapkan pada jisso..ataupun cara bagaimana dia bisa mendapat maaf dari sang kekasih.
Sama hal nya dengan dapur kedaan di kolam pun sama sekali tidak menunjukan adanya aktivitas baik jisso maupun jungkook ..keduanya tak ada disana. Susah payah ia mencari puisi di situs pencarian tapi hasilnya nihil...
Langkah terakhir satu satunya tempat yang belum ia kunjungi hanya rootof di atas..
Sampai di tangga ia kebingungan dan baru menyadari bahwa di bawah lantai anak tangga terdapat darah
Hoseok terkejut bukan main ,ia langsung membungkukkan badannya untuk meraih darah itu..
"Ini darah segar...apa yang terjadi dan siapa?"pekik hoseok
Dengan cepat ia mengeluarkan ponsel di sakunya berniat menelpone si maknae
Baru saja meraihnya..getaran handphone membuat layarnya menyala, tanda panggilan masuk
Dilihat jungkook yang menelpone
Satu geseran ia lakukan pada handphone nya lalu mendekatkan benda itu pada telinganya
"Kookie..kau dimana?" ucap hoseok khawatir
"Ah...hyung..aku sedang dirumah sakit"
"Sedang apa kau disana..dan mana jisso" tanya hoseok
"Justru itu aku sedang menunggu noona jisso , kau kemarilah"
"Jisso ada apa dengannya, Rumah sakit mana kau sekarang"
"Aku akan mengirim alamatnya padamu, cepatlah kemari" ucap jungkook
"Baiklah..aku akan segera kesana," ucap hoseok panik lalu dengan segera ia berjalan keluar mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi menuju tempatnya
*****
Hoseok tiba dirumah sakit yang dituju ia berjalan dengan cepat menuju resepsionis untuk menanyakan kamar yang di huni jisso..
Perasaan panik dan khawatir membuat berlari kecil menuju tempat yang di tunggu.
Raut wajah menunjukan ketakukan yang nyata dengan mata yang berkaca kaca takut terjadi sesuatu
"Kookie...apa yang terjadi " ucap hoseok yang terengah engah
"Sepertinya noona terjatuh dari tangga" ucap jungkook
"Bagaimana bisa?" tanya hoseok
"Entah...aku juga pun tak tau" ucap jungkook
__ADS_1
Flashback
Jungkook yang baru saja selesai makan dengan membenahi dapur bekas jisso masak dengan menumpukkan cucian piring..tiba tiba suara jeritan terdengar dari luar ruangan ,
Terkejut bukan main saat ia melihatnya ,, jisso terkapar dengan darah di kepalanya juga di hidungnya
Ia pun segera menghampirinya
"Noona....bangun..." ucap jungkook mencoba menyadarkan Dengan tangan menangkup kepala jisso
Jungkook terus menepuk pipi jisso berharap ia tersadar namun sampai saat ini pun tak kunjung
"Hyung....." teriak jungkook
" hoseok Hyung..."
"Hyung".......teriak jungkook kencang
Namun hoseok tak kunjung datang , sehingga jungkook memutuskan untuk pergi membawa jisso kerumah sakit sendiri.
**********
Hoseok merundukkan kepalanya meras bersalah dengan ini semua..kalau saja ia tak bersikap seperti beberapa jam yang lalu mungkin semua takan terjadi.
Ya hoseok menyalahkan dirinya sendiri karna kebodohannya, ia sangat menyayangkan semuanya terjadi.dalam hatinya ia sangat ingin menyiksa dirinya sendiri karna telah menyebabkan kekasih nya masuk dalam rumah sakit..
Jungkook pun sendiri tadi hanya bisa menunggu dengan merunduk , dihatinya harap harap cemas dengan keadaan jisso, ya walaupun hatinya kini sedikit bisa menyadari kalau jisso bukan untuknya. Tapi setidaknya ia tak membohongi perasaannya yg memang begitu khawatir dengan keadaanya
Keduanya yang menunduk pun segera mengangkat kan kepalanya ketika mendengar suara pintu di buka.
Dengan raut wajah yang khawatir hoseok menghampiri sang dokter
"Bagaimana kedaannya dok?" tanya dengan suara berharap hasil nya baik
"Ah...pasien baik baik saja..untung saja ia cepat di bawa kerumah sakit ,kalau tidak nyawanya tidak terselamatkan karna ia mengalami pendarahan yang hebat di kepala " jelas dokter itu
Hoseok dan jungkook pun tersenyum gembira mendengar apa yang di katakan sang dokter
"Jika kalian ingin menjenguknya ..kalian bisa sekarang juga masuk" ucap dokter
"Kalau begitu saya permisi" ucap sang dokter berlalu pergi.
Hoseok mengangguk berterima kasih pada sang dokter lalu ia memalingkan wajahnya pada lelaki di sisi nya.
"Jungkook-ah nae yeon-in-eul guhaejwo seo gomawo" ucap hosoek
"Nee..hyung gwaenchanha" balas jungkook
"Lebih baik kita lihat kondisi Noona sekarang" ucap jungkook selanjutnya.
Hoseok mengangguk lalu berjalan bersama jungkook membuka pintu ruangan yang di tempati jisso.
Hoseok melihat jisso yang sedang tertidur dengan selang oksigen di hidungnya ditambah lagi selang infus di tangannya.
Serasa miris dan lagi lagi ia menyesali apa yang telah di lakukan nya pada jisso beberapa jam yang lalu.
Hoseok duduk dibangku sisi ranjang pasien ia memandangi wajah polos jisso dengan perban di kepalanya,
, sedangkan jungkook berada di belakangnya yang sama memandangi jisso
"Mianhae...aku telah menyebabkan ini semua"
"Aku menyesal telah bersikap seprti itu pada mu, dan ku berharap, kau memaafkan ku,,"
Tepukan tangan di pundak membuat hosoek berhenti berkata, ia menanggah pada sumbernya di dapati jungkook yang tersenyum
"Hyung...kau tak boleh begitu ini bukan salah mu, dan pasti Noona akan memaafkan mu" ucap jungkook
Hoseok mengangguk
"Jungkook-ah...sebaiknya kau pulang saja, lihat baju mu berlumuran darah sebaiknya kau ganti"
Jungkook pun mengalihkan pandangannya pada baju putih polos yang ia kenakan,
__ADS_1
"Ah..nee hyung..aku akan pulang sekarang"
Ucapnya yg baru menyadari kalau ada bercak darah di bajunya..mungkin saja itu bekas darah jisso
"Kau akan pulang kemana?" ucap hoseok
"Aku akan pulang ke apartemenmu dulu untuk mengambil baju ku yang kotor, lalu pulang ke apartemenku"
Ucap jungkook
"Ah...nee..kalau begitu hati hati" ucap hoseok
"Hyung kau menginginkan sesuatu..karna nanti malam aku akan kemari" ucap jungkook
"Ah...anii...tak usah..kurasa aku kehilangan selera makan" ucap haoseok melirik pada jisso
"Ah..baiklah...kalau begitu aku pergi sekarang." ucap jungkook
Setelah mendapat senyuman dan anggukan dari hyungnya jungkook pun pergi.
*****
Hari menjelang malam jungkook baru tiba di apartemennya..ia langsung masuk setelah masukan sandi, apartemen ini begitu sepi tanpa penghuni
Ya karna jungkook sudah seminggu meninggalkan apartemennya , jadi tak salah jika apartemennya terlihat tak terurus .
Langkah jungkook kini berjalan menuju kamarnya , utuk mandi lalu pergi lagi untuk menepati janjinya pada hoseok ,
Tiga puluh menit berlalu kini jungkook telang kembali meninggalakn apartemennya, ia melangkah kan kakinya keluar untuk segera pergi ke rumah sakit, sampai saat ini dia belum mendapat kabar dari hyung tentang kabar jisso yang entah sudah sadar atau belum.
Suasana jalanan berjalan normal seperti biasanya, mobil mobil berlalu lalang dengan cepat karna memang jam sekarang ini para pegawai di L.A baru saja pulang dari aktivitasnya
Ditengah perjalana Sebelum benar benar menuju rumah sakit, jungkook memberhentikan mobilnya, menyempatkan diri untuk mampir ke mini market membeli makanan juga buah buahan.
Jungkook keluar
lalu masuk ke dalam toko menuju barisan cemilan dan makanan yang di perlukan lalu beralaih menuju barisan buah buhan.
Tak sengaja keranjang belanjaan yang ia bawa menyenggol seorang pengunjung
"I'm sorry , I'm not intentional" ucap jungkook meminta maaf
Pengunjung itu yang kebtulan lelaki, pun menolehkan wajahnya pada jungkook
"Kookie?"
"Hyung...!!" ucap jungkook tak percaya
"Bagai mana kabar mu,?" ucap lelaki itu yang juga tak percaya
"Nee..aku baik , bagai mana kau bisa disini, dan bagaimana. Kabar mu" ucap jungkook
"Ah..aku sedang berlibur, dan aku baik , kenapa kau belum pulang dan memulai karir lagi" ucapnya
"Ah...hyung aku belum puas, dalam dua atau tiga minggu lagi aku pasti akan pulang kemabali, kau sendiri disini?"
"Nee...aku sendiri, eh banyak sekali belanjaan kau, untuk stok kah?" ucapnya
"Ah..ani ini untuk menjenguk calon istri hoseok hyung"
"Ah..benarkah dia akan menikah, kenapa tidak memberi tahu ku?"
Ucapnya terkejut
"Entah"
Jungkook menggelengkan kepalanya
"Memang kenapa dengan calon istrinya?" tanya nya lagi
"Di jatuh dari tangga,lalu dibawa kerumah sakit"
Pria itu mengangguk
__ADS_1
"Kookie-ah..boleh aku ikut dengan mu"
Kookie pun membalasnya dengan anggukan juga..