Sorry : You Not The First

Sorry : You Not The First
4. I dont Care


__ADS_3

"Aissshhhhhh....."


Sinar matahari membangunkan jisso yang tengah tertidur diatas sofa, pasalnya setelah bercerita seokjin pergi meninggalkan nya sendiri,ia tau mungkin dia merasa di bohongi olehnya, rasa bersalah pada seokjin begitu besar..


Dan semalam jisso menunggu kepulangan suaminya,meminta maaf atas apa yang terjadi, tapi sayang sampai jam 04.00 dini hari seokjin belum pulang,sudah beberapa kali jisso menelpon dan mengirim pesan padanya namun nihil tak jawaban ataupun balasan darinya,,


Dalam masih menggunakan baju pengantinnya jisso memutuskan untuk pergi kekamar mandi untuk membersihkan dirinya,pasalnya sejak semalam dia belum mandi. Kalau saja seokjin menjamah tubuhnya mungkin dia akan mandi,tapi ternyata masa lalu nya menggagalkannya..


Usai mandi jisso bergegas ke dapur untuk membuat sarapan, walaupun seokjin belum pulang sampai saat ini,,tapi jisso berusaha menjadi istri yang baik selain itu saat seokjin datang ia akan meminta maaf atas semua itu


30 menit berlalu


Makanan yang jisso masakan jisso telah siap, sambil menunggu seokjin pulang jisso menyempatkan menonton tv,


Saat hendak duduk jisso mendengar suara pintu terbuka dengan cepat jisso menghampiri seokjin dan mengajaknya menyantap makanan yang telah dia buat,,


Namun sayang,betapa terkejutnya dia mendapati seokjin dengan wanita lain dalam keadaan mesra.


Jisso hanya menatapnya dengan segala perasaan di hatinya,sedangkan seokjin dan wanita itu malah langsung masuk ke dalam rumah tanpa mengatakan apa apa..

__ADS_1


Sedih,marah,sakit hati, itu yang dirasakan jisso. tapi dia sadar apa kesalahannya sehingga seokjin melakukan itu,


Dengan tubuh yang lemas langkah mengarahkan kakinya ke atas menghampiri seokjin, berniat menawarinya makan,karna jisso khawatir dengan seokjin yang dari semalam belum pulang..


"Soekjin oppa"-- panggil jisso yang sudah berada di luar pintu kamarnya


"Jin?"


"Kim seokjin"


"Seokjin?"


Sudah tiga kali jisso memanggil suaminya Sambil mengetuk pintunya tapi tidak ada jawaban sama sekali..yang ada hanya suara lengguhan dari wanita yang dibawanya


Jisso terkejut,menutup mulutnya karana tak menyangka apa yang dilakukan suaminya..


Seketika air matanya terjatuh mebasahi pipinya..namun soekjin tidak memperdulikannya ,, daripada melihat suaminya bercinta dengan orang lain lebih baik dia pergi..meluapkan emosinya pada benda lain.....


"Aku tau , aku bukan yang pertama untukmu,,aku tahu kesalahanku, telah mebohongimu, tapi bisakah kau tidak melakukannya di rumah ini,,aku tau ini rumahmu setidaknya jangan lakukan itu dihadapanku"--jisso

__ADS_1


Seokjin merasa puas saat melihat istrinya menangis karna bukan tanpa tidak sengaja ia melakukan ini..tapi karna niat untuk menyakiti perasaan sang istri...


Jahat? Mungkin itu benar,,tapi tapi dibalik semua itu seokjin berharap istrinya merasakan apa yang dirinya rasakan,


Oh yah..seokjin dan lissa kini sudah menjadi pasangan kekasih, sejak semalam usai bercinta dia meminta wanita itu menjadi kekasihnya, jahat lebih dari jahat mungkin pantas untuk menyebut seokjin, tapi alasan seokjin memacari lissa bukan karna menyukai apalagi mencintainya..tapi semata mata hanya sebagai alat untuk menyakiti istrinya itu..eh tapi seokjin juga memanfaatkan lissa untuk nafsunya,


melampiaskannya ketika ingin bercinta dengan istrinya.


Lissa POv


siapa yang tidak mau bercinta sekaligus mendapatkan uang dari pria yang sangat terkenal itu, bahkan ku dengar dia lelaki alim ,tidak bermain dengan sembarang wanita...tapi nyatanya sulit ku duga


dan kau tau betapa bahagianya saat diriku dimintainya menjadi kekasihnya,serasa mimpi.. yang ku rasakan tapi kenyataan,,, aku sempat bingung pasalnya setau aku seokjin baru saja selesAi menikah ,dan seharusnya ia berada dikamar bersama istrinya tapi kenapa ia memilih berada di club


Tapi aku tak peduli,yang penting kondisi perekonomian ku membaik,, dan mungkin aku akan bebas dari pekerjaan di club itu,,


Entah apa tujuannya dia mengajakku kerumahnya, tapi aku mengikutinya,aneh bukan pasangan yang baru menikah membawa duri di keluarga barunya..apa kata orang lain nanti ,Tapi lagi lagi aku tidak peduli yang penting dompet ku terisi


Sampai dirumahnya aku mendapati istrinya , ku lihat dirinya begitu cantik dan sempurna,,tapi mengapa seokjin melakukan ini? Dan kelihatannya seokjin marah kepadanya itu terbukti karna seokjin tak berkata apa apa saat istrinya menghampirinya,dan malah membawa ku menuju Kamarnya.. Aku sempat malu pada diriku tapiย  sekali lagi BODO AMAT ,yang penting dompetku terisi

__ADS_1


๐Ÿ˜ˆ ๐Ÿ˜ˆ ๐Ÿ˜ˆ ๐Ÿ˜ˆ ๐Ÿ˜ˆ ๐Ÿ˜ˆ ๐Ÿ˜ˆ


Vote readers๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ˜ญ


__ADS_2