
Kenangan yang lama teringat di pikirannya, bersyukur karna dari kejadian itu semua jisso dapat mengetahui mana yang terbaik untuknya, mengambil pelajaran yang memang untuk lebih baik kedepannya.
Setelah pernikahan, semua member BTS kembali ke KoReA untuk melanjutkan karirnya, dan selama 12 bulan Jisso dari selesai menikah
jisso dan hosoek memilih menetap di amerika serikat tepatnya di L.A sampai dimana tiga bulan setelah menikah jisso dinyatakan hamil, dan saat ini usia kandungannya genap sembilan bulan memasuki tahap persalinan.
Mengingat semua kenangan masalalunya membuat jisso mengantuk , ia pun berjalan masuk dari rutoof kamarnya
Udara amerika saat ini benar benar sangat dingin, membuat dirinya memilih tidur sambil menunggu kepulangan sang suami
____////____/___///___///
Pagi kembali ..
Jisso mengerjapkan matanya kala sinar matahari masuk kedalam kelopak matanya,
Perlahan ia membuka matanya melihat pagi yang lumayan cerah, dengan suasana dingin yang masih menghantui
Pukul 07:00
Jisso melihat jam di atas nakasnya. Ia pun bangun dari tepat tidurnya dengan tertatih karna rasa berat pada perutnya
Jisso berjalan perlahan ,lalu meraih tirai jendela lalu membukanya dengan perlahan
Dilihat matahari begitu sendu , mungkin ini gejala alam yang mengisyaratkan kalau Langit L.A akan tertimpa salju
Selesai itu
Seperti biasa jisso kembali ketempat semula berniatan untuk membereskan tempat tidurnya,,
Kemudian jisso pun turun ke lantai bawah untuk menyiapkan sesuatu yang hendak ia makan untuk sarapan
Jisso melakukan semuanya sendiri karna tidak memiliki pembantu, memang pada dasarnya di L.A sulit di cari Asisten Rumah tangga karna kebanyak semuanya orang orang berprofesi, serendah rendahnya menjadi pelayan di restoran .
Dan jika pun ada itu bukan orang asli L.A hanya seorang pegawai yang di kirimkan dari negara asing.
25 menit kemudian..
Kini jisso selesai dengan masakannya..dilihat jam di dinding menunjukan pukul 07:30
Semalam saat dirinya bertelponan dengan hosoek , ia bilang kalau hosoek akan oulang sekarang, tapi walaupun begitu jisso belum pasti mengetahui jam berapa suaminya akan datang.
__ADS_1
Jisso menatap makanan yang sudah di sajikan dimeja, cukup banyak dan berharap kalau hosoek pulang sebentar lagi agar makanan yang ia buat tak dingin ataupun basi.
Ting nong ....ting nong..
(Anggap suara bell)
Jisso terperanjat mendengar suara bell , seketika hatinya bahagia, dengan pemikiran kalau hosoek sudah tiba jadi usahanya tidak sia sia.
Dengan perlahan jisso berjalan menuju pintu apartemennya.
Tiba di depan pintu dengan senyuman, jisso membukanya,Tapi sayang bukan hoseok yang datang.
"Eomma ,appa " ucap arra terkejut dengan senyuman
Ya, yang di dapati jisso adalah mertuanya, tapi walaupun begitu jisso sangat senang setidaknya ia mempunyai teman untuk tinggal di apartemen besar ini. Karna hari hari jisso sendiri sedangkan hosoek sangat gila dengan kerjanya.
"Aish...sayang bagaimana kabar mu" ucap nyonya jung memeluk sang menantu
Jisso pun membalasnya
"Aku baik, bagaimana dengan kalian"
"Kami baik...mana hosoek" tanya tuan jung
"Aish..anak itu,, istri sedang hamil tua malah di tinggal pergi" rancau taun jung
"Eoh..ayo masuk eomma , appa kebetulan aku sudah menyiapkan makanan" ucap jisso
Jisso dan mertuannya pun berjalan masuk menuju ruang makan,seperti yang di pinta jisso,
"Hari hari kau sendiri disini" tanya nyonya jung
"Ani...hosoek kadang pulang jika tempat konsernya dekat" ucap jisso
Ting tong.....ting tong
Untuk ke dua kalinya bell apartemen berbunyi dikala mereka hendak menyantapa makanan
"Sebentar akau akan membuka pintu dulu mungkin itu hosoek" ucap arra
Dan itu mendapat anggukan dari mertuanya
__ADS_1
Jisso pun kembali melangkahkan kakinya, menuju pintu
Dan benar saat ia membuka pintu, di dapati suaminya dengan senyuman yang khas
"Aku merindukan Mu" ucap hoseok langsung memeluk jisso
Jisso pun membalsnya
"Aku juga merindukan mu, "
Seketika hosoek berjongkok
"Sayang , maaf kalau appa mu ini slalu jauh dari sisi mu"
Jisso tersenyum
"Aish..kau ini . . sudah ayo masuk"
Hosoek pun kembali berdiri dan merangkul sang istri untuk berjalan kedalam.
Sampai di ruang makam hosoek terkejut
"Eoh..eomma , appa, kapan kemari" ucap hosoek ikut berbaur dengan keduanya
"Baru saja, sebelum kau datang, kenapa kau gila kerja huh?" ucap tuan jung
"Nee..kau tinggalkan istrimu sendiri, apa kau tak puas dengan kekayaan yang kau miliki" tanya kembali nyonya jung
"Ah..mianhae..bukannya begitu aku hanya ingin menabung untuk nanti kelak anak ku" ucap hosoek
"Aish.tapi setidaknya kau luangkan waktu untuk istrimu , lihat istrimu sedang hamil tua, bagaimana kalau terjadi yang tidak tidak" ucap tuan jung
"Ah..mianhe eomma,aku sudah mengambil cuti ko" ucap hosoek
"Kenapa eonnie tidak ikut" tanya arra mengalihkan pembicaraan karna melihat hosoek yang dimarahi
"Ah...eonnie mu sedang sibuk dengan urusan pernikahannya. Jadi tidak bisa ikut" ucap nyonya
"Benarkah..noona akan menikah,, " tanya hosoek terkejut karna memang hosoek mendahului kakanya untuk menikah
"Nee,, kira kira dua minggu lagi mereka sedang mencari tempat untuk acaranya " timpal nyonya jung
__ADS_1
"Ouh..tuhan aku tak sabar melihat noona ku berdiri di pelaminan" pekik hosoek
"Sudah..ayo dimakan, jangan terus merancau" ucap jisso mengomel.