
William POV
Rasa suka ini,begitu menyiksaku.Aku mencintaimu dam diam.Aku gak tau,bagaimana caraku mendapatkan perhatian,karena kesibukan kita,gak selalu sama.Dan aku berusaha agar tetap melihatmu dan menerima pekerjaan di satu negara denganmu.
Andai kamu tau,aku benar -benar jatuh cinta padamu.Tak pernah ada rasa dengan siapapun.Aku pernah pacaran dengan sesama artis ataupun teman kuliah,tapi mereka hanya sekedar pengisi kekosongan hidupku,dan aku juga tak pernah mencintai mereka.
Rasa ini begitu berbeda.Aku bahkan merasa tersiksa jauh denganmu.Aku ingin kamu ada selalu dalam pandanganku,aku ingin berakting bersamamu.
Aku pun mencari tempat lokasi syutingmu.
πΌπΌπΌπΌπΌπΌπΌπΌπΌ
Pagi itu,Agata pun melakukan syuting dan latihan beberapa gerakan.
Agata kemudian memerankan perannya dengan seorang aktor tampan bernama Edward.
Mereka saling berkomunikasi untuk penyatuan casmistry mereka dalam setiap adegan.Sang sutradara juga memberi masukan pada mereka.
Agata sangat salut melihat Edward,Edward memang sudah lumayan senior,berusia sekitar 35 an,masih single ,artor papan atas.Tum tum pernah cerita,Edward beberapa kali pacaran dengan artis dan penyanyi,tetapi berakhir dengan perpisahan.
Edward lumayan tampan,berkarisma.Filim yang mereka lakoni,hanya sedikit adegan actoin.Tapi adegan action yang dilakukan sangat susah,jadi Agata sangat butuh latihan ekstra.
Agata kesulitan mencari teman berlatih.Tetapi siang ini dia terkejut melihat kehadiran William di lokasi syuting.
"Kesulitan latihan?ujar William."
Agata pun mengangguk.
"Jam berapa siap syuting hari ini?ujar William"
"Jam 3 mas,ujar Agata".
"Nanti saya jemput ya Ta,saya bantu latihan,ujar William"
"Gak usah mas,gak apa apa.Saya nanti cari tempat taekwondow aja.Adegannya gak gitu banyak action kok,ujar Agata."
"Gak apa apa Ta.Saya jemput ya,nanti siap-siap ujar William".
Agata pun mengangguk.
Wilkiam pun permisi dan melambaikan tangannya pada Agata.
Setelah break,Agata kembali menjalankan syuting bersama beberapa aktor dan aktris lainnya.
Tak terasa ,syuting hari ini pun selesai,cepat selesai karena tadi mereka melakukan syuting saat subuh guna mendapat view yang bagus saat matahari terbit.
Agata terlihat lelah.
William dengan semangat menghampiri Agata.Tum tum yang sadar akan situasi,memohon pamit kembali ke penginapan mereka terlebih dahulu.Tum tum sebelumnya membisikkan beberapa nasehat pada Agata.
"Jaga diri baik baik Ta,jangan murahan dan sembarangan makan.Kalau mau makan,bayar dan beli sendiri.Kamu ingat,kita membangun karir mu bukan hal mudah seperti orang lain,Ujar Tum tum memeluk Agata".
__ADS_1
"Aku ingat Tum....ujar Agata."
"Jangan pulang malam yah.Ingat...masker selalu pakai,agar tersamar dan gak ada gosip,ujar Tum tum"
"Beres bos.....ujar Tata".
William dan Agata berjalan berdampingan,William membuka pintu mobil sportnya,Mempersilahkan Agata masuk.Kemudian William berjalan ke sisi sebelahnya,dan memasuki mobil sport hitam tersebut.
William mengajak Agata ke sebuah mansion besar,Agata sangat terpukau dengan gaya arsitekstur mansion tersebut.Sangat elit dan berkelas.
"Mari masuk.....ujar William".
"Beberapa pelayan mempersilahkan William dan Agata masuk.Silakan duduk dulu ya Ta,saya ganti pakaian dulu.Kamu ada bawa pakaian?tanya William".
"Ada mas....selalu ada stik dekat mobil saya.Jadi tadi udah ambil juga dengan sepatu sport,ujar Agata".
"Laura,tolong antarkan Agata di kamar bawah,buat ganti pakaian,ujar William".
"Mari non....ujar sang pelayan".
Semua pelayan heran,baru kali ini William membawa seorang perempuan ke mansion ini.
Seorang gadis yang sangat cantik,Salah satu pelayan memfoto Agata,ketika Agata memandang tumbuhan kaktus dekat ruangan keluarga,ketika menuju salah satu kamar.
Pelayan ini salah satu pelayan senior,yang merawat Nyonya Lily sejak Remaja.Nyonya Lily menyayanginya.
Terkadang nyonya Lily selalu bertanya,kalau di Paris,apa pernah William membawa pacarnya ke rumah,maj dimanapun selalu laporan pelayan ,menjawab tidak pernah.
Agata dan William melakukan gerakan pemanasan.Kemudian mereka berlatih sesuai beberapa adegan yang tertuang di kertas skenario.
Mereka berlatih sekitar 2 jam.William pun sangat bahagia.
"Ta...kamu ada bawa baju ganti?tanya William".
"Ada mas...ujar Agata".
"Panas panas gini ,pengen nyemplung,ujar Agata".
"Besok aja.Selesai syuting mas jemput.Kalau sekarang kamu nyemplung,besok kerok an...ujar William tertawa".
"Jadi artis atau aktor,perlu olah raga ekstra,agar badan proporsional,wajah cerah,ingat Ta...jangan forsir dalam karir.Karena banyak artis ataupun aktor yang kerja siang dan malam,tidak pernah puas.Minum suplemen,agar fit.Tapi apa yang mereka alami.Mereka banyak meninggal tiba-tiba karena kecapekan.Ada yang kena penyakit kanker dan berbagai penyakit lainnya.Bagaimanapun semua orang butuh uang,tapi jangan jadi budak uang.Perlu menikmati hidup,ujar William".
"Makasih masukan nya mas,ujar Agata".
"Mandi dulu yuk...ujar William".
"Dimana?tanya Agata dengan polos".
"Di kamar mas aja,ujar William sambil tertawa".
"Gak...bercanda.Nih di ruangan ini aja,tutup pintunya agar Aman,ujar William kembali tertawa".
__ADS_1
Agata pun tersenyum.Entah mengapa,William memperlakukannya dengan sopan dan menghargainya,sehingga Agata nyaman berteman dengan William.
William menyuruh pelayan menyiapkan aneka hidangan buah,sebelum dia mandi.
William sangat bahagia,bisa bersama Agata.Belum pernah dia merasakan debaran irama jantungnya,belum pernah sebahagia ini dia rasakan bersama seseorang.
Agata telah selesai menyisir rambut dan memakai bajunya.Tanpa pakai bedak,wajah Agata tetap cantik.Membuat William terkesima.Demikian juga dengan para pelayan,mereka takjub dengan kecantikan alami yang Agata pancarkan.Aura nya begitu kentara.
Agata dan William sudah berada di ruang tamu,William menyuruh Agata memakan aneka buah.Juga jus jeruk .William tau,Agata sangat menyukai jus jeruk.
Agata bukan orang yang jaim atau topeng.Dia bersikap apa adanya.William terlihat menghapus buah yang berlepotan.
William tersenyum,Agata seorang gadis yang menarik.
William menarik handphone Agata.
Agata terkejut.
"Mas save nomor mas yah,ujar William".
Kemudian William menekan tombol pada handphone Agata,sehingga handphone William pun berbunyi,William men save dengan membuat nama "My Love".
William pun tersenyum puas.
"Ini namanya pembajakan deh mas,ujar Agata menatap William".
"Hitung -hitung upah jadi tainer ujar William sambil tertawa.Suasana begitu santai.Dan William dan Agata sangat nyaman.
"Mas...udah malam.Besok Agata syutong,ujar Agata".
William pun mengambil sepeda motor sportnya.Sepatu dan pakaian tadi tinggalkan aja,nanti Laura yang akan urus,ujar William.Kita naik mitor aja yah...ujar William.
Agata pun mengangguk setuju.
William memberikan salah satu jaketnya pada Agata,memakaikan agata helm ,san Williamnpun melakukan hal demikian.
William dan Agata menikmati jalanan kota Paris di malam hari.Begitu terlihat suasana romantis di mana mana.William sengaja mengajak Aggata mengendarai sepeda mitor sportnya ,agar Agata bisa memeluknya."Modus banget kanπ€£π€£π€£π€£π€£).
William memegang tangan Agata.
"Peluk yang erat,ujar william,Biar gak jatuh Ta...ujar William tertawa."
"Mereka menyusuri menara Eiffel,William juga menyusuri Arc The Triomphe,William juga singgah di sungai Siene,dia mengabadikan foto mereka berdua.William juga mengambil beberapa foto Agata disana.Agata baru kali ini berjalan di malam hari,suasananya sangat menakjubkan."
"Ta....kapan off libur,kita main ke disneyland yah,ujar William".
"Okey...ujar Agata tersenyum".
ππππππππππππππππππππ
jangan lupa like,vote dan komet
__ADS_1
happy reading guyssss