
Arya masih tersenyum,mengingat kejadian semalam.Arya sangat bahagia,Agata menerima dirinya.
Pagi itu,Arya bergegas menemui Agata di apartemennya,beberapa hari lagi,Agata akan berangkat ke Rusia,guna syuting film terbarunya.
Arya menekan bel,dan melihat Agata membuka pintu apartemennya.Agata tersenyum pada Arya.
Arya melihat ke arah meja,telur beberapa gosong,dan dapur berantakan.
Penampilan Agata sangat lucu,keringat di mana mana.Arya menggulung lengan bajunya,menuju dapur.Agata sangat malu.Bergegas memasuki dapur nya.
"Mas...biar Tata aja yang beresin".
Agata bergegas membungkus kembali sayur,sosis,dan memasukkanya ke dalam kulkas.Arya mengambil teflon dan beberapa wajan kbekas dan mulai mencucinya.
"Mas...gak usah.Plase.mas tunggu di ruang tamu atau di ruang nonton aja mas,ujar Agata."
Agata sangat malu,bertapa bodohnya dia memasak.Bukan mau nutupin,dia berusaha belajar,tapi gak tau harus bagaimana.Di masa mama nya meninggal,papa yang selalu masak.
Menjadi diri sendiri memang bagus.Tapi sungguh Agata merasa kecil,hanya bisa masak air,mie instant.Tidak mempunyai ibu dari masa pertumbuhannya,membuatnya menjadi pekerja keras.Tetapi tidak pernah memasak,sedari dulu mama sangat mrmbenci anak anak nya memasuki wilayah dapur.
Agata sudah membereskan dapur,bersama Arya.
Arya memeluk Agata.
"Sudah mandi ,tapi masih keringatan,ujar Arya tersenyum dengan memandang aneka telur yang karut marut di meja makan."
Agata mengambil telur tersebut,perlahan memakannya.Hanya 2 saja yang terletak di piring.
"Akkkk.....ujar Arya".
"Jangan mas...ujar Agata.Suer....beli di luar aja ya mas.Rasanya aneh,ujar Agata".
"Mas ingin coba masakan kamu pertama Ta...ujar Arya.Akk..........Arya membuka mulutnya dan mengangguk meyakinkan Agata".
Agata memotong kecil telur,memasukkan ke mulut Arya.
"Kapan kapan ,mas ajarin masak yang simpel,ujar Arya".
"Mas apa bisa masak?ujar Agata.Terlihat sorot mata Agata menahan rasa sedihnya".
"Mas awalnya juga gini masak,lama lama karena terbiasa belajar dari youtube,bisa sendiri,ujar Arya.Apaalagi mas kos ,anak kiliahan kan makan luar aja,mas kalau merindukan maaakan rumahan,yah masak sendiri,ujar Arya".
Telepon Agata berbunyi.Agata melihat nomor yang teleoon nenek,yang di kenalnya.
πHallo....
πHallo Ta...ujar nenek
πNenek apa kabar?tanya Agata.
πNenek hikssss....hikss......tangisan nenek membuat Agata terkejut.
πNenek kenapa?ada masalah apa nek?nenek cerita
sama Tata.Tata ke rumah nenek ya,ujar Agata.
πTa.....bisa gak kamu datang ke rumah nenek.Lihatlah William Ta....dia begitu terouruk kehilanganmu.Dia tau dari Tum tum kamu akan menikah.Dia terpuruk Ta...ujar nenek.
πMaafkan Agata nek,ujar Agata.Tata akan kesana,ujar Agata.
πBaiklah nak.Maaf nenek jadi merepotkanmu.
πGak apa apa nek,ujar Agata.
Agata memandang Arya.
Terlihat Agata bingung menjelaskan tentang kondisi William.
__ADS_1
"Mas....apa boleh Agata menemui Wiliam?tanya Agata tertunduk".
Arya mengusap wajahnya.
"William kenapa Ta?tanya Agata".
"Keadaan William sangat terpuruk.Dia kena drugs dan alkohol.Tata sudah beritau mamanya.Agata tau dia fruatasi terjerat barang haram itu dari sesama rekan aktor juga.Dunia hiburan rentan.Giti ada masalah langsung goyah,ujar Agata."
"Agata merasa bersalah.William tau kita tunangan,William masih dalam masa rehabilitasi dan masih konsultasi dokter.Dia kembali terpuruk.Agata menyebabkan ini semua,ujar Agata menangis menunduk".
"Kamu jangan salahkan diri sendiri.Setiap mencintai,pasti ada resiko kecewa,atau bahagia.Pasti ada rasa sedih bila di tolak dan gak berjodoh dan ada rasa bahagia bila di terima.Bikankah ada yang bilang istilahnya,berani bercinta,berani mengambil resiko.Harusnya kuat dan tegar,gak menghindar dari masalah.Kamu memberinya motivasi Ta,tapi apa harus selamanya?kamu juga punya dunia kamu sendiri.Peran agama sangat penting sebagai pagar keimanan kita,ujar Arya.Mas gak ada melarang kamu Ta.Bukankah dalam hubungan saling percaya dan mengerti dalam situasi apapun?Pergilah Ta,tapi jaga hati buat mas.Mas akan antar atau mau pergi sendiri?tanya Arya".
"Antar aja mas.Nanti Tata pulang sendiri,ujar Agata".
"Nanti pulang jam berapa,info sama mas Ta.Kalau mas gak bisa jemput,mbak Tami atau mbak Ana akan jemput ya,ujar Arya."
"Makasih mas ujar Agata".
Arya menekan rasa cemburunya,menahan rasa takut kehilangannya.Tapi Arya percaya,kekuatan perasaan mereka akan melewati setiap persoalan.
Arya membelai wajah Agata.
Agata mandi dulu ya mas.Lengket dan berminyak,ujar Agata.
"Hm.....tapi kamu pakai baju piyama lucu Ta...ujar Arya".
"Ih....ngejek deh,ujar Agata".
Agata pun mandi di kamarnya dan memakai pakaian t shirt dan jeans nya.Agata memakai topi hitam pemberian Arya sewaktu mereka di paris.
Agata dan Arya pun sampai dj sebuah rumah megah,dengan pillar yang sangat besar.Arya mengecup bibir Agata.Membelai wajah dan menepuk nepuk tangan Agata.
"Jaga hati ya yaang...ujar Arya".
"Hm....baiklah mas.Hati hati...ujar Agata."
Sifat kedewasaan Arya,kesabaran Arya,prinsip dan penyayang serta perhatian Arya ,melindungi Agata.Agata nyaman ,dan itu tidak dia dapati dulu sewaktu berhubungan dengan William,bukan mau membanding bandingkan,kwalitas hubjngan mereka tanpa arah,padahal william bedanya hanya 1tahun dari Arya.
Seperti ikatan benang merah,sudah tercipta sejak mereka dari kecil,Agata tidak bisa menipu dirinya,gak bisa membohongi perasaannya.Begitu bertemu,benar merah itu tak pernah putus.Agata menolak perasaannya,tapi dia sebagai manusia biasa tak mampu menepis perasaannya.Bukan gak memberi kesempatan pada hubungannya dengan William.William sangat kekanak- kanakan.Belum pernah mencintai sedalam ini.Agata memandang rumah William.Perasaannya sedih mendengar semua tentang William saat ini.
Agata di persilakan satpam masuk.Agata di antarkan satpam ke dalam.Terlihat nenek menangis di anak tangga.Agata berjongkok di depan nenek.William sudah seperti cucunya sendiri.Nenek memeluk Agata.
"Temuilah dia Ta.Jangan memberikan harapan jika kamu tak akan bersamanya.tolong nasehati dia.Tolong dia Ta.....mama Lili sangat sedih,papa nya juga."
"Agata gak bisa menjanjikan apa apa nek.Agata hanya melakukan apa yang Agata bisa".
Agata di genggam nenek menuju kamar bawah,sang nenek membuka pintu kamar.Mama Lili terlihat menangis.Mata mama Lili bengkak.Mama Lili memeluk Agata.Dan keluar dari kamar.
Agata melihat sosok William sangat terpuruk,pucat dan berantakan.
"Bang...slamat pagi,ujar Agata."
"Hm.....kamu datang Ta.Abang malu dengan keadaan abang,William menunduk."
"Abang mandi yah....biar Agata tunggu di taman belakang,ujar Agata".
"Baiklah...ujar William berdiri,perlahan menuju kamar mandi."
Agata pun pergi ke taman belakang rumah William.Duduk di gajebo.
Mama Lili membawa aneka sarapan pagi.Ada roti,bubur,nasi goreng.
Terlihat William berjalan perlahan,menatap Agata dari jauh sampai mendekat.
William duduk di sudut gajebo,di depan Agata.
"Sudah lebih segar,ujar Agata,gitu dong bang."
__ADS_1
William tersenyum seakan di paksakan.
Terlihat William begitu sedih,menatap jari tangan Agata sudah berhiaskan sebuah cincin ikatan.
"Kamu sudah tunangan ya Ta?tanya William".
"Iya bang,semalam,Ujar Agata".
"Semakin susah perjuangan abang ya Ta!!!!!! ujar William menunduk".
"Abang sudah ke dokter? yang Agata beri kartu namanya?tanya Agata".
"Sudah Ta.Mas di beri obat dan beberapa suntikan dan juga motivasi."
"Dekat ke Agama ya bang.Abang selalu rajin berdoa ,di setiap gereja,abang selalu datangi.Jangan menyerah.Abang akan mendapatkan wanita yang lebih dari Tata.Mas tetap hidup baik.Mau janji kan bang?abang gini,Tata juga sedih.Tata tertekan.Mas kasihan lihat mama dan papa mas.Mereka hanya punya mas."
William menunduk.
""Semalam apa mabuk?tanya Agata"
"Gak Ta.....mas hanya berantakin kamar dan memecahkan lampu meja,ujar Agata".
"Kekanak kanakan,ujar Agata".
"Jangan gitu Ta....ujar William".
"Dewasa la bang.Dah mau akik akik masih mental tempe.Cepat sembuh,harus cetak prestasi lagi.Jangan temenan dengan Rio,dia tuh mau hancurin abang.Dari dulu abang selalu gak bisa dia saingin.Tipe teman ada 2 bang,ada membawa kebaikan ,dan ada membawa kejurang kehancuran".
"Tata sudah suruh Pitter Hogan balik ke Indonesia.Agata sudha suruh mama Lili tugaskan Pitter ngawasi abang".
"Sekarang makanlah bang,Tata juga lapar,ujar Agata tersenyum".
"Abang mau makan apa?tanya Agata".
"Abang mau nasi goreng Ta,ujar William".
"Agata juga mau nasi goreng.Abang ingat,kita pernah berebutan makan nasi goreng di lokasi syuting,ujar Agata."
"Hmm....begitu indah saat itu Ta.Abang selalu jadi traner kamu berlatih,ujar William".
"Andai kalian tidak bertemu,kita masih sama Ta,ujar William"
"Jangan bilang gitu bang ,semua ada cara Tuhan mempertemukan manusia.Kita jadi teman yah...ujar Agata".
"Gak bisa lebih Ta?ujar William."
"Agata telah memilih Arya bang.Maaf....abang bisa nerima kan?tanya Agata".
"Mau gak maulah Ta...ujar William".
"Jangan gitu,itu namanya pemaksaan ,ujar Agata".
"Baik....kapan kalian nikah?tanya William".
"Belum tau mas.Agata masih ada 2 kontrak film.Agata hanya menikah privasi,hak pesta besar,ujar Agata".
"Undang abang kalau kalian nikah,ujar William."
"Baiklah bang....Agata permisi ya bang,ujar Agata.Cepat sehat ya.Kita ketemuan akan lebih baik lagi di lain waktu.Abang no drugs ,no alkohol,no sex okey.Bisa janji kan?ujar Agata".
"Baiklah Ta....kamu akan liat abang boyong minimal 2 piala,ujar William".
Agata pun memekuk nenek dan mama Lili.Agata pun pamit ,di jemput mbak Ana.Agata sebelumnya sudah me Wa Arya.
ππππππππππππππππππππ
Jangan lupa like ,vote dan koment
__ADS_1
happy reading guyssss.