
Agata berjalan bersisian dengan Arya.Arya menggenggam tangan Agata.Agata tersenyum.
Mereka pun melihat sosok Rian.Sosok yang sangat berbeda di mata Agata.Biasanya Rian berpakaian eksekutif,sangat rapi.Sedangkan saat ini Rian tampak berpakaian casual.
Rian keliatan terkejut ,ketika melihat Agata dengan seorang pria yang macho.Berbadan atletis,berotot,berkulit kecoklatan,dari penilaian Rian,sosok nya seperti dari kemiliteran.Ada rasa cemburu yang begitu besar,saat Rian melihat tangan Agata terpaut erat dengan sosok lelaki itu.Siapa dia?apa hubungan Agata dengannya.Agata terlihat begitu bahagia.Rian dan Arya saling bertatapan.Agata melihat kejadian itu menjadi penengah di antara mereka.
"Bang Rian....ujar Agata menyapa".
"Apa kabar Ta?sudah sangat lama kita gak ketemuan,ujar Rian".
"Benar bang.Terakhir sebelum Tata pindah ke Singapura.Abang ada ketemu nenek?tanya Agata".
"Ada Ta.Nenek sehat.Tadi abang nelepon nenek,nenek sudah bisa pakai handphone,di ajarin sama Dian,ujar Rian".
"Tata minta nomor nenek ya bang,ujar Agata".
Rian pun memberinya.
"Bang...kenalkan ini mas Arya,ujar Agata".
"Saya Rian...ujar Rian".
"Kenalkan Saya Arya Bagaskara,ujar Arya ".
Pandangan mereka saling beradu.Arya tau Rian menyukai sosok Agata.Tapi Arya berusaha meredam cemburunya,walaupun sifat posesif melandanya.
Sedari kecil,sosok Agata sangat banyak di sukai oleh banyak pria.Sifat agata yang tomboy,tetapi cantik dan terkadang anggun meniru maminya.
"Ta....kita dinner bareng yuk...ujar Rian".
"Mas Arya mau ikut?tanya Agata".
"Hm.....ujar Arya dengan sikap datarnya."
"Kita dinner di seputaran sini aja bang...ujar Agata.Banyak kok restonya lumayan,ujar Agata."
"Baiklah Ta...ujar Rian ."
Rian sangat tampan,memakai dalaman putih dipadu dengan kemeja berwarna biru jeans,sangat cocok dan menawan.Di padukan dengan Jeans hitam.Sungguh beda dari penampilan biasanya.
Mereka pun berjalan,Agata di apit Rian dan Arya.Agata di posisi tengah.Agata menaikkan syal nya,Agata menyamarkan jati dirinya.
Mereka memasuki sebuah restoran bernuansa modern.
Seorang pelayan memberikan beberapa buku menu.
Agata,Arya dan Rian sama -sama memesan steak sapi dan salad sayur dan salad buah.
Sambil menunggu pesanan datang.Agata pun membuka suaranya.
"Bang Rian sampai kapan di Paris?tanya Agata".
"Semingguan Ta...ujar Rian.Tapi keliling juga,ada beberapa cabang mau di urus,ujar Rian".
"Kalau kamu?kapan balik Ta ke Singapura?tanya Rian."
"Jalan bareng tour masih semingguan lebih bang.Setelah itu baru balik Singapura 2mingguan.Tetapi di awal januari sudah kembali ke sini,Tata akan syuting film bareng Suat dan David,ujar Agata".
Menu yang mereka pesan pun datang.Rian dan Arya masih saja saling menatap.Agata tidak terlalu memperhatikan mereka.Ketika Agata agak tersedak,Rian dan Arya sama -sama memberi air putih.
Agata pun bengong.Agata mengambil air putih pemberian Arya.Dan perlahan meminumnya.Agata jadi sedikit gak nyaman dengan suasana pertemuan ini.
__ADS_1
"Ta....ini oleh -oleh kesukaan kamu,ujar Rian memberikan sebuath paper bag."
"Makasih bang...ujar Agata,Tata jadi sungkan deh,di terima mas sudah jauh jauh bawanya,ujar Agata ."
"Jangan anggap gimana gimana Ta.Santai aja,ujar Rian".
"Kamu udah pisah Ta dengan William?tanya Rian".
"Sudah bang.Apa dari mbak Dian abang tau?".
"Iya....kadang Tum tum,Dian,Nenek,dan abang ketemuan ,kadang di apartemen Tum tum,kadang di tempat Dian,dan kadang di tempat abang."
"Gak ajak ajak deh...ujar Agata".
"Kamu sibukh syuting melulu sih Ta...ujar Rian tersenyum".
"Maklum pemburu dollar dan berlian bang,ujar Agata tertawa".
"Abang ketemu Edi di Singapura.Kami makan bareng dengan papi mu dan Edo,ujar Rian".
"Mami mu ternyata ,teman satu kampus papi ku,ujar Rian.Kamu tau Ta,dulu terlibat cinta segitiga bareng papaku."
"Apa????ku pikir mami pacar pertamanya papiku Rian,oh....ternyata mami dulu cinta segitiga dengan mamimu dan papimu.Hm.....gak nyangka,ujar Agata berguman".
"Mami mu Ta mengalah,membiarkan mamiku dan papiku bersatu.Mamimu pergi dan memaksanpapiku berjanji menikahi mamiku.Sejak saat itu mereka lost contact,ujar Rian".
"Jangan sampai,ku terulang lagi merasakan cinta segitiga ,segi empat atau segala segi.Ruwet,bingung,dan.pasti melukai salah satunya,ujar Agata memainkan handphonenya."
"Bang...Tata pamit yah...lumayan capek,ujar Agata.Tapi naik sepeda dan mengelilingi banyak tempat".
"Baiklah Ta...sebelum abang balik,kita bisa ketemuan kan?tanya Rian menatap ke Arya."
"Mudah mudahan bisa bang.Nanti Tata titip oleh oleh buat nenek ya bang."
"Slamat bertugas juga bang.Sukses selalu,ujar Agata".
Ketika Agata mendekati kasir,ternyata makanan mereka sudah di bayar di awal,ujar pelayan restoran.
"Makasih traktirannya ya bang,ujar Agata".
Agata dan Arya berjalan bersisian.Arya menggandeng tangan Agata.Jari mereka saling bertautan."
setelah jarak beberapa langkah ,Agata melihat wajah Arya tidak seperti biasanya.
"Mas....kok cemberut,tambah jelek loh...ujar Agata".
"Gak apa apa Ta...ujar Arya".
"Mas....ngomong dong.Maaf ya...Rian hanya teman Agata,gak lebih.Ujar Agata".
"Dia menganggapmu lebih Ta.Kamu tau siapa Rian?tanya Arya".
Agata menggeleng.
"Rian anak seorang pengusaha kondang Ta.Sekarang perusahaan tersebut sudah 5tahun belakangan di gantikan olehnya."
"Mas gau dari mana ?tanya Agata.Rian naik bus loh mas.Mana mungkin pemilik perusahaan besar gitu".
"Kamu cari saja di google,Rian Willer,ujar Arya.Rian domjnan kilit asia seperti mamanya.Papanya berkebangsaan Amerika,ujar Arya".
"Mas tau dari mana?ujar Agata."
__ADS_1
"Papa mas ...pernah mengenalkan mas dengan Rian.Ketika terlibat beberapa kerjasama."
Agata bengong dan membuka google nya.Ternyata apa yang mas Rian katakan benar.
"Bang Rian mungkin low profile mas.Makanya gak gensi gensian naik bus,ujar Agata polos".
"Rian suka kamu.Kalau gak percaya coba nanya ke Dian,ujar Arya".
"Mas cemburuan banget deh...ujar Agata.Wajah mas sangat gak bersahabat dari tadi,ujar Agata".
Arya hanya diam.
"Mas gendongin dong,ujar Agata.Sampai ke apartemen yah mas...ujar Agata manja,hitung-hitung olah raga Mas...ujar Agata."
"Mau gendong ala bridal style atau gendong belakang?".
"Gendong belakang mas...ujar Agata tersenyum manja".
Di depan mereka ada kursi dari batu,Agata pun naik ke atas kursi,lalu Arya membungkuk.Dan Agata pun naik ke punggung Arya.Arya menggendong Agata,menyusuri jalanan.
"Tata berat gak mas?tanya Agata".
"Gak...kamu terlalu kurus,dari kecil sangat susah makan,ujar Arya tersenyum".
"Dulu mas sering gendong kamu Ta.Kamu sangat manja,ujar Arya".
"Tata masih ingat,kita dikejar anjing,Tata terjatuh.Mas melempar anjingnya,dan menggendong Tata ,ujar Agata".
"Mami Raisha ngobati kaki Tata ,ujar Tata."
Agata mendekatkan sisi wajahnya pada sisi wajah Arya.Mereka pun memasukinlobby dan lift.Arya gak mau menurunkan Agata ketika di lobby.Mereka menaiki lift.Di depan pintu kamar,Agata turun,Agata pun menekan tombol kunci.Arya menarik tangan Agata,Arya perlahan ******* bibir Agata.Mereka saling mencurahkan perasaan mereka.
Kemudian Arya menempelkan dahinya dengan dahi Agata.
"Ta....jangan pernah tinggalkan mas,ujar Arya dengan mata sayunya.Bertapa takut Arya ,Agata bersama yang lain".
"Mas juga ,ujar Agata.Mas bisa kan menahan gosip,menahan tidak ter exposenya hubungan kita.Tata gak mau mas,hubungan kita dibahas dan di sorot media.Lain lagi hater yang membayangi kita."
"Prajurit tahan banting Ta....ujar Arya pada Agata."
"Baiklah prajuritku,kamu nomor satu dihatiku,pangeran semasa keckl,ujar Agata mencoel hidung Arya".
"Arya mengangkat Agata.Membaringkan Agata di sofa.Agata menciumi pipi Agata bertubi tubi,dan mengulum bibir merah Agata".
"Ta.....besok kita akan menginap di hotel,kita akan stay di Italy,tadi di group di info,ujar Arya."
"Mas sudah packing?tanya Agata".
"Sudah.Mau mas bantui packing?tanya Arya".
"Temani aja yah mas...ujar Agata."
"Baik sayanggg...Arya pun dengan tiba tiba mengangkat Agata seperti sekarung beras,Agata memukul pundak Arya.Tapi Arya tetap mengangkat nya."
"Pelatihan mas di militer sangat baik,kuda kuda kaki mas kuat,bisik Agata di telinga Arya".
🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀
Jangan lupa like,vote dan koment
like dunkkkkk.....biar semangat up lagi.
__ADS_1
semoga suka dengan ceritanya.
Happy reading guysss.