
Pagi itu,perlahan Agata membuka kelopak matanya.Masih terasa berat,tapi udara pagi begitu menyegarkan.
Agata terkejut saat tatapannya memandang 2 sosok orang yang sangat asing.
apa aku sedang bermimpi?dalam hati Agata.Kenapa seperti nyata?apa aku sudah meninggal?
"Sudah bangun Ta?tanya William".
Agata masih menutup dan membuka matanya.Ternyata aku belum meninggal dan ini benar benar nyata,dalam hati Agata.
Aku memilih.....
Bersabar untuk semua hari hari beratku
Aku memilih kuat
Dan bersabar
Akan ada hari tertawa buatku
Aku belajar untuk berharap dan percaya
Selalu ada pelangi sehabis hujan
Semua takdir menoreh langkahku
Aku pernah berharap
Tapi akankah harapanku sia sia
Atau aku kebanyakan berhayal?
Aku belum bisa memaafkan
Agata berusaha duduk,Edo menopang badan mbaknya,agar bisa duduk.Agata memeluk adiknya,adik yang sangat di rindukannya.
"Mbak merindukan mu dek...ujar Agata.Kamu mau berkarir dimana?kita jangan berjauhan lagi,mbak akan pindah ,ujar Agata.Terlalu lama mbak dalam kesunyian."
"Edo dapat penawaran mbak,kita bahas begitu mbak sehat yah...ujar Edo".
Agata mengangguk.
"Mbak....ini orang tua bang William,ujar Edo".
Agata mengangguk pelan,mama William mendekati Agata.Mengelus rambut Agata.
"Bagaimana keadaan ku nak?tanya wanita itu".
__ADS_1
"Baik bu...ujar Agata."
"Harusnya kita bertemu tidak dalam suasana seperti ini,ujar wanita itu menghapus air matanya".
Agata heran,kenapa mama William bisa sampai menangis melihat keadaannya.
"Mami ku orangnya cengeng Ta...ujar William.Hatinya sangat lembut,maaf pagi pagi sudah menjenguk mu.Mami gak tenang pingin melihatmu.Mami sangat manja,ujar William menahan tawa nya".
"Jangan ledekin mami ...ujar mami William".
"Mami penggemar beratmu Ta.Walau mami manja,dia bercita cita jadi wonder woman sepertimu,ujar William tertawa bareng dengan papi William."
"Selama ini,tante pikir kamu cuma akting aja,tapi gitu di media tersebar kamu bisa menembak,bela diri dan memanah,tante semakin kagum,ujar mami William".
"Kamu tau Ta...anak tante ada 2 perempuan.Mereka sangat feminim,tergolong manja.Kami ber 3 mengagumi mu Ta.Datang yah ke rumah tante ,jangan sungkan...ujar mami William sangat ramah".
Biasanya orang sekelas orang tua William sangatlah jarang ramah,biasanya galak,ketus,mau menang sendiri.Sangat beda dengan kesan mengenal mami William dan papa nya.Dalam hati Agata.
Terlihat wajah tulus dari kedua orang tua William.
"Ta....kamu jangan salah paham.Kami tidak tau menahu soal Emily mengundang orangtuanya di restoran kemarin.Tante sama om datang,hanya mikir makan malam biasa.Ternyata dia dengan licik nya berlakon kami seakan merestui dan seperti mendorong ke opini pertemuan keluarga.Itu tidak benar Ta.William sangat dekat dengan kami,William selalu cerita tentang kamu kekasihnya.Dengan mbaknya juga,mnbak Wolliam itu bernama Margaret dan Elen,ujar mami William".
Tidak lama kemudian,terlihat dokter Elen Smith mendekati Agata.
"Kamu sangat cantik Ta....wajar William sangat mencintaimu.Dia selalu terbuka pada kami keluarganya.Saya kakak kedua William,Elen menggenggam tangan Agata."
William meraih tangan Agata.
"Ta....kami bertemu hanya sebagai teman biasa.Tidak lebih Ta."
"Maafkan...memang perusahaan abang ada kerjasama dengan perusahaan papa nya.Mobilnya mogok,makanya naik mobil abang.Dan sewaktu di ruangan,itu inisiatipnya Ta...bukan abang,ujar William".
"Will...biarkan Agata beristirahat.Gak stres dulu nak.Kalian pasti bisa menyelesaikan benang kusut karena wanita siluman itu.Mama sangat bahagia,kamu bisa pisah dengannya sendari dulu,ujar sang mami".
"Will...di lain waktu...kamu juga harus perhatikan,jangan dekat dengan wanita seperti itu.Jebakan mereka akan menghancurkanmu.Mulai sejak saat ini,kemanapun harus kembali ditemani dengan pitter,tidak ada bantahan,ujar papa William tegas".
"Baik pa...ujar William".
"Om...dan tante permisi dulu ya Ta....cepat pulih,kamu calon wonder woman di rumah,ujar papa William menahan senyumnya".
Ternyata sosok tegas,bekarisma ,yang di kenal banyak orang sebagai sosok ber expresi dingin,sangat menyayangi keluarganya.Salut banget sama keluarga William...dalam hati Agata.Gak memandang hina kedudukan orang lain,ramah dan tidak merendahkan.
Agata tersenyum dalam pekukan mami Lily.Papi Juan ,pun menepuk nepuk perlahan tangan Agata.
Terlihat kasih sayang mereka.
Agata perlahan di suap William menghabiskan perlahan buburnya.Agata masih kesulitan makan.
__ADS_1
"Ta...selama 1bulan kamu harus makan bubur.Tidak boleh mengunyah terlalu kuat dulu,tidak boleharah marah,karena otot dari bagian dada dan leher akan extra dan tertarik ototnya."
Agata pun mengangguk.Selesai makan,dengan bantuan perawat Agata di bersihkan dan bertukar pakaian baru.
Perlahan Agat duduk di ranjangnya.
Terdengar ketukan,dan Arya masuk membawa buket bunga,parsel buah di bawa seorang wanita dan berjakan di sampingnya seorang pria berkumis.
Agata teringat,dan mengenal pria berkumis itu.
"Om Anton Bagaskara...om kumis.....ujar Agata perlahan."
"Agata Jasen....rupanya kamu nak.....Edo.....ujar sosok berkumis.Sangat bahagaia".
"Papa kenal?tanya Raisha mama Arya".
"Ma....ini anak teman papa Jasen,kamu kenal kan.Teman satu kuliah kita.Yang pindah beberapa tahun lalu.Istri Jasen...... Mitha,teman kamu yang sangat menyayangi kamu,ujar Anton.Kamu ingat,gadis yang sering bermain bersama anak kita Arya,ini Mith....Tata..ujar Anton."
Mama Arya menutup mulutnya dengan kedua tangannya.
"Ta......12tahunan Tante mencari mu sayang....ternyata takdir mempertemukan mu dengan Arya.Kalian berjodoh dech....ujar mama Mitha...mamanya Arya".
"Kamu ingat Ta...kamu menyuruh Arya jadi polisi,agar melindungi kamu kelak,Ini Arya Ta....dia sudah jadi polisi karena permintaanmu.Sampai -sampai papanya kesulitan memaksanya menggantikan papanya."
"Om kumis...papi bentar lagi datang,om akan lihat papi...ujar Agata".
Reunian pun terjadi,saat papa Agata bertatap muka dengan kedua temannya.
"Arya...kamu sangat ganteng.Sudah jadi IPTU lagi.Kamu lihat tuh pacar kamu Agata.Dari kecil kamu sering bilang,Agata pacar kamu,calon istri kamu,ujar sang Papa Agata yang bernama Jasen."
"Mama Arya .....Raisha pun memeluk Agata perlahan.
Dulu...kamu selalu disuapi Arya,kamu tomboy,ngikutin gaya Arya.Kamu selalu Arya manjakan,ujar mama Raisha".
"Kami mencari kalian mas....ujar Raisha pada Jasen.,kalian sangat sulit kami dapati."
"Mami Agata sudah meninggal.Keluarga kami terpuruk karena kehilangan sosoknya.Bisnis pun hancur perlahan.Agata sangat pintar,dan harus membanting tulang membantu Edo dalam pendidikannya."
Agata terkejut dan tersenyum melihat sosok Arya
William yang berada di sana menahan rasa cemburunya.
ππππππππππππππππππππ
Happy reading guyssss
jangan lupa Like,vote dan koment yahhhhhhhh.Salam sehat selakuπ₯°
__ADS_1