Story Of Celebrity

Story Of Celebrity
Sebuah Kejutan 2


__ADS_3

Agata memojok di sebuah gajebo.Agata menyandar dan memainkan beberapa lagu sendu.Terasa banget hampa.Tum tum lagi menelepon dengan pacarnya.Tum tum mengorder beberapa jenis makanan buat makan malam mereka.


Agata hanya menutup makanan nya,malas rasanya makan sendiri.Agata menyingkirkan di sebuah sudut aneka makanan yang sudah di order dengan penutup nya di atas nya.


Agata memakai earphone nya ,sesekali bernyanyi.


Agata tiba tiba membuka matanya,Agata terkejut melihat sosok Arya duduk di depan nya.


Agata menjadi bengong.


"Hai Ta....jangan bengong dong,ujar Arya."


Agata pun tersadar kembali.Sebuah kejutan yang membuatnya sport jantung.Detak jantungnya berpacu.Hanya Arya yang mampu membuatnya seperti ini.


"Mengapa mas bisa disini?tanya Agata".


"Mas lagi ada meeting dengan pimpinan,dari tadi pagi,ujar Arya."


"Oh...ujar Agata.Kembali memaninkan handphonenya.Agata hanya diam gak bisa ngomong apa apa.Dan gak terpikir mau bilang apa apa".


"Mas sangat merindukanmu Ta...ujar Arya."


Agata hanya diam.


Agata tidak mau terlalu berharap.Bahkan saat ini dia masih aktif di kerjaannya dan entah sampai kapan dia disana.Mungkin lebih baik mengubur perasaan ini,dalam hati Agata,Jangan berharap Agata.Jangan.....jangan berharap lebih.


"Kenapa banyakan diam Ta?ujar Arya".


"Gak apa apa mas....ujar Agata.


Tiba tiba sosok Alan dan Tum tuk pun datang.Alan dan Arya saling bertatapan.Tum tum sangat terkejut dan menutup mulutnya.


"Kok bisa disini Pakpol?tanya Tum tum yang kebiasaan memanggil Arya pak polisi."


"Ada meeting disini dari tadi pagi.Tadi saya dengar Agata nyanyi.Gak bisa nyamperin karena lagi ada pembicaraan dengan pimpinan dan beberapa teman,ujar Arya".


"Mas Alan duduk yukkk..ujar Tum tum".


Alan pun permisi dan masuk di sebelah dalam.


"Belum makan Ta?ujar Alan".


"Belum bang..


nunggu Tum tum tadi,ujar Agata.Tum tum lago nelepon pacarnya ,ledek Agata".


"Mas baru sampai?tanya Agata."


"Iya Ta...sorry gak minta ijin ke kamu.Soalnya tadi Tum tum kan bilang nya kalian lagi holiday.Mas terkejut kamu ternyata udah 2 mingguan syuting di Indonesia.Sombong banget sekarang,gak nyari kita -kita,ujar Alan."


"Maklum bang,mau semedi.Jadi gak ngu dang siapa siapa.Liburan privat,ujar Agata".


"Ta...makan ,ujar Arya."


"Kalian pesan juga ,ini Tum tum yang traktir loh...ujar Agata tertawa ngakak memandang Tum tum merengut".


Alan pun memangil pelayan ,meminta daftar menu.


Arya memesan beberapa menu,demikian juga Alan.


"Kita mirip double date seperti tetangga samping Tum..ujar Agata.Sedihnya ku jomblo tanpa status ujar Agata."


"Bang Alan juga kali....ujar Tum tum,kalau pakpol Tum liat tadi sama cewek cakep,berbadan atletis juga.Pacar pakpol yah...ujar Tum menyentilagar Agata tau kode keras yang di beritau Tum tum".

__ADS_1


"Dia teman satu daerah tugas,ujar Arya.Kami di utus berdua dari Aceh,ujar Arya."


Hati Agata sangat cemburu dan nyeri mendengar itu semua.Pasti mereka berangkat bersama,duduk beraama di dalam pesawat,nyadar Ta...nyadar...ujar Agata dalam hati.


Agata banyakan diam.Demikian juga Arya.


Pinginnya Agata pergi malam itu juga dari sana.Dan memilih menyendiri,menahan kesedihannya.ketika orderan Alan dan Arya sampai di gajebo.Mereka perlahan makan.Agata hanya diam.


Alan yang sudah terbiasa menyayangi Agata,memberi beberapa daging sapi lada hitam kesukaan Agata.


"Makasih bang,ucap Agata sangat pelan mengunyah makanan nya."


"Ta....kapan syuting lagi?tanya Alan."


"3hari lagi mas...ujar Agata".


"Nginap disini sampai kapan?tanya Alan?"


"Sampai jam 12 besok aja mas.Ujar Agata."


"Agata memberi kode pada Tum tum dengan mengirimkan Wa."


Tum tum hanya diam.Tum tum tau,sorot mata Agata menahan kesedihan.


"Bagaimana 2 hari berikutnya?tanya Alan".


"Kami balik ke lokasi mas...ujar Agata".


Agata sengaja mengatakan mereka kembali ke lokasi syuting.Agata membrosing beberapa penginapan privat kembali.Dan membooking 2hari ,buat sisa liburan mereka.


Agata mengirimkan data tempat mereka menginap pada Tum tum.dengan pesan jangan bocorin le Alan atau Arya.ku mau sendiri,Agata mengetik nya di Wa.


Makanan Agata banyak tersisa.Dia gak selera makan.


Agata kembali ke kamarnya di ikuti Tum tum.


Agata masuk ke Villa mereka.Agata mengemas barang barangnya.


Tum tum memeluk Agata.


Air mata Agata pun mengalir.Memeluk erat Tum tum.


"Aku gak apa apa Tum.Kita keluar malam ini yah dari sini.Aku gak sanggup melihat kemesraan mereka.Maaf Tum....ujar Agata".


"Ta..ini udah malam,jam 11 malam juga.Apa gak baiknya besok kita berangkatnya Ta?tanya Tum tum".


"Aku biasa Tum nyupir sendiri malam.Aku akan hati hati,ujar Agata."


Agata sudah menukar pakaiannya.


Agata memaki hoodie dan topi hitamnya.


"Tum ....bentar ya.Ku akan ceknout ke receptionis,ujar Agata".


"Baiklah Ta..ujar Tum tum".


Ini kunci mobil,kamu naik duluan yah.Ujar Agata.


Agata pun menyusuri jalan menuju gedung utama hotel.Di jalan menuju disana ,Agata melihat Arya dan seorang wanita yang seperti di katakan Tum tum.Wanita itu terlihat memeluk Arya.Arya menepisnya tapi wanita itu ngotot memeluk Arya.Tidak ada jalan lain,Agata harus melewati mereka.Agata memakai masker dan merapikan topi hoodienya.Agata perlahan berjalan dan bergegas menuju gedung utama hotel.Agata merasa hatinya perih dan sangatbterluka.Agata merasakan air matanya mengalir.Agata mengusap matanya.


"Mbak...ini saya kembalikan kunci kamar 203,saya cek out ya mbak,ujar Agata".


"Apa pelayanan kami kurang baik mbak?ujar sang reception".

__ADS_1


"Tidak mbak.Makasih.Saya tiba tiba punya keperluan,ujar Agata.Makasih atas semuanya ya mbak,ujar Agata.Agata pun berlalu dari sana".


Agata kembali menyusuri jalan tadi,dia tidak melihat lagi sosok Arya disana.


Agata pun bergegas ke tempat parkir.Memasuki mobil dan mengendarai nya dengan laju.


Alan bolak balik menelepon Agata.Kemudian Alan menelepon Tum tum.


"Sorry Alan,Mood Agata tidak baik."


"Kamu bisa kan Lan...nelepon Agata besok,ujar Tum tum".


Agata melaju menyusuri jalan.Agata fokus membawa mobil nya.Di sebuah tempat Agata melihat pemandangan begitu indah


Agata perlahan memelankan mobilnya dan singgah ketempat itu.


Kita singgah dulu ya Tum..ujar Agata.


Tum tum pun mengangguk.Pakai syal dan jaketmu Ta...ujar Tum tum.


Agata dan Tum tum keluar dari mobil.Mereka pun berjalan menyusuri dan terpukau menatap pemandangan malam disana.Agata sangat menikmati pemandangan itu.


Mereka menikmati semua itu sekitar 15 menit.Agata dan Tum tum kembali melaju menuju penginapan.


Mereka sampai jam 2 malam di penginapan.Tum tum sudah molor.Agata langsung membangunkan Tum tum.Mereka bersama pelayan hotel menuju kamar mereka.


Agata lega sudah mengasingkan diri saat ini.Bukan nya mau melarikan diri.Agata hanya sadar,dia gak mau banyak berharap.Dia pu mematahkan kartu teleponya,dan mengganti dengan kartu baru,tadi dia songgah di jalan membeli nomor barunya.Agata meng add beberapa relasinya,dan juga semua yangenyangkut soal job dan pekerjaannya.


Agata baru bisa tertidur pukul 3 pagi,setelah selesai men save semua nomor yang dia butuhkan.


Pagi itu ,Agata dan Tum tum masih molor.Perlahan Agata terbangun.Keluar di balkon dan memandang hamparan kebun teh yang luas.Agata sangat bahagia.


Sudah saat nya aku menata hati.Sudah saatnya aku melupakan semua,ujar nya.Agata pun menelepon papinya.Meminta papinya meminmpin perusahaan kembali.Agata akan menetap di Luar negeri.


"Kenapa Ta?tanya sang papi".


"Pengen nyari suami bule aja pi....ujar Agata".


"Baiklah.Setelah selesai film mu,kamu balik dulu ke rumah beberapa hari.Baru kamu pergi,ujar sang papa".


"Oke boss......ujar Agata menutup teleponnya."


Tum tum baru terbangun dan duduk di samping Agata.Agata tadi sudah selesai berolah raga.


Sarah mengirimkan beberapa Wa ,memuji aksi Agata bernyanyi.Sarah juga mengirimkan foto anak nya perempuan dan juga saat ini Sarah sedang mengandung anak ke 2.Suaminya sangat menyayanginya.


Sarah kembali membuka cerita tentang sosok sutradara di atas umur agata 4tahun.Yang benar benar masih menanti Agata.


Agata hanya bilang,dia akan memikirkannya.


Pagi itu,Alan sarapan di hotel.


Arya mendatangi Alan,menanyakan keberadaan Agata.


"Agata sudah cek out semalam jam 11 dari hotel ini,ujar Alan.Aku juga gak tau nomornya.Nomornya biasanya dia patahkan kalau lagi mengindar dari orang lain.Kebiasaannya seperti itu."


Arya mengusap wajahnya.Kemudian kembali ke kamarnya.Arya memang scuriga semalam ada seseorang memakai hoodie ,melintasi Arya dengan yemannya.Awalnya Arya curiga itu Agata.Tapi Arya terlalu fokus dengan sosok Anggun yang kerap mendekatinya dengan agresif.


"Kamu salah paham Ta...ujar Arya dalam hatinya.Aku bukan terlalu lemah menolaknya,tapi aku juga menghormati Ayahnya yangenjadi atasan ku.Aku tau...ucapan Tum tum mempengaruhimu.Itu memang benar adanya.Aku amsih belum bisa melepas profesiku.Kalau kamu aku cari saat ini,toh kamu juga menerima kekecewaan karena aku masih kukuh dengan profesiku."


Arya pun berbaring di ranjang kamar hotelnya.Hatinya kosong dan sangat perih.Keegoisannya menjadikannya kehilangan sosok Agata kembali.


πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€Jangan lupa like,vote dan koment

__ADS_1


happy reading guyssss.


__ADS_2