Story Of Celebrity

Story Of Celebrity
Persaingan


__ADS_3

Agata membuka matanya,berusaha duduk ,tubuhnya masih terasa lemas.Dan darah nya masih banyak.Agata merasa pening ,efek dari darah yang dia keluarkan.Arya memasuki kamar,dan berlari memegang tangan Agata.Infus sudah di buka.


Agata dipapah Arya menuju toilet.Agata mau bersih bersih dan buang air kecil.Agata menyikat giginya dan mencuci wajahnya.Kemudian buang air kecil.Di sekitaran kloset penuh dengan darah.Agata sangat terkejut.Agata membersihkan haid nya dipembalutnya.,terlalu enggan mbak Tami membantunya membersihkan itu semua.


Agata lebih segar,tapi masih pucat.


"Mas....boleh panggilkan mbak Tami?ujar Agata".


Arya pun memapah Agata duduk di tempat tidur,Arya pun memanggil Tami.


Tami tersenyum memasuki kamar perawatan Agata.


"Bagaimana keadaanmu Ta..?ujar mbak Tami".


"Mbak,Tata baru buang air kecil,semua nya darah di kloset,ujar Agata."


"Apa masih lemas Ta?tanya mbak Tami".


"Masih mbak,ujar Agata".


"Darah yang keluar tadi ,darah segar atau darah kehitaman?tanya Tami."


"Darahnya kehitaman mbak,ujar Agata".


"Bagus Ta...jika nanti mau pipis,panggil mbak yah,biar mbak lihat,ujar Tami tersenyum hangat."


"Baiklah mbak,ujar Agata".


Selama 3 hari Agata dalam pengawasan Mbak Tami,Agata sudah pulih.Mama Raisha rajin memasakkan sup obat untuk penambah darah dan stamina buat Agata.Arya juga sangat perhatian ,3 harian Arya bekerja dari rumah,dan mengawasi Agata sepenuhnya.


"Mbak...apa Agata sudah bisa pulang?tanya Agata."


"Sudah Ta..rahim mu sudah bersih.Jaga kesehatan,kurangi makan makanan mentah dan siap saji,ujar Mbak Tami."


"Beres mbak,makasih...ujar Agata."


Agata membereskan baju dan perlengkapannya ke dalam koper.kecilnya.


Terlihat Arya memandang Agata.


"Maksih sudah puihbyaaang.Mas sangat kawatir.3 bilan ke depan ,rutin cek kandungan dengan mbak Tami yah,jangan lupa,ujar Arya".


"Hmm......ujar Agata".


"Mas kenapa jauh gitu,gak mau peluk,ujar Agata".


"Apa udah boleh Ta?mas takut kalau peluk kamu,nanti kamu haidnya banyak lagi,ujar Arya".


"Mas ada ada aja deh...ujar Agata,Gak la mas.Kan udah baik.Ini juga hanya sisa haid Agata.Kemarin banyak kan memang Mbak Tami suntik dan beri obat,agar haid Agata gak ngendap dirahim."


Arya memeluk lembut punggung Agata.


"Sehat selalu ya yangggg.Kamu buat mas ketakutan dan cemas.Mas gak tau,bagaimana melalui hari hari tanpamu,ujar Arya".


"Gombal dech...beberapa bulan pisah,masih hidup kok,ujar Agata mencubit ujung hidung Arya".


"Hidup Ta...tapi tak bernyawa,ujar Arya tersenyum".


Agata dan Arya berpamitan dengan mama Raisha dan papa Anton,juga pada mbak Tami,mbak Ana.Serta si kecil Elisabeth.


Arya melajukan mobilnya menuju apartemen Agata.


Petugas apartemen menghampiri Agata.


"Mbak Tata,beberapa hari ini,ada 4 orang primmma ,bolak balik nyari mbak.Ada namanya Steve,Alan,Sean dan satu lagi yang mbak larang naik ke atas,mas William,ujar sang penjaga."


Arya menatap Agata.


Terlihat tatapan cemburu dari wajah Arya.


"Makasih pak infonya,ujar Agata".


Sesudah sampai di apartemennya,Agata dan Arya pun masuk.Agata duduk di ruang Tamu.


"Ta...kamu istirahat ya.Nanti siang,mas akan bawa kamu cek tangan.Mas pergi kerja dulu ya.Kamu akan syuting 1mingguan lagi kan?jaga kesehatan yah,ujar Arya.Agata pun mengangguk."


"Mas....Apartemen ini bersih banget.Apa mas tugasin pekerja membersihkan?tanya Agata."


"Hm....biar kamu gak capek lagi bersihkannya Ta.Kamu baru pilih.Selama di sini,akan ada yang bersihkan apartemenmu,ujar Arya."


"Makasih ya mas.Mas sangat perhatian pada Tata,ujar Agata."

__ADS_1


Arya mengecup dahi Agata,kemudian,mengecup bibir merah Agata.


"Mas pamit yah Ta.Mas datang nanti siang,sekitar jam 12.Siap siap ya Ta..kita makan siang ."


"Baiklah mas...ujar Agata".


Agata membuka akun IG nya,memposting sebuah foto dirinya di balkon apartemennya.


Para penggemarnya pun banyak menyapanya.Karena sudah lama Agata tidak memposting apa apa.Agata merindukan Tum tum.


Tum tum juga sedang cuti,mempersiapkan pesta pernikahannya.


Tiba tiba telepon Agata berbunyi.


πŸ“žHallo....


πŸ“žHallo dek....apa kabar?


πŸ“žBaik mbak.Mbak kok gak ngabarin beberapa hari ini?hp mbak gak aktif.


πŸ“žMbak sakit perut sewaktu haid.Ada mbak Tami yang nangani.Jadi bedrest 4harian dek,ujar Agata.


πŸ“žMbak Tami dokter kandungan hebat mbak.Banyak pasien yang berhasil dalam mempunyai anak.Masalah kandungan mbak Tami memang jagonya mbak.Mbak Tami sering menjadi pembicara di berbagai seminar.


πŸ“žMbak....sudah menjadi Aunty.Istri Edo semalam melaghirkan baby boy mbak,mbak datang dong liatin anak Edo.


πŸ“žMbak bahagia dengarnya dek.Pasti anak mu cantik ganteng.


πŸ“žMbak pulang minggu depan ya dek.Mbak belum bisa pergi jauh,masih ada kerjaan mbak dek beberapa hari kedepan.Kirimin foto baby mu ya dek.πŸ“žBaik mbak.Jaga kesehatan,ujar Edo.


πŸ“žBye dek...


πŸ“žBye mbak.


Ada rasa bahagia bercampur sedih.Bahagia saat sudah menjadi seorang tante,sedihnya selalu di tanyai kapan nikah,keluarga papi dan mami sering menanyakan kabar,tetapi juga menanyakan kapan nikah.Agata jarang ikut pertemuan keluarga.Selalu ada saja pria yang mereka sodorin buat Agata kenal,mereka jodohin.Sebenarnya awalnya Agata santai menanggapinya,tetapi terlalu sering menjodohkan Agata,membuat Agata gerah.Bahkan Papi marah pada mereka.Papi bilang jangan memaksa Agata.Biarkan Agata menemukan dan memilih jodohnya sendiri.Mereka pun gak berani menjodohkan Agata karena papi marah.


Tapi mereka selalu memonitor Agata,yang gak pernah membawa pacarnya ke pertemuan keluarga.Saat Sean melamar,mereka pun beradu mulut dengan papi,karena menyerahkan keputusan pada Agata .


Agata tau,pasti suasana masuh ramai di rumah sakit,dan akan ramai juga di apartemen papa.Edo dan papi tinggal sama.Karena Edo gak mau papi sendirian di hari tuanya.


Edo mempunyai istri yang baik,pengertian dan sabar.


Tiba tiba Ada telepon dari pihak keamanan ,memberitakan bahwa ada seorang tamu bernama Alan.


Agata menyuruh satpam menyuruh Alan ke apartemennya.


Beberapa saat kemudian,Alan menekan bel.Agata melihat di layar,Alan tersenyum Dan Agata pun membuka pintu.


"Hai..Ta....apa kabar?ujar Alan".


"Hai bang...masuk...ujar Agata".


"Kamu nampak gak gitu sehat Ta,ujar Alan".


"Iya bang,perawatan 3 harian."


"Jangan di paksa Ta.Kamu sangat sulit ditemui,ujar Alan.Artis terkenal gitu kan Ta...ujar Alan tersenyum memperhatikan Agata.Begitu membuncah rasa rindu yang Alan rasakan."


"Mulai deh usilnya...ujar Agata".


"Alan ke balkon apartemen Agata,menelepon restorannya,memesan beberapa menu kesukaan Agata."


"Diminum bang..ujar Agata".


"Alan pun meminum coffee dari Agata".


"Ta....masih betah menjomblo?tanya Alan."


Agata hanya senyum.


"Agata gak jomblo lagi,bahkan sudah mau dilamar,ujar Agata".


"Serius?abang gak percaya.Kamu dilamar Sean aja gak ngeh...ujar Alan."


"Serius bang.Agata sudah punya pacar dari tahun lalu.Kami hanya sibuk dengan kesibukan kami.Ini juga belum bisa menikah,karena Agata masih ada 2 film dan beberapa iklan,ujar Agata."


"Ta...kenapa gak mau sama abang?tanya Alan serius menatap wajah Agata".


"Mas sudah Tata anggap sebagai saudara Tata."


"Kenapa gak bisa lebih sih Ta?ujar Alan."

__ADS_1


"Abang masih mengharapkan mu Ta,masih mengharapkan mu sampai saat ini,ujar Alan menatap Agata".


"Maaf mas.Agata sudah berulang kali bilang sama abang,abang sudah menjadi seperti saudara Agata.Abang akan menemukan seseorang,jangan bertumpu dan mengharapkan Agata mas."


Bel apartemen Agata pun berbunyi.Agata melihat di layar,Petugas keamanan beberapa orang.


"Ada apa ya pak?tanya Agata".


"Ini ada dari pegawai restoran mbak."


"Saya gak ada mesan apa apa pak,ujar Agata".


"Abang yang suruh pegawai antar Ta...ujar Alan".


Alan pun mengambil makanan,dan meletakkannya di meja makan Agata.


Agata menutup pintu,setelah memberi tip pada petugas keamanan.


"Ini ada sup obat Ta,kamu membutuhkannya buat stamina mu.Kamu masih sangat pucat,ujar Alan."


Alan mengambil sebuah cawan,memasukkan sup ikan dan obat ke dalam nya.Agata pun duduk meminum sup pemberian Alan.


"Makasih bang,ujar Agata.Sudah lama gak mencicipi makanan restoran abang,ujar Agata tersenyum".


Alan hanya memperhatikan Agata.


Sewaktu Agata menghirup kuah sup obat,terdengar bel dan Alan melangkah,melihat seorang pria.Alan membuka pintu.


"Anda siapa yah?tanya Alan ramah."


Terlihat sosok Arya memakai jas kerjanya.Alan begitu tegap,tinggi dan tampan.


Agata pun saling bertatapan dengan Arya.


Agata buru buru mencuci tangannya.


"Kenalkan mas,ini bang Alan,ujar Agata".


Arya dengan terpaksa mengulurkan tangannya.


"Arya..ujarnya".


"Alan...".


"Ta....kita jadi makan siang kan?tanya Arya".


Agata jadi serba salah.


"Mas...kita makan disini aja ya.Mas Alan tjba tiba kirim kan makanan,lumayan banyak,ujar Agata.Kita makan bertiga yah,ujar Agata kikuk".


Tatapan Arya sangat dingin memandang Agata,terlihat kecemburuan yang sangat besar dari sorot mata Arya.


Ketika Agata mau mengambil beberapa piring,Arya sudah mendahului Agata.


"Kamu berutang penjelasan Ta...ujar Arya".


Agata hanya terbengong.


Terlihat Arya mengaduk aduk spaghetti di piringnya,tanpa selera memakannya.


Sementara Agata memakan nasi rendang,dengan lahapnya.


Teringat dulu,Alan suka membawa Agata ke restorannya,jika Agata di Jakarta.


"Restoran mas,gimana kabarnya?tanya Agata"


"Lumayan Ta...seperti biasa."


"Koki Nathan dan mbak Yuri apa masihnkerja disana bang?tanya Agata".


"Masih Ta...ujar Alan memakan nasi liwet dengan beberapa potong ayam goreng".


"Mereka betah yah mas,kerja disana,ujar Agata".


Agata tersadar saat melihat Arya hanya mengaduk spaghetti nya.


Ada perasaan gak enak yang Agata rasakan.


πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€Jangan lupa like ,vote dan koment


happy reading guyss.

__ADS_1


__ADS_2