
Agata dan Arya cake in.Arya membeli dua cangkir cofee ,Agata penggila coffee.Agata perlahan meminum coffee nya.Arya menggenggam erat tangan Agata.Arya sangat bahagia,Agata mau di bawanya menemui orang tuanya.Memang niatnya tulus pada Agata.
Udara sangat dingin,Arya membalutkan syal ke leher Agata.Arya sudah memberitahu pada mama dan papa nya,soal kedatangan Agata .
Mama Arya sangat mengenal sosok Agata dari kecil.Bahkan sampai sekarang mama Arya suka menonton film Agata di bioskop ber dua dengan suaminya yaitu papa Arya.
Mereka sudah sampai malam di Jakarta.Anggota Arya menjemput mereka.Arya pun membawakan koper Agata.
Ada perasaan deg degan dihati Agata.Baru pertama kali di ajak ke rumah pacar,plus liburan bersama.Agata sebenarnya menerima ajakan Arya,karena kebersamaan mereka sangat sedikit,ketika Agata akan terjun di penggarapan film terbarunya.
Dan Agata juga tau kesibukan Arya di dalam pengabdiannya pada negara.Agata melihat Arya sangat mencintai profesinya.Dan kepikiran juga,apakah Arya bisa meninggalkan kemiliterannya dan menggantikan posisi orang tuanya di perusahaan besar milik orangtuanya.
Mereka pun sampai di kediaman orangtua Arya.
Mbak Tami dan suaminya juga baru sampai dari Bandung.Agata mengenal mbak Tami ,Mbak Ana saudara mas Arya.Agata melihat ke Arah mbak Tami.Mbak Tami memeluk Agata.Anak mbak Tami sudah berusia 11ntahun dan satu lagi sekitar umur 8tahun.Sepasang ,paling besar anak mbak Tami laki-laki.
Mbak Tami memeluk Agata.Tersenyum pada Agata.
"Sudah lama banget Ta....kita gak ketemuan....duh...kamu tambah cantik Ta....ujar mbak Tami".
Bersih bersih Ta.....ujar mbak Tami.
"Ya...bawa Tata istirahat dek,ujar mbak Tami".
"Iya mbak...ujar Arya".
Arya membawa kopernya dan koper Agata.Arya membuka sebuah kamar,memasukkan koper Arya.
Kemudian Arya menggandeng tangan Agata,membuka sebuah kamar.Arya menghidupkan Ac kamar.
"Bersih bersih dulu ya yanggg...tidur yang nyenyak,ujar Arya".
Agata pun mengangguk.Arya memeluk Agata.Mengecup dahi Agata.Mimpi yang indah ya yaaaannggg ujar Arya."
Agata pun mengangguk.
Setelah bersih bersih ,Agata pun berbaring di ranjang dan tertidur.
Pagi pun datang,Agata terbangun karena telepon adiknya Edo.
๐Hallo.....ujar Agata masih dalam keadaan mengantuk.
๐Hallo mbak.....mbak sampai kok gak kabari sih...udah di rumah camer,lupa deh sama papi dan Edo
๐Ngantuk loh dek.....mbak sampai malam,dah capek urisan kantor satu harian,ujar Agata.
__ADS_1
๐Mbak....jaga kesehatan ya.Mas Sean melamar mbak sama papi lo mbak.Papi kebingungan,orangtua mas Sean tiba tiba datang.
๐Apa....jerit Agata sangat terkejut.Sean apa datang juga?
๐Sean gak datang mbak.Mereka bilang,mereka sangat menyayangi mbak,Sean juga gak bisa mencintai seseorang selain mbak.Mama Sean minta mbak sama papi.Nanti siang datang.
๐Duh....kepala mbak jadi pusing deh.Pagi pagi udah gini,Agata menutup wajahnya dengan kedua tangannya.
๐Mbak....papi mau jawab apa sama orangtua Sean dan Sean?
๐Mami Sean baik banget Do.mbak gak sampai hati.Tapi mbak menganggap Sean sudah seperti saudara.Terserah papi mau jawab apa Do.Mbak gak bisa nerima.Maaf Do nyusahkan kalian,ujar Agata.
๐Bagusnya papi jawab aja,biarkan aja mas Sean memenangkan hati mbak ya.Nanti mbak yang akan pilih sendiri.Mbak sudah punya pacar juga.Bagusnya jaeab gitu ya mbak,ujar Edo.
๐Iya Do...jawab aja.Jangan sampai menyinggung hati mereka.Mas Sean banyak bantu mbak dapat job,dia sama dengan Mas Alan dan juga Pak Bos Jack,mbak serba salah Do..ujar Agata.
๐Perkembangannya,nanti Edo kabari mbak ya.Mbak ini bodoh.Ada yang lamar gak terima.Srmentara adiknya sedniri mau langkahi mbaknya.Di pesta Edo,mbak bakalan jadi bom bardir teman mami,:teman papi,juga para kerabat.
๐Gak apa apa Do.mbak gak mau terburu buru,juga masih menjalani keseriusan seseorang dan yang bisa meyakinkan diri mbak,jangan mau karena di tanyai orang kapan nikah,mbak jadi salah pilih,ujar Agata.
๐Mbak...calon yang lamar mbak bukannya asal asalan lo.Dari segi finansial terjamin.Ganteng,baik,sayang mbak banget.
๐Mbak gak bisa maksa nerima Edo,Alan atau William sekalipun Do.Kalau jodoh gak akan kemana.Perkembangannya nanti bilang ya dek.Mbak mau siap siap dulu,ke bandara.
๐Bye mbak
Agata menggaruk kepalanya yang tidak gatal.Agata terkejut melihat sosok Arya sudah bersandar dekat dinding.Sangkin terkejutnya,Agata tadi dari tempat tidur mondar mandir sampai duduk di teras.
"Mas...good morning...ujar Agata kikuk".
Agata tau pasti Arya mendengar percakapan Edo dan Agata.
Arya duduk di samping Agata.Ada gemuruh dalam dadanya.Rasa cemburu yang melanda,rasa takut kehilangan,rasa penantian yang begitu panjang melanda.Penantian pencarian dan pertemuan yang begitu membutuhkan waktu,membuat Arya takut,takut akan kehilangan belahan jiwanya.
"Belum mandi?Tanya Arya".
"Belum mas...ujar Agata menunduk".
Arya mau memeluk Agata,Agata menjauh.
"Belum mandi mas.Tata mandi dulu yah...ujar Agata".
"Hm....ujar Arya."
Arya pun keluar,mengambil anak mbak Ana.Anak mbak kedua nya sudah 3.Paling kecil baru berusia 1tahun.
__ADS_1
"Kenapa kusut Ya...?tanya mbak Ana."
mereka ada di ruang nonton di lantai 2.
"Arya kebetulan mendengar ,Agata menerima telepon mbak.Sepertinya dari Edo,adiknya Agata."
"Trus kenapa kusut gini?tanya mbak Ana".
"Arya dengar,hari ini,seorang pria dengan kedua orangtuanya datang melamar Agata.Pria itu Arya kenal.Ganteng,tajir,baik.Dia sangat menyayangi Agata."
"Trus.....Agata terima gak Ya?tanya mbak Ana ikutan panik".
"Agata serba salah.Sosok pria itu teramat baik mbak.Mama dan papa nya juga.Agata hanya bilang di telepon pada adiknya,jangan sampai menyinggung perasaan mereka.Bilang Agata sudah punya pacar,dan kalau memang jodoh,gak akan kemana."
"Agata memang sangat baik.Dari kecil seperti itu.Kamu ingat,kaki Agata pernah luka,memanjat pohon jambu nenek karena mbak Tami gak bisa turun.Agata membantu mbak Tami Turun,sampai kakinya terluka kena kawat duri.Mbak Tami malahan dia gendong sampai rumah mama,ujar Ana."
"Iya mbak.Arya sangat susah bertemu Agata karena saat ini dia sudah jadi artis.Arya juga berjuang mendapatkan hatinya.Arya gak tau,dan gak mau kehilangan sosok Agata mbak.Arya gak bisa.Tapi syarat dari mama dan papa sangat memberatkan Arya.Arya sangat menyukai profesi Arya."
"Kamu yakin denganmprofesimu dek?yang mbak tau,kamu harus punya istrinyang kuat di tinggal.misalnya istrimu kelak sakit,kamu tugas jauh gimana.Kalau anakmu sakit,apa gak lasihan ostrimu ngadapi sendiri.Kamu harus ingat,papa dulu kan gitu.Kamu lihat,mama serong menangis dikala kita sakit,papa tugas dimana.Apa kamu gak liat mama gimana bingungnya.Walau akhirnya nenek memutuskan tinggal bersama kita,sewaktu kakak masuk rumah sakit,ibu sampai pingsan berapa kali karena kak Ana sempat koma.Istri sendiri itu asti susah dek.Apalagi Agata gak punya maminya lagi.Pikirkanlah....Agata juga pasti berat.Dunia keartisannya,pasti dia korbankan demi kamu.Tapi apa kamu bisa korbankan karir dan jabatan kamu?jika tidak,lebih baik kamu tidak bersamanya lagi.Agata sangat mbak sayangi.Apalagi mbak Tami.Tapi kamu akan rugi kalau gak menikahi Agata.Agata itu pasti sudah banyak di incar pria pria hebat.Bukan nakut nakuti.Kamu pikirkan lah kelangsungan hubungan kalian,ujar mbak Ana.Ana
Agata tidak sengaja mendengarkan pembicaraan itu.Apa yang di bilang mbak Ana,itu benar semua.
Agata pun perlahan duduk di samping mbak Ana.Memeluk mbak Ana.Dan sangat senang melihat sosok Medaline lagi bermain di dekat pangkuan Arya.
Perlahan Agata mengulurkan tangannya,Medaline mau dan Agata pun menggendong Medaline.
"Aduh...lucu banget....sih....cantik banget .....Agata mencium pipi tembem Medaline."
"Kamu udah pantas loh Ta....punya baby.Mbak seumuran kamu udah punya anak 2,ujar Ana."
"Mbak kan genit,cepat cepat nikah...ujar Arya".
"Gak ah...ngaco deh.Tuh suami mbak gak mau lama lama pacaran.Karena suami mbak sudah merasa cocok,dia juga sudah usia 30 saat itu,kami menikah dan selama menikah kami seperti pacaran,sampai mbak mengandung,mbak bersyukur,suami mbak gak seperti yang lain,selingkuh dan macam macam di luaran.Semoga suami mbak tetap seperti itu.Mertua mbak baik,"
Arya memandang Agata.Mereka punya kesepakatan 1tahun lebih lagi.Apapun bisa terjadi,tapi Arya gak bisa memaksakan kehendaknya ,sementara dia juga sedang berjuang dalam kegundahan meninggalkan profesinya.
Agata hanya diam.Tersenyum gemes melihat Medaline anaknya mbak Ana.
๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐Jangan lupa like,vote dan koment
happy reading guysss
mampir ke karya saya lainnya
__ADS_1