Story Of Celebrity

Story Of Celebrity
Kesetiaan


__ADS_3

Agata melakukan beberapa adegan,William memandang tingkat kematangan akting Agata semakin terasah.Terlihat senyuman Agata menghampiri William.


"Bang pada adegan ini,Agata tidak begitu perfect,ujar Agata.Jadi trainer dong bang...ujar Agata".


Sini,peluk dulu.....ujar William."


"Latih dulu...baru dapat bonus,ujar Agata".


"Dp dulu dong Ta...ujar William".


"Baiklah ,Agata pun memeluk William.William memandang Agata,menatap kedua bola mata Agata.William mengusap wajah Agata".


Sangat terligat William sangat menyayangi Agata.Agata bisa merasakan perhatian William yang tulus padanya.


William membuka jaketnya,kemudian Agata dan William pun membaca beberapa skenario.Mereka melakukan beberapa kali adegan,Roy dan Suat melihat mereka.Sutradara dan produser pun mendekati William dan Agata.


"Hmmm....pakai masker juga kami mengenal postur mu Will,mengenal gaya bela diri mu yang luwes.Ujar sang produser."


William memeluk sang produser dan sutradara.


"Stttt......maklum aja pak,banyak fans fanatik,media juga Ujar William".


"Hmmmm....kamu bucin banget sama Tata.Wajar sih...Tata itu rebutan....ujar sang sutradara."


Kebetulan sutradara yang menggarap film ini,lumayan terkenal dan masih lajang.William juga bisa merasakan sang sutradara tertarik dengan Agata.Agata sangat baik,supel,sangat cantik,William sadar mempunyai saingan berat dari sekitar Agata.


William menyadarinya sejak beberapa tahun lalu mengenal sosok Agata.


Agata pun memulai kegiatan syutingnya.Agata sesekali tersenyum ke arah William.William dengan santai mengedipkan matanya pada Agata.William tau,Agata sangat terbuka dan mereka memang terbiasa saling meminjamkan handphone sejak mereka semakin dekat.


Menjelang makan siang,Agata mengajak William memasuki penginapannya.William menyuapi Agata.Agata pun kesempatan meminjam handphone nya William.Ternyata isi handphone Agata dan William sangat banyak ,dari para pengagum mereka,yang pingin mendekati mereka.Agata pun tau,karena mereka memang berkomitmen saling terbuka.


"Pengagum abang banyak juga yah....ujar Agata."

__ADS_1


"Kamu lebih banyak sayang.....ujar William.Nih dari sutradara mu yang masih single,dari Roy,dari Suat, dan juga dari beberapa pengusaha,juga dari beberapa teman Agata kuliah.


Agata makan sangat lambat dan sedikit,Terkadang William kawatir,dan beberapa kali membawa Agata ke dokter gizi.Tapi kata dokter gizi,Agata sudah terbiasa.


Agata mengusap wajah Agata.


Dian tersenyum melihat kasih sayang yang Willia curahkan buat Agata.Agata begitu William perhatikan.Walau William tidak bisa menemui Agata,William selalu menanyakan kesehatan Agata pada Dian.Selalu mengirimkan makanan dan kesukaan Agata.


Agata pun kembali melakukan syuting,terlihat Roy sangat eesif mendekati Agata.Agata yang cuek tidak begitu mengambil pusing dengan apa yang Roy lakukan.


William menatap tajam Roy.Mereka saling beradu tatapan.Seperti perang dingin.


Agata melihat William dan Roy seperti perang dingin,Agata pun menarik tangan William.Memeluk William.


"Bang....jangan di ladeni yah....ujar Agata.Roy memang begitu.Terkadang risih,padahal menurut Dian,biasanya Roy sangat pendiam,cool dan jarang ngomong.Dian sampai terkejut melihat Roy.Ku juga heran,ujar Agata."


"Roy tau ini abang Ta....ujar William.Dia teman abang semasa sekolah.Dia sama seperti abang,pendiam dan jarang bicara.Sejak SMP dan SMA kami tidak pernah pacaran.Semasa kuliah hanya beberapa kali dekat dengan seseorang,tetapi tidak berlanjut,ujar William."


"Abang percaya sama Tata?tanya Agata".


Ketika Agata melakukan beberapa adegan,tangan Agata tergores kebeberapa ranting,sehingga perih dan berdarah.Sang sutradara pun berlari dan memandang luka tangan Agata.Semua anggota kru terdiam,karena biasanya sang sutradara tidaknpeduli pada wanita secantik apapun.Tapi....sosok Agata bisa merubah sang sutradara menjadi peduli dan terlihat benar-benar terpikat dengan seorang artis.


Tangan Agata pun di obati,William menahan dirinya ketika Agata mengirim sinyal,bahwa dia baik-baik saja.Syuting pun berakhir.Agata berjalan menghampiri William.Agata memasuki penginapannya.Agata mengambil beberapa pakaiannya dan baju piyamanya.


"Ta....kita ke hotel tempat abang nginap aja yah....ujar William"


"Baiklah bang...adek ikut aja...ujar Agata sambil tersenyum."


William menggenggam erat tangan Agata,mereka berjalan menuju motor sport William.


William dan Agata pun kembali menaiki motor sport.William membonceng Agata.


Dian tersenyum melihat mereka.

__ADS_1


Agata dan William menyusuri daerah perkotaan,setelah lelah ,mereka kembali ke hotel tempat William nginap.Selesai Agata bersih-bersih,William dengan sabar mengobati luka Agata.Agata sesekali meringis,dan William meniup lukanya.


"Ta....nikah aja yuk....ujar William menatap Agata dengan serius."


"Agata masih terikat beberapa kontrak bang.Kita juga perlu penjajakan bang,perlu juga saling mengenal pribadi masing-masing,ujar Agata."


"Kalau bisa,jangan perpanjang kontrak eksklusif lagi ya Ta...ujar William."


"Iya bang.Selesai syuting ini,Tata juga akan membantu papa di perusahaannya.Edo bilang,kesehatan papa semakin menurun.Edo akan menerima penghargaan dan ujian nya berhasil untuk membuka praktek"


William mengusap wajah Agata,mereka saling menatap dan mereka saling bertaut melepaskan kerinduan.Agata dan William selalu menjaga diri agar tetap melakukan hanya sebatas ciuman.Mereka saling menjaga diri.


Tidak terasa,3 haripun berlalu.Agata dengan berat hati melepaskan William .Tapi Agata harus profesional,Terlihat William dan Agata saling berpelukan.


Kini Agata kembali melakukan syuting,ada sesuatu yang hilang di dalam diri Agata.


Kembali Sutradara,Roy dan Suat mendekati Agata dan semakin intens berharap dengan Agata.


William sering menelepon Agata.Tanpa Terasa,Agata dan Dian saat ini melakukan penerbangan ke Jakarta.Guna menjalani pemotretan brand terbaru.Agata sudah melakukan bagiannya buat syuting.Sehingga memudahkannya untuk mendapat ijin 3hari.


Agata sengaja tidak memberitahu William kedatangannya.Sesampai di Jakarta,Agata menuju apartemennya,memeluk Tum tum.


Setelah melepas rindu dengan Tum tum.Agata menuju perusahaan William.Agata melihat suasana sepi karena para karyawan lagi makan siang,Agata pun menanyakan pada OB(office Boy),dan sang OB mengatakan ruangan William di lantai 20,dan Agata di harap menunggu saja di sofa,karena resepsion lagi ke kamar mandi.


Agata sudah tidak sabaran menunggu reseption,Agata pun pergi menuju lift dan menekan tombol 20.Perlahan lift membawa Agata menuju lantai 20.Agata melihat hanya 1 ruangan disana.


Dan ketika membuka ruangan itu,Agata terkejut,ada seorang wanita yang sedang berbicara sangat dekat dengan William.Agata pun membeku.


Siapakah sosok itu?????


🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀


Jangan Lupa like,vote dan koment

__ADS_1


happy reading guysss.


__ADS_2