
Agata dan Sean memasuki sebuah restoran mewah.Agata pun sedikit minder,karena pakaiannya gak sesuai dengan tempat yang mereka datangi.
"Bang.....kenapa gak bilang datang ke resto ini?:
"Kenapa Ta?apa kamu risih karena pakaian mereka?gak usah gimana-gimana Ta.Abang aja pakai baju begini,ujar Sean."
Sean pun menggenggam tangan Agata,Agata sangat terkejut.Ketika pandangan beberapa orang memandang mereka.Untung saja Agata memakai topi hitam kesukaannya,jadi bisa lebih menyamarkan dirinya,di tambah memakai masker.
Sean membawa Agata ke sebuah ruangan privasi.Sean sudah memerintahkan manajer dan pemilik restoran,agar kerahasiaan mereka terjamin.Sean tidak mau ada rumor,yang membuat Agata tidak nyaman.Sean mau,Agata bersamanya nyaman,mereka bisa ngobrol dan nyantai dari kepadatan kegiatan mereka.
"Akhir-akhir ini,kita jarang ketemu ya Ta.Abang sibuk dengan beberapa proyek dan kebocoran dana di anak cabang,kamu juga sibuk dengan jadwal syuting,ujar Sean".
"Iya bang.Sibuk banget.Besok aja penerbangan pertama,Tata akan menuju Singapura."
"Kamu masuk beberapa nominasi ya Ta?tanya Sean".
"Iya bang,ujar Agata".
"Ta....ini enak,cobain,Sean menyuap sepotong steak".
"Agata menerima suapan dari Sean."
"Dagingnya lembut ya bang,ujar Agata."
"Jangan pesan banyak bang,Tata gak bisa makan banyak,ujar Agta".
"Iya....kamu pakai hemat,ujar Sean sambil tertawa".
"Yup mas....Pahe.....paket hematπ€£π€£π€£π€£".
Mereka pun tertawa.
Setelah selesai makan,Sean mengambil tangan Agata.
"Ta.....abang pengen kita lebih dekat lagi.Ta....kamu mau ...abang kenalin dengan orang tua abang?.
"Abang serius Ta.Kamu jangan takut ya Ta.Ibu suri dan Raja gak se seram yang kamu bayangi Ta,ujar Sean."
"Kamu mau jadi pacar abang Ta?tanya Sean".
"Tata masih bingung bang.Ujar Agata".
"Kelamaan jomblo yah ta?tawa Sean pun menghiasi ruangan".
"Mulai deh ngeledekin Tata.Iya bang,dah karatan,ujar Agata juga tertawa".
"Bukan jojoba lagi bang......tapi jomkar alias jomblo karatan,ujar Agata.Mereka pun kembali tertawa".
"Ta.....terima abang dong.....ujar Sean".
"Agata masih banyak kontak bang,ujar Agata.Agata susah jatuh cinta,ujar Agata".
"Ta......kita coba jalan yok....ujar William".
"Tata pikir dulu ya bang,ujar Agata".
"Bang,minggu depan ada acara?di weekend?"
"Gak ada Ta.Maklum jomblo abadi,ujar Sean".
__ADS_1
"Abang temani Agata ke acara penerimaan penghargaan,apa mau?tanya Agata".
"Ta...tapi nanti hubungan kita ter expose dong,ujar Sean tertawa".
"Ihh....abang ada-ada aja.Cuma nemani loh bang,ujar Agata".
"Baikla Ta.Abang bisa.Kostum kamu udah ada?tanya Sean."
"Sudah bang,dari sponsor.Tapi Agata gak sreg,sangat terbuka,jadi gak nyaman."
"Kamu mau abang kenalkan dengan Saudara abang,dia perancang busana.Besok abang jemput ya,ujar Sean".
"Baikla bang,ujar Agata".
"Kita PDKT yah Ta?tatap Sean dengan menaik turunkan alisnya."
"Bang....ada beberapa pria mendekati Agata.Agata belum memilih.Masih menilai,ujar Agata.Sebenarnya,ada satu pria yang berbeda dari lainnya,Dia juga telah lama mengutarakan perasaannya,dan rasa itu ada padanya.Hanya Agata belum berani dan belum mikir,ujar Agata".
"Bang...pulang yok....Tata belum berkemas untuk kebrangkatan besok,ujar Agata".
"Yukkkk...ujar Sean menggenggam tangan Agata".
Mereka berjalan berdampingan,sesekali Sean dan Agata saling bercanda dan mereka terlihat bahagia.Sementara di samping ruangan mereka,Seorang pria sedang memendam kegundahan hatinya.
Hayooo siapa tau????William atau Alan?
William lah sosok pria itu.William memendam rasa cemburunya.Begitu gundah,tidak pernah dia mengalami kecemburuan tingkat akut seperti saat ini.William perlahan meninggalkan restoran,dia tidak sanggup memakan makanan di hadapannya.Hatinya sangat takut kehilangan Agata.Hatinya pingin selalu ada bersama Agata".
Sesampai di apartemen Agata pun turun,Sean menepuk nepuk rambut Agata dengan ujung tangannya.
"Tidur ya Ta.Mas sangat merindukanmu,ujar Sean."
"Hm.....abang juga mimpi yang indah,ujar Agata".
"Ku sangat menyayanginmu Ta...ujar.Sean".
Apa masih ada kesempatan Ta....untuk memiliki hatimu?tanya Sean menatap agata dengan tatapan memendam perasaannya.
"Hmmmm.....mulai lebay,ujar Agata sambil menahan tawa".
"Serius Ta.Jaga hati buat abang aja ya Ta.Hati-hati ya Ta....."
Agata memandang wajah Sean.Rambutnya hitam lebat,alis yang tebal.Sean sangat tampan dan menghipnotis siapa saja.
Agata hanya menjawab perkataan Sean dengan senyuman.
Sean pun berlalu,ketika Agata memasuki lobi,berjalan menuju lift,Agata terkejut melihat sosok William di belakangnya.
"Abang....ujar Agata heran".
"Ta...kita bisa bicara?ujar William".
"Terlihat Agata sedikit gugup.Menenteramkan gejolak hatinya".
"Baiklah bang,ujar Agata.Kita ke apartemen Tata aja yah,ujar Agata".
"Agata pun menekan tombol lift,William menggenggam tangan Agata dengan erat."
"Jangan bang,nanti di expose dan jadi bahan gosip,ujar Agata".
__ADS_1
"Abang lebih suka Ta...ujar William".
"Abang....ujar Agata."
William tersenyum.Agata pun menatap angka setiap lantai dan sesekali memandang ke arah William.Agata membuka kunci apartemennya.Mempersilakan William masuk.
William yang di kuasai perasaan cemburunya,menatap Agata,dan mengunci Agata di dinding dekat ruang tamu.Agata tidak dapat bergerak.
Tatapan mata William begitu hangat,degupan jantung Agata dan William menyatu.William mendekatkan wajahnya dan perlahan mengusap wajah Agata.Kemudian perlahan,William memegang wajah Agata dan perlahan ******* Agata.William melakukannya dengan sangat Ahli,sedangkan Agata melakukan ciuman pun pertama kali bersama William.Kenangan itu pun terulang kembali.Agata tidak bisa mengendalikan perasaannya.Sosok William sangat hangat,sosok William begitu menghiasi pikirannya.
"Ta....ujar William ,jangan pernah menghindar dari rasa yang kita alami,ujar William."
Agata hanya terdiam.Ada rasa yang berbunga bunga dalam hatinya,tapi kembali mengingat kepaitan dan perihnya patah hati,membuat Agata lebih cermat dalam bepikir dan menerima seseorang saat ini.Bukankah orang tua William pengusaha tersohor,Tidak Agata.....jangan pernah mendekati,kamu siapa dan dia siapa.Agata menyadarkan dirinya.
"Will....kamu dan aku sangat berbeda.Jangan Will....jangan pernah kita melangkah lebih jauh.Kita hanya bisa sebagai teman Will...ujar Agata".
"Ta....reaksi mu tidak seperti itu padaku.Ta....jangan mengingkari kata hatimu,ujar William memelas".
"Will....kamu anak satu-satunya laki-laki.Keluarga mu berbeda dengan keluarga ku.Kamu anak pengusaha tersohor di negeri ini maupun di luar negeri.Will....aku hanya orang biasa,yang terbiasa kelaparan,bertumpu pada kedua kakiku.Will......maaf...Agata pun tertunduk."
"Ta....kamu gak mengenal keluargaku,kamu gak mengenal kedua saudaraku.Apa mau kamu aku ajak ke rumahku?aku serius Ta...ujar William".
"Jangan...ujar Agata."
"Jadi maumu apa Ta?tanya William".
Agata hanya diam dan menunduk.William memeluk Agata.
"Jangan memikirkan sesuatu yang rumit,kamu harus mempercayai abang Ta,ujar William".
"Abang permisi ya Ta.Istirahatla Ta.Besok kamu berangkat ,abang jemput yah.apa subuh jam 5?tanya William".
"Abang tau dari mana?tanya Agata".
"Dari Jack,ujar William".
"Hmmm....iya bang.......ujar Agata."
"Tidur ya sayang,ujar William".
"Abang apaan sih...ujar Agata".
William pun tertawa dan mengecup dahi Agata.
"Kita resmi pacaran ya Ta...ujar William".
"Gak ah...PDKT aja ,ujar Agata".
"Gak mau...ujar William."
"Mau kan Ta...jadi pacar abang?tanya William".
"Kita coba bang...ujar Agata bersemu merah pipinya."
Sudah 2tahun William menanti perasaan Agata.
"Makasih ya Ta....ujar William."
ππππππππππππππππππππ
__ADS_1
jangan lupa like,vote,dan koment
happy reading guyssss.