
Cuaca hari ini sangat panas membuat siapapun enggan untuk keluar rumah tetapi seorang gadis yang berumur 19 tahun dengan pakaian formalnya ia sangat bersemangat untuk pergi mencari pekerjaan di berbagai tempat yang sesuai dengan keahliannya, Namanya Diva Anastasya,gadis yang berasal dari keluarga yang sederhana yang harus bekerja keras membantu orang tua untuk bisa menyambung hidup karena ayah yang sakit-sakitan dan ibunya yang hanya buruh cuci,sedangkan ia masih mempunyai adik yang membutuhkan biaya untuk sekolah
"Ibu,ayah,Diva berangkat dulu ya,doakan semoga diva bisa mendapatkan pekerjaan." Pamit diva ke orang tuanya
"Iya syg hati-hati ya di jalan,maafkan ayah dan ibu telah membuatmu susah,harusnya sekarang kamu bisa kuliah dan meraih cita-citamu bukan malah menanggung beban keluarga." Ucap Sakti ayah diva dengan wajah yang sedih
"Ayah bicara apa sih,ini sudah kewajiban diva untuk berbakti dengan ayah dan ibu hanya ini yg bisa diva lakukan untuk membalas semua pengorbanan kalian semasa diva hidup." Diva memeluk sang ayah yang duduk di kursi roda
"itu sudah tanggung jawab kami sebagai orang tua sayang." Kata Ros ibu diva
"Ya sudah Diva berangkat dulu ya." Diva mencium punggung tangan orang tuanya dan segera melangkahkan kakinya keluar rumah
Disisi Lain...
Seorang pemuda yang tampan dan kaya raya tetapi selalu saja gagal dalam soal percintaannya,kini berusia 24 tahun dan harus mengalami kenyataan yang pahit dalam hidupnya,ia harus menjadi duda di umur yg muda bagi laki-laki, ya namanya Alfa Edison Sanjaya,anak pertama dari pasangan pengusaha sukses dan mempunyai 1 orang adik yang masih Kuliah. Sekarang dia memegang kendali perusahaan Sanjaya Grup.
"Bibi,Alfa sudah bangun?" Tanya Tita mama dari Alfa
"Tuan muda belum turun nyonya,tapi tadi saya sudah membangunkannya,mungkin lagi bersiap-siap." Jawab Surti kepala pelayan disana
Semenjak Alfa di tinggal oleh istrinya yang lebih memilih pria lain,saat itu juga alfa lebih sering dikamar dan jarang untuk keluar,ia lebih sering di kamar Alea sang anak yang masih sangat kecil.
"Biar saya yang panggil bi,tolong ya di atur atas meja makanannya!" Tita tidak pernah melewatkan masak untuk keluarganya,walaupun ia mempunyai pembantu tetapi soal makanan suami,anak dan cucunya,dia lebih suka mengerjakannya
"Iya nyonya."
Tok..tok..tok..
"Alfa ini mama,mama masuk ya?"
"Iya ma,masuk aja!" Tita membuka pintu kamar alfa dan mendapati anaknya yang sedang bermain bersama sang cucu yang baru berusia 4 tahun
"Alea sayang sudah bangun ya,uda wangi kayaknya." Tita menghampiri sang cucu dan menggendongnya
"Iya dong oma." Jawan alfa menggunakan suara seperti anak kecil
"Sekarang kita makan ya cucu oma yang cantik. Alfa ayo sayang kita sarapan!"
"Iya ma." Mereka turun bersamaan dan di meja makan sudah ada Yudha papa dan Mawar Edison Sanjaya adik alfa
"Selamat pagi semua!" Sapa Alfa
__ADS_1
"Pagi kak,eh ada si gemoi (Panggilan Mawar untuk sang ponakannya),sini ma dekat ama aku aja!" Tita mendudukkan Alea di samping Mawar
"Pagi sayang. Hari ini kamu ada agenda apa di kantor?" tanya yudha pada alfa
"Hari ini ada meeting dengan perusahaan dari singapura pa." Yudha hanya menganggukkan kepala dan melanjutkan makannya tanpa ada suara lagi di meja makan kecuali suara lucu Alea. Yudha sudah tidak aktif lagi di kantor semenjak alfa bisa menghandle perusahaan,ia lebih senang di rumah bersama cucunya dan memantau cabang perusahaan yang lain
"Permisi Tuan muda di depan ada pak Rey datang menjemput." Bi surti datang memberitahukan alfa kalau di depan sudah ada asistennya yang selalu datang menjemputnya
"Suruh masuk aja dulu bi,bilang kalau kami lagi sarapan."
"Baik Tuan,permisi."
"Silahkan masuk dulu pak,tuan muda lagi sarapan dan menyuruh anda untuk menunggunya di ruang tamu!" Surti mempersilahkan Rey masuk.
Rey adalah sahabat Alfa semenjak kuliah,krn sangat percaya pada Rey akhirnya Alfa mengajak Rey bekerja di perusahaannya dan menjadikannya asisten pribadi,walaupun mereka sangat dekat tetapi kalau urusan pekerjaan mereka tetap profesional layaknya atasan dan bawahan
"Makasih bi." Rey duduk menunggu Alfa sampai selesai sarapan
"Aku sudah selesai,aku pamit ke kantor dulu ya ma,pa!" Alfa mencium punggung tangan orang tuanya
"Hati-hati di jalan!"
"Rey ayo!" panggil alfa
Dalam perjalanan ke kantor Rey tiba-tiba ngerem mobil mendadak dan ternyata ia gak sengaja menabrak seorang wanita dan membuat wanita itu terluka di bagian kaki
"Ada apa Rey?" Tanya Alfa yang kaget saat mobil di rem mendadak
"Kayaknya aku nabrak orang deh,aku lihat dulu ya." Rey segera turun dari mobil sedangkan Alfa sama sekali tidak perduli dengan orang yang Rey tabrak
"Mbak maaf ya saya gak merhatiin jalan,mbaknya ada yang luka gak?" Tanya Rey dengan wajah yang sangat panik
"Gak apa-apa kok,ini cuma luka kecil aja,nanti di bersihin dan di obati." Jawab Diva menahan perih pada kakinya yang mengeluarkan darah
"Saya antar ke rumah sakit aja ya mbak!"
"Gak usa pak,ini hanya masalah kecil kok."
"Rey ada masalah apa?" Alfa yang merasa kalau rey sudah cukup lama turun dari mobil dan tidak juga kembali akhirnya memutuskan untuk ikut turun
"Ini aku menabrak seorang wanita dan kakinya berdarah tetapi dia kekeh gak mau di bawa ke rumah sakit." Jelas rey pada alfa
__ADS_1
"Mbak gak usa mempersulit kami ya,bilang aja kamu mau ganti rugi berapa?" Alfa tampak sombong berbicara pada Diva dan membuat diva kesal dengan kata-kata alfa
"Loh siapa yang mempersulit Anda,saya sudah bilang kalau saya gak apa-apa tetapi teman Anda yang memaksa untuk membawa saya ke rumah sakit." Diva tidak mau kalah
"Itu sama saja mempersulit,coba saja kamu langsung mengikuti apa yg asisten saya katakan,aku gak akan kehilangan banyak waktu yang sangat berharga."
"Lebih baik kalian pergi saja,saya bisa mengurus diri sendiri dan bisa ke rumah sakit sendiri!" Diva semakin emosi dengan kata-kata Alfa
"Rey bawa dia ke mobil,kita bawa dia ke rumah sakit sekarang!" Alfa meninggalkan Diva dan segera naik ke atas mobil
"Maaf mbak tapi saya mohon tolong terima tawaran saya untuk membawa mbak ke rumah sakit karena bos saya tidak suka jika ada yang membantahnya." Rey memasang wajah yang sedih dan membuat Diva kasian
"Baiklah." Diva membuka pintu mobil bagian belakang dan berniat untuk masuk tetapi..
"Tunggu! Untuk apa kamu masuk kesini?" Tanya Alfa ketus
"Tadi katanya mau bawa saya kerumah sakit,ini kok malah di larang masuk?"
"Iya tapi aku tidak suka ada orang asing yang duduk di sebelahku apalagi orang yang sama sekali gak aku kenal!"
"Mbak duduk di depan aja." Rey mengajak Diva duduk di depan tepat di sampingnya
"Ok." Selama perjalanan Diva hanya bisa menahan kesal pada Alfa yang sangat sombong
"Rey urus semuanya,dan pastikan wanita ini tidak menuntut macam-macam!"
"Saya bukan wanita seperti itu jadi tolong jaga sikap Anda!" Emosi Diva memuncak mendengar perkataan Alfa
"Ayo mbak saya antar masuk!" Rey dan Diva masuk ke dalam rumah sakit sedangkan Alfa hanya menunggu di mobil sambil mengerjakan pekerjaan yang ada di laptopnya tetapi karena merasa menunggu terlalu lama,ia memutuskan untuk keluar dari mobil dan tanpa sengaja ia melihat sosok wanita yang pernah sangat ia cintai sedang bersama dengan pria lain berjalan memasuki Rumah Sakit
"Clara! Ngapain dia disini,apa dia sudah menikah dengan pria itu? Ah untuk apa aku memikirkan wanita yang sudah mencampakkan aku dan Alea." Wanita itu adalah Clara mantan istri Alfa yang mengkhianatinya dan lebih memilih untuk pergi bersama dengan pria lain yang lebih mendukung karirnya
Bersambung...
πππππππππππππππππ
Mohon dukungannya teman-teman agar bisa semangat terus upnya.
π Like
πKomentar
__ADS_1
πVote yang banyak ya tema-teman