
"Mommyyyyyy.." Teriak Alea di balik telpon dan di dengar oleh tita juga sari,tita memang sengaja menyalakan speaker hpnya untuk mendengar suara cucunya Sedangkan sari kaget karena alea memanggil diva dengan sebutan momny
"Alea sayang,kok teriak-teriak sih?" Kata diva
"Mommy jahat,kenapa tidak datang ? Huaaa...." kata alea sambil menangis
"Sayang jangan nangis ya,nanti kalau mommy selesai kerja,kita ketemu."Bujuk Diva
"Benar ya mommy?" Tanya alea kegirangan
"Sudah dulu ya sayang,mommy mau lanjut kerja." Kata Diva
"Iya mommy." Diva mematikan teleponnya dan memberikan pada Tita
"Sudah selesai?" Tanya Tita
"Iya bu.Saya permisi dulu bu!" Kata Diva
"Iya."
Ketika diva keluar banyak pertanyaan yang muncul di benak sari
"Maaf bu saya mau tanya kok non Alea memanggil Diva dengan sebutan mommy?"tanya sari penasaran
"Ceritanya panjang." Itulah jawaban tita padat dan jelas
"Ayo kita lanjutkan!" kata tita yang melanjutkan membahas kerjaan dengan sari
"Aku harus cari tahu ini." Gumam sari
***
Disisi lain tepatnya dikantor Sanjaya Grup
drrt drrt drrt
"Papi!" Teriak alea dari balik telepon
"Iya sayangnya papi kok teriak-teriak gitu?" Tanya Alfa
"Papi nanti temani Lea ketemu mommy ya." Kata Alea spontan
"Mommy?"
"Iya pi,aku mau ketemu mommy kalau mommy sudah selesai kerja dan aku mau papi nemenin aku!" Kata Alea
"Coba kasih teleponnya ke aunty mawar dulu sayang!"
"Iya kak ada apa?"
"Mawar apa maksud alea mau ketemu mommynya? Apa wanita itu datang menemui alea?" Tanya Alfa
"Ceritanya panjang kak nanti aja pulang aku ceritain ke kakak. Yang pasti kakak tenang aja karena yang Alea maksud itu bukan si wanita ular itu."
"Baguslah karena aku tidak mau alea bertemu dengan dia. Kasih ke alea lagi."
"Iya pi.
"Lea sayang nanti sama aunty mawar aja ya ketemu mommy karena papi sibuk sayang,lain kali papi temenin Alea ketemu sama mommy ya." Bujuk Alfa berharap jika Alea mau
"Ok pi tapi papi janji ya temenin Alea ketemu mommy kalau papi tidak sibuk."
__ADS_1
"Iya sayang. Ya audah papi kerja dulu ya,Lea jangan nakal dan jangan lupa makan sayang."
"Iya pi." Mereka mengakhiri teleponnya dan Alfa melanjutkan pekerjaannya
"Rey,aku penasaran siapa yang Alea sebut dengan mommy. Selama ini aku tidak pernah membawa wanita kerumah." Kata Alfa bingung, dalam ruangan itu memang ada Rey yang sedang mengerjakan sesuatu dengan Alfa
"Apa perlu aku cari tahu?" Tanya Rey menatap Alfa
"Gak usa,nanti aku tanya sama Mawar aja."
"Ok lah."
Sore hari jam pulang kerja Diva berencana menemui Alea karena sudah janji akan menemuinya
"Halo..Mawar aku boleh ketemu sama Alea?" Tanya Diva
"Halo..Boleh kok,tapi mau ketemu dimana sedangkan ini sudah sore tidak lama lagi papinya pulang."
"Sebenarnya aku mau ajak Alea ke taman sekalian jalan sore tapi kalau memang tidak bisa gak apa-apa,takutnya nanti papinya Alea marah." Kata suci dengan lembut
"Tunggu dlu,aku akan tanyakan ke kak Alfa dulu,nanti aku kabari kamu."
"Ok."
tuut tuut tuut
"Halo.. Kak Alfa dimana?" Tanya Mawar langsung
"Masih dikantor dan kayaknya aku lambat pulang karena ada yang harus aku selesaikan dengan Rey, Ada apa?" Tanya Alfa
"Itu kak Alea ingin bertemu dengan orang yang dia panggil mommy." Kata Mawar ragu
"Kapan dan dimana?"
"Baiklah tapi ingat mawar jaga Alea jangan sampai wanita itu menemuinya!" Kata Alfa tegas
"Iya kak tenang aja aku akan menjaganya."
"Ya sudah aku lanjut kerja dulu." Mereka mengakhiri panggilan teleponnya dan Mawar langsung menghubungi Diva
^Mbak Papinya Alea sudah kasih ijin,jadi kita ketemu di taman yang itu hri aja,nanti aku bawa alea kesana.^ Begitulah pesan Mawar ke Diva
"Ok,sekarang aku akan kesana duluan tapi aku pamit dulu sama ibu Tita."
tok tok tok
"Masuk!" Kata Tita dari dalam ruangan
"Tante saya mau pamit pulang dulu sekalian mau ketemu sama Alea di taman." Kata Diva,kalau hanya mereka berdua Diva memanggil Tita dengan sebutan tante
"Kamu mau ketemu Alea?" Tanya Tita memastikan
"Iya tan,tadi aku sudah menghubungi Mawar dan kami ketemu di taman."
"Baiklah,kamu bisa pulang. Sebentar lagi aku juga akan pulang."
"Baik tante,saya permisi dulu." Saat Diva keluar dari ruangan Tita ada yang terus menatap dia dengan tatapan tidak suka,siapa lagi kalau bukan Sari
"Sebenarnya ada hubungan apa antara mereka kenapa bu Tita sangat akrab dengan anak baru itu? Sepertinya aku harus mengikuti wanita itu supaya aku tidak mati penasaran." Sari memutuskan untuk mengikuti Diva
Di taman yang mereka tempati janjian sudah ada Alea dan Sari,Alea tampak sangat bahagia dengan terus menampakkan wajah yang berseri-seri
__ADS_1
"Alea!" panggil seorang wanita ke alea
"Mommy..!" Alea lalu berlari ke Diva dan memeluknya
"Eits jangan lari-lari sayang nanti kamu jatuh gimana?" Kata Diva menangkap tubuh mungil Alea
"Iya gemoy jangan lari begitu ya sayang." Lanjut Mawar memberi nasehat keponakannya
"Iya mommy,iya aunty,Lea gak akan lari lagi."
"Gitu dong sayang." Mereka larut dalam candaan dan obrolan yang membuat Alea tidak berhenti tertawa
"Tampaknya Alea sangat sayang dengan Diva,andai saja mommynya Alea seperti Diva,mungkin Alea tidak akan kehilangan kasih sayang seorang ibu. Aunty janji sayang kalau aunty tidak akan biarkan wanita itu membuat kamu sedih." Kata Mawar dalam hari sambil melihat keakraban Diva dan Alea
"Mawar aku boleh nanya?" Tanya Diva Ragu
"Iya nanya apa mbak?"
"Sebenarnya Mommy nya Alea dimana,kenapa dia tidak pernah datang melihat Alea?" Tanya Diva
"Semenjak Pisah dari kak Alfa,wanita itu pergi keluar negeri bersama seorang pria dan yang aku dengar kalau dia jadi model saat itu tapi sekarang aku tidak tahu lagi dia dimana,aku hanya berharap dia tidak muncul lagi di kehidupan keluarga kami." Kata Mawar sedikit emosi
"Ada ya seorang ibu yang seperti itu tega meninggalkan suami dan anaknya yang masih sangat kecil." Kata Diva sambil memangku Alea
"Adalah mbak,tu si wanita tidak tahu diri itu,bagi dia karir lebih utama daripada keluarga,padahal kalaupun dia tidak kerja dia tidak akan kekurangan uang bahkan dia bisa terus belanja sampai puas karena kak Alfa tidak akan jatuh miskin hanya membiayai dia."
"Ya namanya juga manusia gak ada puasnya."
"Iya mbak. Eh ngapain kita omongin wanita itu. Oya bagaimana hari pertama kerja mbak?"
"Ya gitu deh harus bisa menyesuaikan apalagi ada satu karyawan yang tampaknya tidak suka dengan aku."
"Siapa mbak? Tapi kayaknya aku tahu deh siapa yang mbak maksud itu."
"Kamu sering ke butik?"
"Gak terlalu si mbak,tetapi aku kenal semua karyawan disana dan hanya 1 karyawan yang paling menyebalkan. Pasti yang bernama Sari kan?" Tebak Mawar
"Iya,kayaknya dia gak suka sama aku tapi dia itu orang kepercayaan tante."
"Aku gak perduli kalaupun dia orang kepercayaan mama tapi jika dia menganggu orang terdekatku aku tidak akan diam. Mbak belum punya pacar?"
"Aku malas pacaran,buang-buang waktu saja."Kata Diva singkat
"Andai saja mbak jadi mommynya Alea." Kata Mawar refleks
"Ya gak mungkin lah,aku ini hanya orang tidak punya yang kebetulan bisa kerja di tempat tante Tita."
"Tapi jodoh gak ada yang tahu mbak." Mereka berdua tertawa dan Alea sibuk dengan mainan bonekanya
Dibalik pohon berdiri seorang wanita yang dari tadi menguping pembicaraan Diva dan Mawar
"Jadi wanita itu hanya Alea anggap sebagai mommy dan bukan siapa-siapa? Tapi sialnya dia dapat dukungan dari Mawar. Aku akan sulit untuk menyingkirkannya,aku tidak mau kalau Alfa dekat dengan dia."
BERSAMBUNG
πππππππππππππππππ
Mohon dukungannya teman-teman agar bisa semangat terus upnya.
π Like
__ADS_1
πKomentar
πVote yang banyak ya tema-teman