
Di Jepang tepatnya dirumah Okamoto terjadi perbincangan serius,diruang keluarga sudah berkumpul semuanya
"Apa ayah benar mau menjodohkan Yumi dengan anak itu jika Yumi telah kembali?" Tanya yamada
"Apa ayah terlihat becanda? Lebih baik jika Yumi menikah dengan orang asli Jepang supaya dia tidak bisa pergi-pergi lgi!"
"Tapi apa Yumi mau,apalagi selama ini dia dirawat oleh orang lain yang dia anggap orang tua walaupun dia mungkin tidak tahu yang sebenarnya,kita tidak bisa egois." Kata Yamada
"Lalu bagaimana jika Yumi telah menikah?" Tanya Miura tiba-tiba Dan membuat semua terdiam
"Kita tidak mungkin memisahkan mereka kan?"Lanjutnya lagi
"Jika Yumi telah menikah maka kita harus tahu suaminya itu berasal dari keluarga mana." Kata Okamoto
"Iya itu benar!"
Dirumah sakit tempat Ros di rawat terjadi ketegangan dalam ruangan
"Apa maksud ayah? Bukannya tidak ada yang lebih berhak dari ayah?" Tanya Diva bingung
"Lebih baik Diva mengetahui semuanya karena dia tidak akan bisa menikah tanpa mereka!" kata Ros berjalan dari tempat tidur lalu duduk di kursi membawa sebuah kotak
"Mereka siapa bu?" Diva makin penasaran begitu juga dengan alfa tapi dia tetap diam tenang mendengarkan
"Nak bukalah!" Ros memberikan sebuah kotak pada Diva yang dia simpan selama ini
"Ini apa bu?" Diva membuka kotak itu dan menemuka sebuah kalung
"Itu punyamu nak."
"Tapi kenapa ibu baru memberikannya sekarang dan ini foto siapa?" Tanya Diva membuka Liontin kalung itu yang terdapat fto sepasang suami istri dan 2 anak yang 1 sekitar 5 tahun dan yang 1 baru lahir
"Itu orang tua kandung mu nak!" Kata Sakti dengan suara yang pelan
Diva dan Alfa sangat kaget mendengar apa yang sakti katakan bahkan Diva langsung menyandarkan belakangnya ke sofa
__ADS_1
"Ini tidak mungkin ayah dan ibu pasti bohong kan?" Teriak Diva
Alfa dengan sigap menenangkan Diva
"Diva tenang ya kita dengar penjelasan ayah dan ibu dulu!" Kata Alfa menenangkan Diva
"Iya nak tenang ya biar kami jelaskan."
"19 tahun yang lalu ada sepasang suami istri dari jepang yang datang ke Indonesia untuk bersembunyi karena di kejar oleh musuh,mereka mempunyai 2 anak,yang pertama meninggal karena mobil mereka di tabrak oleh musuh itu,disaat yang bersamaan kami meyaksikan kejadian naas itu,dengan sekuat tenaga sang istri yang masih memeluk anaknya yang masih bayi berusaha berjalan ke arah kami dan menitipkan anak itu,karena tidak mau ketahuan setelah menitipkan anaknya dia kembali ke mobil lagi. Untungnya kami sempat menanyakan namanya dan asalnya kemudian kami pergi dari sana untuk menyelamatkan bayi itu,dari kejauhan kami sembunyi di balik pohon melihat kalau musuh mereka datang,ibumu akhirnya menghubungi polisi dan ambulans. Awalnya mobil yang menabrak mereka langsung pergi tetapi setalah itu kembali lagi dengan beberapa mobil lainnya. Untungnya para musuh tidak sempat membunuh pasangan suami istri itu karena polisi langsung datang dan ambulans. Kami melihat kedua pasangan suami istri itu bawa naik ke ambulans dan 1 orang anak kecil. Karena merasa aman kami keluar dari persembunyian kemudian ke rumah sakit mengikuti mereka menggunakan motor.
Sesampainya di rumah sakit mereka langsung ditangani oleh dokter,keadaan sang suami sangat memprihatinkan,istrinya tidak terlalu parah sedangkan anaknya meninggal dunia. Setelah dokter memeriksa akhirnya kami menemui mereka tetapi hanya istrinya yang bisa kami ajak ngobrol. Tapi tidak lama karena dia takut jika ada mata-mata dari para musuh itu makanya dia meminta kami untuk pergi membawa anaknya agar tidak di dapat oleh musuh.
Flashback on percakapan di RS
"Tolong jaga anak kami,besarkan dia seperti anak kalian. Suatu saat kami akan datang mencarinya. Ambillah ini sebagai tanda dari kami. Di kartu itu ada sejumlah uang yang bisa kalian gunakan membesarkan anak kami. Semoga suatu hari kita bisa bertemu. Tolong segera pergi dari sini,selamatkan anakku. Hanya dia satu-satunya yang tersisa pewaris kami nantinya!" Kata sang istri itu memberikan sebuah kotak yang isinya kalung dan ada sebuah kartu ATM
"Iya kami janji akan menjaganya dengan baik,semoga kita bisa ketemu lagi. Kami permisi dulu!" Ros dan Sakti lalu keluar dari rumah sakit dan pergi jauh ke kampung halamannya
Flashback Off
"Jadi yang anak bayi itu adakah Diva?" Tanya Alfa
"Iya nak itu adalah Diva!" Kata Ros, Diva hanya diam mematung
"Dalam kotak itu terdapat Kalung dan ATM tapi kenapa sekarang hanya ada kalung?" Tanya Alfa
"Dulu ketika kami rencana akan membelikan keperluan Diva di kota,ATM itu saya ambil dan simpan dalam dompet tapi saya di rampok jadi semuanya hilang.Kami tidak mempunyai bukunya jadi kami hanya pasrah jika itu hilang. Maka dari itu kami tidak sanggup menyekolahkan Diva sampai kuliah,seandainya itu tidak hilang mungkin Diva sekarang sudah sukses dan kuliah karena setahu saya uang yang dititipkan orang tua Diva sangat banyak. Kata Ros menjelaskan
"Jadi aku benar bukan anak ayah dan ibu?" Tanya Diva
"Iya sayang,walaupun kamu bukan anak kandung kami tapi kami tetap menganggap kamu anak kami." Kata Ros memeluk Diva
"Makasih bu,sampai kapanpun kalian adalah orang tuaku." Kata Diva di pelukan Ros
"Tapi sayang,kamu tidak akan bisa menikah tanpa wali dari ayah kandungmu." Kata Ros membuat Diva melepaskan pelukannya dan menatapnya
__ADS_1
"Apa kalian tahu nama orang tua Diva?" tanya Alfa
"Dikotak itu tertulis 4 nama dan kami yakini jika itu nama mereka bahkan nama Diva." Kata Sakti
Alfa lalu mengambil kotak itu dan membaca namanya
"Yamada Okamoto dan Miura Nakagawa?" Kata Alfa refleks
"Apa kamu kenal Nak?" Tanya Sakti
"Sepertinya nama itu tidak asing." Alfa mencoba mengingat nama itu dan menemukan petunjuk
"Jika benar dia orangnya,aku bisa segera mempertemukan Diva dan mereka." Kata Alfa
"Kamu serius nak?" Tanya Ros
"Iya bu aku serius."
" Tapi bagaimana jika mereka membawa Diva kembali ke tempat asalnya,rasanya ibu gak akan sanggup bila harus kehilangan Diva." Kata Ros sedih
"Ibu gak usa khawatir,walaupun mereka orang tuaku tapi aku tetap memilih kalian dan aku tidak akan ikut mereka,lagipula aku akan menikah dengan Alfa." Kata Diva serius
"Iya Diva benar bu,saya juga tidak akan membiarkan mereka membawa Diva." Tambah Alfa
"Tapi bagaimana kamu bisa tahu tentang orang tua Diva nak? Mereka itu tinggal sangat jauh dari sini dan kita tidak tahu bagaimana kabar mereka." Tanya Sakti
BERSAMBUNG
🌸🌸🌸🌸🌸🌸Happy Reading🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸
Mohon dukungannya teman-teman supaya bisa makin semangat UPnya,dukungan dari teman-teman sangat membantu
♈Vote yang banyak teman-teman
♈Like
__ADS_1
♈ Komen