Suamiku Duda Muda

Suamiku Duda Muda
Ada yang lebih berhak dari Ayah


__ADS_3

Audri langsung berhenti ketika mendapat tamparan di kedua pipinya


Mawar yang dari tadi hanya diam melihat kelakuan Audri sudah tidak bisa menahan emosinya,akhirnya dia menampar Audri dan membuat Audri terduduk di sofa karena kerasnya tamparan dari Mawar.


Mawar lalu menarik Diva kesamping nya ketika lepas dari Audri


"Mawar!" Teriak Emeralda


"Kenapa tante,apa tante tidak terima? Anak tante sangat keterlaluan,apa tante tidak punya hati sama sekali melihat Diva kesakitan karena disakiti oleh Audri,tante malah hanya diam melihat kelakuan Audri. Asal tante tahu dari awal aku tidak pernah setuju kak Alfa menikah dengan perempuan yang tidak tahu etika dan liar seperti anak tante,aku tidak akan membiarkan keponakanku mendapatkan mommy seperti Audri. Kalau tante tidak terima silahkan tapi ini belum seberapa yang aku lakuin ke Audri. Harusnya dia bisa menerima jika kak Alfa tidak menyukainya bukan malah seperti wanita murahan yang menyakiti orang lain karena dia ditolak. Jadi kalau kalian masih tetap mau cari masalah lebih baik kalian pergi dari sini,aku muak melihat tingkah Audri yang seperti itu!" Semua diam melihat Mawar melampiaskan kemarahannya, alfa yang sangat tahu sifat adiknya hanya membiarkannya mengeluarkan semua apa yang ia ingin katakan,Diva hanya diam dan tunduk menahan rasa sakit pada kepalanya Sedangkan Tita dan Yudha sangat kaget melihat Mawar seperti itu karena setahu mereka,Mawar bukan tipe wanita seperti itu


"Kamu tau apa soal aku?" Audri tidak terima dengan kata-kata Mawar dan hendak menyerang Mawar tapi dengan cepat Alfa menariknya dan mendorongnya hingga jatuh kembali ke sofa membuat Audri meringis sakit


"Hentikan Audri aku jijik melihat kelakuanmu,untung saja aku tidak mau nikah denganmu. Tante silahkan pergi dari sini dan bawa anak tante yang tidak tahu malu ini!" Kata Alda dengan tatapan tajam


"Tita aku gak terima perbuatan anakmu ini! Mulai sekarang kita bukan sahabat lagi! Aku akan membalas kalian semua." Kata Emeralda berniat pergi tapi langkahnya berhenti mendengar orang bicara


"Tunggu!" Kata Tita


"Apa lagi,aku tidak menerima maaf darimu!" Kata Emeralda dengan sombongnya


"Siapa yang mau minta maaf,aku sama sekali tidak berniat minta maaf justru kamu yang harus minta maaf!"


"Apa maksudmu?"


"Pulang dan renungkan apa kesalahan yang pernah kamu lakukan ke aku ketika kita masih kuliah dan sampai sekarang kejadian itu belum aku lupakan!" Kata Tita maju kehadapan Emeralda


Emeralda dan Audri memutuskan untuk meninggalkan keluarga itu dengan hati yang kacau dan marah


"Ma bagaimana ini kita gagal mendapatkan Alfa,aku tidak mau ma!" Kata Audri sambil memasuki mobil


"Kita akan balas perbuatan mereka sayang,kamu tenang saja!" Mereka meninggalkan rumah Alfa


"Diva kamu gak kenapa-kenapa kan?" Tanya Tita


"Gak kok tante,cuma agak sedikit pusing aja karena tadi Audri menariknya kencang banget." Kata Diva sambil tersenyum


"Mawar mama gak nyangka kamu berani berbuat begitu!"


"Ya berani lah ma,untuk apa aku takut sama dua Alien itu!" Kata Mawar dengan santainya


"Papa bangga sama kamu sayang!" Kata Yudha mengelus kepala Mawar


"Iya dong pa harus!" Tidak lama Alea turun dan memanggil nama Diva


"Mommyyyyy!" Teriak Alea


"Lea sayang jangan lari nanti kamu jatuh!" Kata Alfa menghampiri Alea

__ADS_1


"Aku uda besar pi,mommy mana pi?"


"Itu sana duduk sayang!" Kata Alda menunjuk ke arah Diva


"Sini sayang!" Panggil Diva lalu memangku Alea


"Alfa mama mau tanya tapi kamu jawab jujur!"


"Apa ma?"


"Kamu serius mau menikahi Diva?" Tanya Tita dengan wajah yang serius


"Iya aku serius ma,emangnya aku ada tampang-tampang pembohong?"


"Baiklah,sekarang mama tanya untuk kalian berdua apa kalian sama-sama ada rasa?" Alfa dan Diva saling menatap mendengat pertanyaan Tita


"Ma jujur aku memang tidak mencintai Diva tetapi aku akan berusaha menjadi suami yang bertanggung jawab untuk dia,lagipula Diva dan Alea sangat dekat jadi tidak ada alasan aku untuk tidak menikahinya." Kata Alfa menjelaskan


"Kalau kamu Diva?"


"Sebenarnya saya juga tidak ada perasaan sama tuan Alfa tante tapi saya sangat berhutang budi,jadi untuk membalasnya saya bersedia menjadi ibu sambung dari Alea,walaupun tidak ada perasaan apa-apa tapi saya akan selalu berusaha menjadi istri dan ibu yang baik buat mereka!"


"Lama kelamaan juga pasti kalian saling jatuh cinta deh." Kata MAwar menggoda Diva


"Iya mama harap kedepannya bisa timbul rasa diantara kalian!"


"Ingat pernikahan bukan untuk coba-coba,pernikahan itu ibadah seumur hidup jadi yakinkan diri kalian sebelum melangkah lebih jauh!" Kata yudha


"Jadi kapan rencana kalian menikah,lebih cepat lebih baik?" tanya Tita


"Benar kata mama,semakin lama kalian menunda maka semakin banyak penghalangnya,papa yakin Audri tidak akan tinggal diam dan aKan melakukan berbagai macam cara untuk mendapatkan kamu lagi!"


"Aku sih terserah Diva pa,ma."


"Bagaimana sayang?" Tanya Tita


"Maaf sebelumnya om,tante. Bisa gak nanti saja kalau ibu keluar dari rumah sakit!" Kata Diva pelan


"Iya sayang itu pasti,ibu kamu harus ada."


Setelah perbincangan itu Diva memutuskan untuk kerumah sakit bersama Alfa


"Om tante kalau gitu Diva pamit ya mau kerumah sakit dulu sekalian bicarakan ini sama ibu dan ayah!"


"Iya hati-hati,Alfa kamu antar Diva kan?" Tanya Tita


"Iya ma,aku juga mau ngobrol sama ayahnya!"

__ADS_1


"Kalau gitu kalian hati-hati ya!


"Lea sayang mommy pulang dulu ya,kapan-kapan kita ketemu lagi!" Kata Diva memeluk Alea


"Iya mommy,sering-sering datang kesini ya."


"Iya sayang. Mawar aku pulang ya!"


"Iya calon kakak ipar." Kata Mawar mengganggu Diva


Alfa dan diva meninggalkan rumah utama dan langsung kerumah sakit. Sesampainya dirumah sakit mereka langsung masuk kedalam.


"Assalamualaikum ayah!" Kata Diva


"Waalaikum salam! Kalian sudah pulang?" Tanya Sakti


"Iya yah.!"


"Ayah tuan Alfa mau ngomong sama ayah!" Kata diva sedikit gugup


"Mau ngomong apa tuan?" Tanya Sakti sopan


"Gak usa panggil Tuan,panggil nama saja om." Kata Alfa sedikit tidak enak


"Iya nak,mau ngomong apa?"


"Begini om saya berniat akan menikahi Diva ketika ibunya keluar dari rumah sakit!" Sakti sangat kaget mendengar kemauan Alfa karena menurutnya sangat buru-buru begitu pun dengan Ros yang baru saja bangun


"Kenapa sangat mendadak nak?"


"Saya hanya tidak mau banyak fitnah om."


"Kalau om sama ibunya Diva gak ada masalah nak tapi ada 1 rahasia yang harus kalian tahu sebelum menikah."


"Apa itu ayah?"


"Ayah tidak bisa mengambil keputusan nak dan masih ada yang lebih berhak dari ayah." kata Sakti


"maksud ayah apa,siapa yang lebih berhak dari ayah?" tanya Diva bingung sedangkan Alfa hanya diam menyimak


BERSAMBUNG


🌸🌸🌸🌸🌸🌸Happy Reading🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸


Mohon dukungannya teman-teman supaya bisa makin semangat UPnya,dukungan dari teman-teman sangat membantu


♈Vote yang banyak teman-teman

__ADS_1


♈Like


♈ Komen


__ADS_2